Menu ✖

Mode Gelap
Natalius Pigai: Keberhasilan Pembangunan HAM Harus Dirasakan Langsung oleh Rakyat Meki–Deinas: Ketika Langit dan Gunung Bertemu Pastor Berusia 36 Tahun Ditemukan Meninggal di Kolam Renang Kuala Kencana Sempat Viral Pimpin Upacara Hardiknas, Deki Degei Berterima Kasih kepada Gubernur Papua Tengah Papua Tengah Terang untuk Sugapa, Listrik Gratis 24 Jam Ditargetkan Mulai Desember 2026 Komite IV DPD RI Evaluasi Realisasi TKD dan Dana Otsus di Papua

Headline

Jadi Pusat Kota, Mimika Baru Hasilkan 40 Ton Sampah Setiap Hari

Etty Welerbadge-check


					Jadi Pusat Kota, Mimika Baru Hasilkan 40 Ton Sampah Setiap Hari Perbesar

TIMIKA – Distrik Mimika Baru, Kabupaten Mimika, menghasilkan hampir 40 ton sampah setiap hari. Jumlah tersebut berasal dari 11 kelurahan dan belum termasuk tiga kampung, yakni Nayaro, Minabua, dan Hangaitji.

Kelurahan Timika Indah dan Koperapoka menjadi wilayah penyumbang sampah terbanyak di distrik yang dikenal sebagai pusat Kota Timika itu.

Kepala Distrik Mimika Baru, Merlyn Temorubun, mengatakan volume sampah yang masuk tidak sepenuhnya berasal dari warga Mimika Baru. Sebagai pusat aktivitas kota, banyak masyarakat dari luar distrik turut membuang sampah di wilayah tersebut.

“Ini bukan murni produksi dari Mimika Baru. Karena kami ini pusat kota, ada sekolah dan pusat aktivitas lain. Misalnya orang antar anak sekolah, sekalian buang sampah di sini,” ujar Merlyn saat diwawancarai, Senin (5/5/2026).

Sebagai wajah Kota Mimika, Distrik Mimika Baru terus berupaya menjaga kebersihan dan estetika lingkungan. Namun, upaya itu masih terkendala kebiasaan sebagian warga yang membuang sampah di luar jadwal pengangkutan. Akibatnya, petugas kebersihan harus kembali berkeliling untuk mengangkut sampah yang menumpuk.

Menurut Merlyn, persoalan sampah kini menjadi tantangan terbesar yang menyita perhatian pemerintah distrik. Bahkan, kata dia, masyarakat kerap menilai kerja distrik hanya sebatas mengurus sampah.

“Masalah sampah paling banyak menyita energi kami. Padahal selain itu ada administrasi pemerintahan, bantuan masyarakat, sampai urusan pemilihan dan pemekaran RT yang juga harus diselesaikan,” katanya.

Ia menjelaskan, sekitar 80 persen sampah di Kabupaten Mimika berasal dari Distrik Mimika Baru dengan total mencapai 40 ton per hari. Dari jumlah itu, sekitar 6 hingga 10 ton berhasil dikelola melalui bank sampah, sementara sisanya diangkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Iwaka. (Cr2)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pemkab Mimika Matangkan Perencanaan Kota Kapiraya, Siapkan Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru di Wilayah Pesisir

22 Oktober 2026 - 16:14 WIB

20261022

Disdik Mimika Buka Dispensasi Sekolah di Tengah Kebijakan PJJ Akibat Kabut Asap

22 Oktober 2026 - 15:25 WIB

IMG 20261022 WA0003

Wabup Nabire Tekankan Edukasi dan Deteksi Dini dalam Pencegahan Penyakit Menular

22 Oktober 2026 - 15:19 WIB

IMG 20261023 WA0027

Harga Cabai di Timika Tembus Rp120.000/ Kilogram

22 Oktober 2026 - 15:15 WIB

IMG 20261023 001430

Satpol PP Mimika Sita 500 Liter Miras, Warga Diminta Lapor Di Aplikasi PAMU

22 Oktober 2026 - 15:04 WIB

IMG 20261023 WA0001
Trending di Headline