Menu

Mode Gelap
Teladan Kepemimpinan Sri Sultan Hamengkubuwono IX Anggota DPD RI Wilhelmus Pigai Salurkan Bantuan Hewan Kurban pada Hari Raya Idul Adha 1447 H untuk Masjid Al-Fattah Bupati Deiyai Ajak Semua Pihak Mengikuti Jumat Bersih di Pasar Waghete Wabup Nabire Apresiasi Peran PKBN, Sebut Kontribusi Etnis Batak Sangat Besar PKBN Nabire Kukuhkan Kepengurusan Baru, Tegaskan Komitmen Jaga Kerukunan di Daerah Mayat Pria Ditemukan di Belakang Grapari Timika, Polisi Dalami Kasus dan Kejar Pelaku

Headline

Jadi Pusat Kota, Mimika Baru Hasilkan 40 Ton Sampah Setiap Hari

Etty Welerbadge-check


					Jadi Pusat Kota, Mimika Baru Hasilkan 40 Ton Sampah Setiap Hari Perbesar

TIMIKA – Distrik Mimika Baru, Kabupaten Mimika, menghasilkan hampir 40 ton sampah setiap hari. Jumlah tersebut berasal dari 11 kelurahan dan belum termasuk tiga kampung, yakni Nayaro, Minabua, dan Hangaitji.

Kelurahan Timika Indah dan Koperapoka menjadi wilayah penyumbang sampah terbanyak di distrik yang dikenal sebagai pusat Kota Timika itu.

Kepala Distrik Mimika Baru, Merlyn Temorubun, mengatakan volume sampah yang masuk tidak sepenuhnya berasal dari warga Mimika Baru. Sebagai pusat aktivitas kota, banyak masyarakat dari luar distrik turut membuang sampah di wilayah tersebut.

“Ini bukan murni produksi dari Mimika Baru. Karena kami ini pusat kota, ada sekolah dan pusat aktivitas lain. Misalnya orang antar anak sekolah, sekalian buang sampah di sini,” ujar Merlyn saat diwawancarai, Senin (5/5/2026).

Sebagai wajah Kota Mimika, Distrik Mimika Baru terus berupaya menjaga kebersihan dan estetika lingkungan. Namun, upaya itu masih terkendala kebiasaan sebagian warga yang membuang sampah di luar jadwal pengangkutan. Akibatnya, petugas kebersihan harus kembali berkeliling untuk mengangkut sampah yang menumpuk.

Menurut Merlyn, persoalan sampah kini menjadi tantangan terbesar yang menyita perhatian pemerintah distrik. Bahkan, kata dia, masyarakat kerap menilai kerja distrik hanya sebatas mengurus sampah.

“Masalah sampah paling banyak menyita energi kami. Padahal selain itu ada administrasi pemerintahan, bantuan masyarakat, sampai urusan pemilihan dan pemekaran RT yang juga harus diselesaikan,” katanya.

Ia menjelaskan, sekitar 80 persen sampah di Kabupaten Mimika berasal dari Distrik Mimika Baru dengan total mencapai 40 ton per hari. Dari jumlah itu, sekitar 6 hingga 10 ton berhasil dikelola melalui bank sampah, sementara sisanya diangkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Iwaka. (Cr2)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Perkuat Layanan Kesehatan, Dinas Sosial Mimika Salurkan Layanan Kesehatan Dasar di Kwamki

11 Juni 2026 - 10:39 WIB

IMG 20260611 WA0117

Kesbangpol Mimika Gelar Bimtek SIKEPO Dorong Akuntabilitas Dana Parpol

11 Juni 2026 - 10:30 WIB

IMG 20260611 WA0108

Cekcok di Jalan Perintis Mimika Berujung Pembacokan, Polisi Buru Pelaku

11 Juni 2026 - 10:24 WIB

IMG 20260611 WA0116

Asisten III Setda Deiyai Tutup Penyuluhan Kebijakan Pajak Daerah, Dorong Peningkatan PAD

11 Juni 2026 - 10:20 WIB

IMG 20260611 WA0102

Semarakkan HUT RI ke-81, Dukcapil Mimika Targetkan 100 Pasangan Ikut Nikah Massal dan Isbat 

11 Juni 2026 - 10:11 WIB

IMG 20260611 WA0095
Trending di Headline