Menu

Mode Gelap
Teladan Kepemimpinan Sri Sultan Hamengkubuwono IX Anggota DPD RI Wilhelmus Pigai Salurkan Bantuan Hewan Kurban pada Hari Raya Idul Adha 1447 H untuk Masjid Al-Fattah Bupati Deiyai Ajak Semua Pihak Mengikuti Jumat Bersih di Pasar Waghete Wabup Nabire Apresiasi Peran PKBN, Sebut Kontribusi Etnis Batak Sangat Besar PKBN Nabire Kukuhkan Kepengurusan Baru, Tegaskan Komitmen Jaga Kerukunan di Daerah Mayat Pria Ditemukan di Belakang Grapari Timika, Polisi Dalami Kasus dan Kejar Pelaku

Headline

Kepiting Bakau Mimika Tembus Malaysia, Karantina Papua Tengah Dorong Produk Lokal Go Internasional

Etty Welerbadge-check


					Kepiting Bakau Mimika Tembus Malaysia, Karantina Papua Tengah Dorong Produk Lokal Go Internasional Perbesar

TIMIKA – Komoditas kepiting bakau asal Kabupaten Mimika kembali menembus pasar internasional. Badan Karantina Indonesia melalui Karantina Papua Tengah berhasil mendorong pelaku usaha melakukan ekspor sebanyak 240 kilogram kepiting bakau ke Malaysia dengan nilai mencapai Rp72 juta, Rabu (13/5/2026).

Keberhasilan ekspor ini menjadi bukti bahwa komoditas perikanan unggulan dari Mimika memiliki kualitas dan daya saing yang mampu bersaing di pasar global.

Kepala Karantina Papua Tengah, Anton Panji Mahendra, mengatakan seluruh komoditas yang diekspor telah melalui proses pemeriksaan ketat sebelum diterbitkannya Health Certificate (HC) sebagai syarat ekspor.

“Penyerahan dokumen Health Certificate (HC) oleh Karantina Papua Tengah menunjukkan bahwa seluruh komoditas telah dinyatakan sehat dan memenuhi standar keamanan pangan internasional setelah melalui pemeriksaan fisik yang ketat oleh petugas karantina,” ujar Anton.

Ia menyebut Papua Tengah memiliki potensi sumber daya perikanan yang besar dan diminati pasar internasional. Karena itu, diperlukan sinergi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan seluruh pemangku kepentingan agar semakin banyak komoditas unggulan daerah dikenal di pasar dunia.

Menurut Anton, kegiatan ekspor tersebut tidak hanya membuka akses pasar yang lebih luas bagi pelaku usaha lokal, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

“Kami terus menjaga kualitas komoditas Indonesia melalui pengawasan karantina untuk meningkatkan kepercayaan negara tujuan terhadap produk ekspor asal Indonesia,” katanya.

Anton menambahkan, Karantina Papua Tengah akan terus memberikan pendampingan dan fasilitasi kepada pelaku usaha agar mampu menembus pasar ekspor secara berkelanjutan.

“Kami berkomitmen terus bersinergi dengan pemerintah, pelaku usaha, dan seluruh pemangku kepentingan sehingga komoditas unggulan Papua Tengah mampu bersaing di pasar internasional,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Mimika Johanes Rettob mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung pengembangan UMKM berorientasi ekspor di Kabupaten Mimika.

 

Menurutnya, keberhasilan ekspor kepiting bakau ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat daya saing produk unggulan daerah di pasar global.

“Kegiatan ini terlaksana karena kerja sama antara Karantina Papua Tengah, Bea Cukai, UPBU Bandar Udara Mozes Kilangin Timika, serta Pemerintah Daerah Kabupaten Mimika dalam mendukung kelancaran ekspor komoditas unggulan daerah,” pungkasnya. (Cr2)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Perkuat Layanan Kesehatan, Dinas Sosial Mimika Salurkan Layanan Kesehatan Dasar di Kwamki

11 Juni 2026 - 10:39 WIB

IMG 20260611 WA0117

Kesbangpol Mimika Gelar Bimtek SIKEPO Dorong Akuntabilitas Dana Parpol

11 Juni 2026 - 10:30 WIB

IMG 20260611 WA0108

Cekcok di Jalan Perintis Mimika Berujung Pembacokan, Polisi Buru Pelaku

11 Juni 2026 - 10:24 WIB

IMG 20260611 WA0116

Asisten III Setda Deiyai Tutup Penyuluhan Kebijakan Pajak Daerah, Dorong Peningkatan PAD

11 Juni 2026 - 10:20 WIB

IMG 20260611 WA0102

Semarakkan HUT RI ke-81, Dukcapil Mimika Targetkan 100 Pasangan Ikut Nikah Massal dan Isbat 

11 Juni 2026 - 10:11 WIB

IMG 20260611 WA0095
Trending di Headline