Menu

Mode Gelap
Teladan Kepemimpinan Sri Sultan Hamengkubuwono IX Anggota DPD RI Wilhelmus Pigai Salurkan Bantuan Hewan Kurban pada Hari Raya Idul Adha 1447 H untuk Masjid Al-Fattah Bupati Deiyai Ajak Semua Pihak Mengikuti Jumat Bersih di Pasar Waghete Wabup Nabire Apresiasi Peran PKBN, Sebut Kontribusi Etnis Batak Sangat Besar PKBN Nabire Kukuhkan Kepengurusan Baru, Tegaskan Komitmen Jaga Kerukunan di Daerah Mayat Pria Ditemukan di Belakang Grapari Timika, Polisi Dalami Kasus dan Kejar Pelaku

Headline

Sertijab Kepala Distrik, Bupati Johannes Rettob: Jangan Jadi “Pejabat Agustusan”

Etty Welerbadge-check


					Sertijab Kepala Distrik, Bupati Johannes Rettob: Jangan Jadi “Pejabat Agustusan” Perbesar

TIMIKA – Bupati Mimika, Johannes Rettob bersama Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong memimpin serah terima jabatan (Sertijab) para Kepala Distrik di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mimika, Kamis (30/4/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Mimika, Jalan Poros Kuala Kencana SP3, menyusul rotasi jabatan besar-besaran yang dilakukan beberapa waktu lalu.

Dalam arahannya, Johannes Rettob menegaskan agar seluruh kepala distrik yang baru dilantik segera turun ke wilayah tugas masing-masing dan aktif berada di tengah masyarakat.

IMG 20260430 WA0090

Menurutnya, warga tidak menuntut hal yang berlebihan dari pemerintah, melainkan kehadiran pemimpin yang mau mendengar dan melayani kebutuhan mereka.

“Masyarakat sebetulnya tidak menuntut banyak dan aneh-aneh dari pemerintah. Mereka hanya ingin kita hadir di tengah-tengah mereka. Kepala distrik adalah ujung tombak pemerintah yang paling dekat dengan rakyat,” ujar Johannes Rettob.

Ia juga menyoroti banyaknya keluhan masyarakat terkait kepala distrik yang jarang berada di tempat tugas. Karena itu, ia meminta pola kerja seperti itu tidak terjadi lagi.

IMG 20260430 WA0092

Bupati Mimika bahkan mengingatkan agar tidak ada lagi istilah “Kepala Distrik Agustusan”, yakni pejabat yang hanya terlihat saat momen perayaan tertentu.

“Menjadi Kepala Distrik bukan sekadar jabatan, melainkan tanggung jawab moral kepada masyarakat dan Tuhan,” tegasnya.

Johannes Rettob menambahkan kepala distrik harus memiliki integritas tinggi, memahami persoalan masyarakat, serta mampu menentukan prioritas kerja di wilayah masing-masing.

IMG 20260430 WA0091

Katanya pula, sinergi pemerintah distrik menjadi salah satu kunci penting untuk mewujudkan visi kepemimpinan Johannes Rettob dan Emanuel Kemong, yaitu Membangun dari Kampung ke Kota.

“Saya harap kalian bekerja dengan baik, menjaga sikap, dan membawa diri dengan integritas sehingga masyarakat dapat menerima kehadiran pemerintah dengan tangan terbuka,” katanya.

Di akhir sambutannya, Bupati Johannes Rettob mengajak seluruh kepala distrik memperkuat kolaborasi demi percepatan pembangunan dan peningkatan pelayanan publik hingga ke pelosok Kabupaten Mimika. (Cr1)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tingkatkan Pelayanan Kesehatan, Dinkes Kabupaten Mimika Perkuat Data Kebutuhan Nakes 

17 Juni 2026 - 13:41 WIB

IMG 20260617 WA0028

BPJS Kesehatan Mimika Sosialisasikan Kepesertaan JKN bagi Relawan SPPG di Papua Tengah

17 Juni 2026 - 13:36 WIB

IMG 20260617 WA0014

Pemkab Nabire Soroti Kenaikan Harga Telur, Bawang Merah dan Cabai Rawit

17 Juni 2026 - 13:31 WIB

IMG 20260617 WA0021

Mahalnya Pakan Ternak Berdampak Harga Telur di Nabire Tinggi 

17 Juni 2026 - 13:21 WIB

IMG 20260617 WA0024

Wagub Papua Tengah Tekankan Disiplin ASN dan Percepatan Penyerapan Anggaran dalam Apel Gabungan

17 Juni 2026 - 12:03 WIB

IMG 20260617 WA0109
Trending di Headline