Menu ✖

Mode Gelap
Empat Pejabat Tinggi Negara Turun ke Nabire, Tertibkan Tambang Emas Ilegal Natalius Pigai: Keberhasilan Pembangunan HAM Harus Dirasakan Langsung oleh Rakyat Meki–Deinas: Ketika Langit dan Gunung Bertemu Pastor Berusia 36 Tahun Ditemukan Meninggal di Kolam Renang Kuala Kencana Sempat Viral Pimpin Upacara Hardiknas, Deki Degei Berterima Kasih kepada Gubernur Papua Tengah Papua Tengah Terang untuk Sugapa, Listrik Gratis 24 Jam Ditargetkan Mulai Desember 2026

Headline

Sertijab Kepala Distrik, Bupati Johannes Rettob: Jangan Jadi “Pejabat Agustusan”

Etty Welerbadge-check


					Sertijab Kepala Distrik, Bupati Johannes Rettob: Jangan Jadi “Pejabat Agustusan” Perbesar

TIMIKA – Bupati Mimika, Johannes Rettob bersama Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong memimpin serah terima jabatan (Sertijab) para Kepala Distrik di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mimika, Kamis (30/4/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Mimika, Jalan Poros Kuala Kencana SP3, menyusul rotasi jabatan besar-besaran yang dilakukan beberapa waktu lalu.

Dalam arahannya, Johannes Rettob menegaskan agar seluruh kepala distrik yang baru dilantik segera turun ke wilayah tugas masing-masing dan aktif berada di tengah masyarakat.

IMG 20260430 WA0090

Menurutnya, warga tidak menuntut hal yang berlebihan dari pemerintah, melainkan kehadiran pemimpin yang mau mendengar dan melayani kebutuhan mereka.

“Masyarakat sebetulnya tidak menuntut banyak dan aneh-aneh dari pemerintah. Mereka hanya ingin kita hadir di tengah-tengah mereka. Kepala distrik adalah ujung tombak pemerintah yang paling dekat dengan rakyat,” ujar Johannes Rettob.

Ia juga menyoroti banyaknya keluhan masyarakat terkait kepala distrik yang jarang berada di tempat tugas. Karena itu, ia meminta pola kerja seperti itu tidak terjadi lagi.

IMG 20260430 WA0092

Bupati Mimika bahkan mengingatkan agar tidak ada lagi istilah “Kepala Distrik Agustusan”, yakni pejabat yang hanya terlihat saat momen perayaan tertentu.

“Menjadi Kepala Distrik bukan sekadar jabatan, melainkan tanggung jawab moral kepada masyarakat dan Tuhan,” tegasnya.

Johannes Rettob menambahkan kepala distrik harus memiliki integritas tinggi, memahami persoalan masyarakat, serta mampu menentukan prioritas kerja di wilayah masing-masing.

IMG 20260430 WA0091

Katanya pula, sinergi pemerintah distrik menjadi salah satu kunci penting untuk mewujudkan visi kepemimpinan Johannes Rettob dan Emanuel Kemong, yaitu Membangun dari Kampung ke Kota.

“Saya harap kalian bekerja dengan baik, menjaga sikap, dan membawa diri dengan integritas sehingga masyarakat dapat menerima kehadiran pemerintah dengan tangan terbuka,” katanya.

Di akhir sambutannya, Bupati Johannes Rettob mengajak seluruh kepala distrik memperkuat kolaborasi demi percepatan pembangunan dan peningkatan pelayanan publik hingga ke pelosok Kabupaten Mimika. (Cr1)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

OPINI : BEREBUT EMAS DI MAKIMI, MASYARAKAT ADAT DAPAT APA?

24 Oktober 2026 - 11:55 WIB

WhatsApp Image 2026 10 24 at 04.29.28

Bawaslu Mimika Buka Ruang Kritik, Siapkan Lima Agenda Penguatan Pengawasan

24 Oktober 2026 - 11:09 WIB

IMG 20261024 WA0085

KPU Mimika Tunggu Revisi UU Pemilu, Pendidikan Pemilih Terus Berjalan

24 Oktober 2026 - 11:05 WIB

IMG 20261024 WA0083

HUT IDI ke-76, Pelkesi Bagikan Kacamata Baca Gratis ke Warga 

24 Oktober 2026 - 11:01 WIB

IMG 20261024 WA0081

IDI Kabupaten Mimika Gelar Baksos Kesehatan Gratis di PKM Mapurujaya

24 Oktober 2026 - 10:55 WIB

IMG 20261024 WA0079
Trending di Headline