Menu ✖

Mode Gelap
Papua Tengah Terang untuk Sugapa, Listrik Gratis 24 Jam Ditargetkan Mulai Desember 2026 Komite IV DPD RI Evaluasi Realisasi TKD dan Dana Otsus di Papua Papua di Ambang Pintu Neraka atau Surga: Refleksi Kemanusiaan atas Konflik dan Perdamaian Isu Reshuffle Kabinet, Natalius Pigai: Saya Tak Pernah Bermimpi Jadi Menteri TNI AD dan DPD RI Turun Tangan Atasi Masalah Infrastruktur Daerah Komite IV DPD RI Rampungkan Uji Kelayakan 23 Calon Anggota BPK RI

Headline

Jadi Pusat Kota, Mimika Baru Hasilkan 40 Ton Sampah Setiap Hari

Etty Welerbadge-check


					Jadi Pusat Kota, Mimika Baru Hasilkan 40 Ton Sampah Setiap Hari Perbesar

TIMIKA – Distrik Mimika Baru, Kabupaten Mimika, menghasilkan hampir 40 ton sampah setiap hari. Jumlah tersebut berasal dari 11 kelurahan dan belum termasuk tiga kampung, yakni Nayaro, Minabua, dan Hangaitji.

Kelurahan Timika Indah dan Koperapoka menjadi wilayah penyumbang sampah terbanyak di distrik yang dikenal sebagai pusat Kota Timika itu.

Kepala Distrik Mimika Baru, Merlyn Temorubun, mengatakan volume sampah yang masuk tidak sepenuhnya berasal dari warga Mimika Baru. Sebagai pusat aktivitas kota, banyak masyarakat dari luar distrik turut membuang sampah di wilayah tersebut.

“Ini bukan murni produksi dari Mimika Baru. Karena kami ini pusat kota, ada sekolah dan pusat aktivitas lain. Misalnya orang antar anak sekolah, sekalian buang sampah di sini,” ujar Merlyn saat diwawancarai, Senin (5/5/2026).

Sebagai wajah Kota Mimika, Distrik Mimika Baru terus berupaya menjaga kebersihan dan estetika lingkungan. Namun, upaya itu masih terkendala kebiasaan sebagian warga yang membuang sampah di luar jadwal pengangkutan. Akibatnya, petugas kebersihan harus kembali berkeliling untuk mengangkut sampah yang menumpuk.

Menurut Merlyn, persoalan sampah kini menjadi tantangan terbesar yang menyita perhatian pemerintah distrik. Bahkan, kata dia, masyarakat kerap menilai kerja distrik hanya sebatas mengurus sampah.

“Masalah sampah paling banyak menyita energi kami. Padahal selain itu ada administrasi pemerintahan, bantuan masyarakat, sampai urusan pemilihan dan pemekaran RT yang juga harus diselesaikan,” katanya.

Ia menjelaskan, sekitar 80 persen sampah di Kabupaten Mimika berasal dari Distrik Mimika Baru dengan total mencapai 40 ton per hari. Dari jumlah itu, sekitar 6 hingga 10 ton berhasil dikelola melalui bank sampah, sementara sisanya diangkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Iwaka. (Cr2)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

HMI Cabang Mimika dan GPII Papua Tengah Bagikan 150 Masker Gratis, Desak Pemkab Antisipasi Dampak Kabut Asap

11 Oktober 2026 - 02:43 WIB

IMG 20261011 114058

Papua Tengah Terang untuk Sugapa, Listrik Gratis 24 Jam Ditargetkan Mulai Desember 2026

11 Oktober 2026 - 02:09 WIB

IMG 20261011 WA0025

Mimika Genap 30 Tahun, Keluarga Perintis Pemekaran Pertanyakan Pengakuan atas Jasa Orang Tua “Jangan Dihapus dari Sejarah”

10 Oktober 2026 - 07:22 WIB

IMG 20261010 WA0011

Polres Mimika Dorong Pelajar SMP Negeri 10 Manfaatkan Peluang Beasiswa SMA Kemala Taruna Bhayangkara

10 Oktober 2026 - 06:37 WIB

IMG 20261010 WA0009

Pria Ditemukan Meninggal Dunia di Sebuah Kamar Hotel, Polisi Lakukan Penyelidikan

10 Oktober 2026 - 06:32 WIB

IMG 20261010 WA0007
Trending di Headline