Menu

Mode Gelap
Wabup Nabire Apresiasi Peran PKBN, Sebut Kontribusi Etnis Batak Sangat Besar PKBN Nabire Kukuhkan Kepengurusan Baru, Tegaskan Komitmen Jaga Kerukunan di Daerah Mayat Pria Ditemukan di Belakang Grapari Timika, Polisi Dalami Kasus dan Kejar Pelaku Masyarakat Paniai Berdomisili Mimika Mendukung Daerah Otonom Kabupaten Moni, Mengecam Aksi Protes Piyos News Rayakan HUT ke-2, Perkuat Peran dari Papua Tengah hingga Nasional Bangun Keluarga Harmonis, Disdukcapil Mimika Sosialisasikan Nikah, Talak, Cerai, dan Rujuk

Headline

Hardiknas 2026, SD Inpres Koperapoka I Bagikan 970 Buku Tulis Kepada Siswa 

Etty Welerbadge-check


					Hardiknas 2026, SD Inpres Koperapoka I Bagikan 970 Buku Tulis Kepada Siswa  Perbesar

TIMIKA – Upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2026 di Kabupaten Mimika berlangsung khidmat pada Jumat (2/5/2026) kemarin. Untuk pertama kalinya, Kepala Dinas Pendidikan, Antonius Welerubun bertindak sebagai inspektur upacara (Irup) di SD Inpres Koperapoka I. Upacara hardiknas diikuti ratusan siswa dari tiga SD. Upacara yang digelar di halaman SD Inpres Koperapoka I juga dihadiri oleh para guru, tenaga kependidikan, serta perwakilan instansi pemerintah daerah.

20260502

Bertindak sebagai Irup, Kepala Dinas Pendidikan, Antonius Welerubun menyampaikan amanat Menteri Pendidikan yang menekankan pentingnya transformasi pendidikan di era digital.

“Peringatan Hari Pendidikan Nasional adalah momentum untuk kita melakukan refleksi meneguhkan dan menghidupkan spirit Pendidikan Nasional. Pada hakikatnya nya pendidikan adalah proses yang dilaksanakan secara tulus penuh kasih dan sayang untuk memanusiakan manusia,” katanya.

Bapak pendidikan nasional Ki Hajar Dewantara telah meletakkan dasar dan nilai pendidikan dengan sistem Asu (ilmu), Asah (kasih sayang) dan asuh (pendampingan pembinaan). Sesuai dengan Asta cita presiden Prabowo Subianto, pendidikan adalah usaha bersama untuk membangun sumber daya manusia Indonesia yang unggul, kuat dan tangguh. untuk menjadikan Indonesia sebagai negara yang maju, makmur dan bermartabat.

20260502

Untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan mewujudkan tujuan pendidikan nasional, sebuah museum populer menyebutkan “Jika hendak memajukan bangsa, perbaiki pendidikan, jika hendak memperbaiki pendidikan, perbaikilah mulai dari dalam kelas”.

Untuk melaksanakan pembelajaran mendalam sebagaimana mestinya, Kementerian pendidikan dasar dan menengah telah menetapkan lima kebijakan strategis :

Pertama, program pembangunan dan revitalisasi satuan pendidikan dan digitalisasi pembelajaran sebagai salah satu Program Hasil Terbaik Cepat (PTHC) Presiden Prabowo Subianto. Revitalisasi dan digitalisasi dimaksudkan agar pembelajaran berlangsung dalam lingkungan fisik yang nyaman dan sarana yang memadai. Berbagai teori pendidikan menyebutkan bahwa lingkungan belajar yang nyaman dan sarana yang memadai merupakan faktor penting yang mendukung motivasi dan keberhasilan belajar. Pada tahun 2025 program pembangunan dan revitalisasi telah dilakukan untuk 16.167 satuan pendidikan program digitalisasi pembelajaran melalui penyediaan papan interaktif digital, telah didistribusikan dan dipergunakan lebih dari 288.000 satuan pendidikan.

Kedua, pemenuhan kualifikasi serta peningkatan kompetensi dan kesejahteraan guru. Kunci keberhasilan pendidikan terletak pada guru sebagai teladan, agen pembelajaran dan peradaban. Guna memenuhi kualifikasi guru, pemerintah memberikan beasiswa Rp3.000.000 tiap semester untuk guru yang belum berpendidikan Diploma IV/ Strata 1 melalui program rekognisi. Pembelajaran lampau di kampus yang memenuhi ketentuan menteri pendidikan tinggi sains dan teknologi. Pada tahun 2025 beasiswa dialokasikan untuk 12.500 guru dan pada tahun 2026 untuk 150.000 guru. Para guru juga mendapatkan berbagai pelatihan seperti pembelajaran mendalam bimbingan konseling, koding dan kecerdasan artifisial kepemimpinan sekolah dan bahasa Inggris. Pemerintah juga meningkatkan kesejahteraan guru melalui sertifikasi dimana nominal tunjangan telah dinaikkan dan kini ditransfer langsung setiap bulan. guru honorer juga mendapatkan insentif setiap bulan semua kebijakan dimaksudkan agar guru dapat melaksanakan tugas dengan tenang dan baik.

