Menu ✖

Mode Gelap
Empat Pejabat Tinggi Negara Turun ke Nabire, Tertibkan Tambang Emas Ilegal Natalius Pigai: Keberhasilan Pembangunan HAM Harus Dirasakan Langsung oleh Rakyat Meki–Deinas: Ketika Langit dan Gunung Bertemu Pastor Berusia 36 Tahun Ditemukan Meninggal di Kolam Renang Kuala Kencana Sempat Viral Pimpin Upacara Hardiknas, Deki Degei Berterima Kasih kepada Gubernur Papua Tengah Papua Tengah Terang untuk Sugapa, Listrik Gratis 24 Jam Ditargetkan Mulai Desember 2026

Headline

Rekonsiliasi Iuran JKN, Kadinkes Deiyai Tekankan Jaminan Kesehatan untuk Masyarakat Kecil

Etty Welerbadge-check


					Rekonsiliasi Iuran JKN, Kadinkes Deiyai Tekankan Jaminan Kesehatan untuk Masyarakat Kecil Perbesar

DEIYAI – Pemerintah Kabupaten Deiyai melalui Dinas Kesehatan mengikuti kegiatan Rekonsiliasi Iuran Wajib Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang berlangsung di Hotel Mahafira I, Nabire, Rabu (29/4).

Kegiatan ini dihadiri Pemerintah Provinsi Papua Tengah bersama seluruh kabupaten di wilayah tersebut sebagai bagian dari upaya penguatan keberlanjutan program jaminan kesehatan bagi masyarakat.

IMG 20260430 WA0003

Kabupaten Deiyai diwakili langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Deiyai, Fransina Rumbiak Mote, S.K.M, yang turut menandatangani kesepakatan bersama BPJS Kesehatan dalam forum rekonsiliasi tersebut.

Dalam keterangannya, Fransina menegaskan bahwa rekonsiliasi iuran JKN menjadi langkah strategis untuk memastikan keberlangsungan layanan kesehatan, khususnya bagi masyarakat kecil yang sangat bergantung pada perlindungan BPJS Kesehatan.

“Program JKN ini sangat penting karena menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat, terutama warga kurang mampu yang membutuhkan kepastian akses pelayanan kesehatan,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada BPJS Kesehatan, Pemerintah Daerah, dan seluruh pihak yang terus menjaga komitmen terhadap keberlangsungan program jaminan kesehatan di Kabupaten Deiyai.

Dalam kesempatan itu, Kadinkes Deiyai turut menyampaikan harapan agar RSUD Pratama Deiyai segera dapat menjalin Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan BPJS Kesehatan.

Menurutnya, saat ini rumah sakit tersebut masih dalam proses pemenuhan syarat akreditasi sehingga belum dapat bekerja sama secara resmi dengan BPJS.

“Kami berharap proses akreditasi dapat segera diselesaikan agar RSUD Pratama Deiyai bisa bermitra dengan BPJS Kesehatan, sehingga pelayanan rujukan bagi masyarakat menjadi lebih mudah, cepat, dan dekat dengan daerah sendiri,” katanya.

Fransina juga meminta dukungan penuh Pemerintah Daerah dalam penyelesaian kewajiban pembayaran dana JKN. Ia menilai dukungan tersebut penting demi menjaga keberlanjutan manfaat program bagi masyarakat.

Menurutnya, BPJS Kesehatan tidak hanya memberi perlindungan layanan kesehatan, tetapi juga membantu meringankan beban ekonomi keluarga saat menghadapi kondisi sakit.

Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah, BPJS Kesehatan, dan fasilitas pelayanan kesehatan terus diperkuat agar pelayanan kesehatan di Deiyai semakin merata, berkualitas, dan berkeadilan.

“Dengan kolaborasi yang baik, kita berharap masyarakat Deiyai mendapatkan jaminan kesehatan yang semakin baik dan berkelanjutan,” pungkasnya. (SK)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Wilhelmus Pigai Dukung Pencabutan Izin Tambang Bermasalah, Minta Prabowo Tertibkan Tambang Ilegal di Papua Tengah

23 Oktober 2026 - 02:36 WIB

IMG 20261023 WA0018

Empat Pejabat Tinggi Negara Turun ke Nabire, Tertibkan Tambang Emas Ilegal

23 Oktober 2026 - 01:21 WIB

IMG 20261023 WA0014

Pemkab Mimika Matangkan Perencanaan Kota Kapiraya, Siapkan Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru di Wilayah Pesisir

22 Oktober 2026 - 16:14 WIB

20261022

Disdik Mimika Buka Dispensasi Sekolah di Tengah Kebijakan PJJ Akibat Kabut Asap

22 Oktober 2026 - 15:25 WIB

IMG 20261022 WA0003

Wabup Nabire Tekankan Edukasi dan Deteksi Dini dalam Pencegahan Penyakit Menular

22 Oktober 2026 - 15:19 WIB

IMG 20261023 WA0027
Trending di Headline