Menu

Mode Gelap
Teladan Kepemimpinan Sri Sultan Hamengkubuwono IX Anggota DPD RI Wilhelmus Pigai Salurkan Bantuan Hewan Kurban pada Hari Raya Idul Adha 1447 H untuk Masjid Al-Fattah Bupati Deiyai Ajak Semua Pihak Mengikuti Jumat Bersih di Pasar Waghete Wabup Nabire Apresiasi Peran PKBN, Sebut Kontribusi Etnis Batak Sangat Besar PKBN Nabire Kukuhkan Kepengurusan Baru, Tegaskan Komitmen Jaga Kerukunan di Daerah Mayat Pria Ditemukan di Belakang Grapari Timika, Polisi Dalami Kasus dan Kejar Pelaku

Headline

Evaluasi Kematian Ibu dan Bayi Jadi Fokus Dinkes Deiyai Tekan AKI dan AKB

Etty Welerbadge-check


					Evaluasi Kematian Ibu dan Bayi Jadi Fokus Dinkes Deiyai Tekan AKI dan AKB Perbesar

DEIYAI – Pemerintah Kabupaten Deiyai melalui Dinas Kesehatan Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas) melaksanakan kegiatan evaluasi kematian ibu dan bayi sebagai upaya menekan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) di Kabupaten Deiyai.

IMG 20260507 WA0044

Kegiatan tersebut berlangsung di ruang pertemuan Dinas Kesehatan Kabupaten Deiyai pada Kamis (7/5/2026). Hadir dalam kegiatan itu Kepala Bidang Kesmas Ones Dogopia, AM.Kp, dokter spesialis anak dr. Merry sebagai narasumber, dua dokter lainnya, tim dari provinsi, perwakilan tenaga kesehatan dari seluruh puskesmas, serta staf Dinas Kesehatan.

Kepala Bidang Kesmas Dinas Kesehatan Deiyai, Ones Dogopia, AM.Kp mengatakan kegiatan evaluasi ini bertujuan memperkuat pelayanan kesehatan ibu dan anak di seluruh wilayah Kabupaten Deiyai.

IMG 20260507 WA0047

Menurutnya, seluruh tenaga kesehatan, khususnya di puskesmas, perlu meningkatkan pemantauan terhadap ibu hamil, proses persalinan, hingga tumbuh kembang bayi dan balita agar risiko kematian ibu dan anak dapat ditekan.

“Kegiatan ini menjadi prioritas utama bidang kesehatan masyarakat. Kami ingin seluruh tenaga kesehatan bekerja sesuai standar operasional prosedur (SOP) dan standar pelayanan kesehatan yang berlaku,” ujarnya.

Ia juga menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas tenaga kesehatan melalui pelatihan dan pembekalan materi agar petugas di lapangan, baik di kampung maupun puskesmas, mampu memberikan pelayanan mandiri dan maksimal kepada ibu hamil dan bayi.

Dalam pemaparannya, dr. Merry menjelaskan bahwa penanganan ibu hamil dengan risiko diabetes gestasional harus dilakukan secara hati-hati dan terkontrol. Menurutnya, penggunaan insulin menjadi pilihan utama karena aman bagi janin dan tidak menembus plasenta.

Selain penggunaan insulin, ibu hamil juga harus menjaga pola makan dan asupan gizi seimbang, mulai dari karbohidrat, protein, hingga lemak. Penanganan tersebut dilakukan secara terpadu oleh dokter kandungan, ahli gizi, dan bidan dengan pemantauan rutin kadar gula darah.

IMG 20260507 WA0046

dr. Merry juga menyoroti perdarahan pasca persalinan yang masih menjadi salah satu penyebab utama kematian ibu. Ia menekankan pentingnya penanganan cepat melalui resusitasi cairan, pemantauan tekanan darah, denyut nadi, pernapasan, hingga pemberian oksigen dan transfusi darah apabila diperlukan.

Selain penanganan medis, ia mengingatkan tenaga kesehatan agar memberikan pendampingan psikologis kepada ibu yang mengalami keguguran atau abortus. Menurutnya, kondisi tersebut membutuhkan dukungan emosional dan konseling yang baik bagi ibu maupun keluarga.

IMG 20260507 WA0049

Pada sesi evaluasi kematian bayi, dr. Merry mengaku prihatin terhadap tingginya angka kematian bayi di wilayah Wagete. Ia meminta seluruh tenaga kesehatan melakukan introspeksi dan evaluasi terhadap pelayanan kesehatan yang diberikan kepada masyarakat.

“Kita harus bersama-sama memperbaiki pelayanan kesehatan agar angka kematian ibu dan bayi di Kabupaten Deiyai dapat terus ditekan,” ungkapnya. (SK)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Perkuat Layanan Kesehatan, Dinas Sosial Mimika Salurkan Layanan Kesehatan Dasar di Kwamki

11 Juni 2026 - 10:39 WIB

IMG 20260611 WA0117

Kesbangpol Mimika Gelar Bimtek SIKEPO Dorong Akuntabilitas Dana Parpol

11 Juni 2026 - 10:30 WIB

IMG 20260611 WA0108

Cekcok di Jalan Perintis Mimika Berujung Pembacokan, Polisi Buru Pelaku

11 Juni 2026 - 10:24 WIB

IMG 20260611 WA0116

Asisten III Setda Deiyai Tutup Penyuluhan Kebijakan Pajak Daerah, Dorong Peningkatan PAD

11 Juni 2026 - 10:20 WIB

IMG 20260611 WA0102

Semarakkan HUT RI ke-81, Dukcapil Mimika Targetkan 100 Pasangan Ikut Nikah Massal dan Isbat 

11 Juni 2026 - 10:11 WIB

IMG 20260611 WA0095
Trending di Headline