Ketiga, pembelajaran mendalam juga perlu diintegrasikan dengan penguatan karakter melalui penciptaan budaya dan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman, baik fisik sosial dan spiritual. Sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto tentang budaya ASRI (Aman, sehat resik dan indah). Kita bangun atmosfer sekolah sehingga bisa menjadi rumah kedua bagi semua murid. Sekolah adalah sarana membangun integrasi dan kohesi sosial melalui layanan pendidikan yang inklusif, holistik dan saling menghormati, diperlukan usaha bersama agar sekolah bebas dari segala bentuk perundungan dan kekerasan termasuk program penguatan karakter adalah penerapan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (7KAIH), Makan Bergizi Gratis (MBG), pagi ceria, upacara bendera, Pramuka untuk pembentukan jiwa dan kepemimpinan dan berbagai penguatan karakter melalui experiential learning pembelajaran berbasis pengalaman dan hidden kurikulum-kurikulum tersembunyi.

Kementerian juga meluncurkan album lagu anak dan lagu-lagu yang menumbuhkan semangat dan hidup rukun toleransi dan saling menghormati. Melalui lagu nilai-nilai utama dapat terinternalisasi ke dalam jiwa dan kepribadian.

Keempat, meningkatkan kualitas pembelajaran dan capaian pendidikan melalui gerakan literasi dan numerasi. STEM (Sains Teknologi Engineering dan Matematika), serta Tes Kemampuan Akademik (TKA). Selain untuk mengetahui kemampuan akademik secara individual dan kelembagaan, TKA juga menjadi alat evaluasi untuk intervensi peningkatan mutu pendidikan dan salah satu aspek penilaian untuk melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi, berbagai lomba olahraga dan seni diselenggarakan untuk mengembangkan bakat dan minat serta jiwa Ksatria.

Kelima, bagaimana memberikan kesempatan pendidikan yang luas dengan layanan pendidikan yang mudah, murah dan fleksibel. Mereka yang tidak dapat belajar karena faktor ekonomi, domisili, budaya, keamanan, keadaan fisik dan faktor penghambat lain dibukakan k melalui sekolah 1 atap Pendidikan Jarak Jauh (PJJ), komunitas belajar, sekolah terbuka dan layanan pendidikan lainnya.

Kementerian pendidikan dasar dan menengah juga memberikan layanan untuk anak-anak berkebutuhan khusus dengan peningkatan sekolah inklusi, Sekolah Luar Biasa (SLB) dan pendidikan inklusi beradik berkeadilan berbasis masyarakat.

Dalam 18 bulan, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah telah meletakkan fondasi pendidikan bermutu untuk semua. Melalui berbagai regulasi dan ekosistem yang mengintegrasikan empat pusat pendidikan yaitu sekolah, keluarga, masyarakat dan media. Kementerian pendidikan dasar dan menengah tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat, dunia usaha dan lembaga-lembaga yang berkomitmen memajukan pendidikan.

Kementerian menyampaikan Terimakasih kepada lembaga-lembaga Mitra di dalam dan di luar negeri yang selama ini telah bekerja sama dengan baik.

Akhir kata berbagai kebijakan peningkatan mutu pendidikan tidak akan terlaksana tanpa 3M: Mindset (pola pikir)

yang maju, mental yang kuat dan misi yang lurus. Tanpa ketiganya semua kebijakan itu hanya akan berhenti sebagai program dan formalitas yang sekedar ditandai dengan capaian angka-angka kuantitatif.

Antonius Welerubun mengajak seluruh insan pendidikan untuk terus berinovasi dan beradaptasi dengan perkembangan zaman. Ia juga menegaskan bahwa pendidikan merupakan kunci utama dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.

“Momentum Hardiknas ini harus menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, baik dari sisi tenaga pendidik maupun peserta didik,” ujarnya.

Selain upacara, rangkaian kegiatan Hardiknas di Timika juga diisi dengan penampilan seni, marching band dari para pelajar serta pemberian 970 ratusan buku tulis kepada siswa.

20260502

Peringatan Hardiknas tahun ini mengusung semangat kolaborasi dan inovasi dalam mewujudkan pendidikan yang inklusif dan merata di seluruh wilayah, termasuk daerah terpencil.

20260502

Dengan pelaksanaan upacara yang berjalan lancar dan penuh makna, diharapkan semangat Hardiknas dapat terus mendorong kemajuan dunia pendidikan di Kabupaten Mimika. (Etty)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dari Tanah ke Harapan: Satgas TMMD Bekali Warga Keakwa Teknik Semai Cabai Bernilai Ekonomi

4 Mei 2026 - 09:14 WIB

IMG 20260504 WA0016

Satpol PP Mimika Akui Kesulitan Tertibkan PKL di Pasar Lama 

4 Mei 2026 - 09:05 WIB

IMG 20260504 WA0046

Rutan Polres Mimika Dihuni 54 Tahanan, Pembinaan Difokuskan Pada Ibadah

4 Mei 2026 - 09:00 WIB

IMG 20260504 WA0000

Bupati Deiyai Serahkan Kunci Sejumlah Kantor Baru, Dorong Peningkatan Pelayanan Publik

4 Mei 2026 - 08:54 WIB

IMG 20260504 WA0012

Masuk Triwulan II, Bupati Tekankan Disiplin ASN dan Percepatan Program

4 Mei 2026 - 08:42 WIB

IMG 20260504 WA0042
Trending di Headline