Menu

Mode Gelap
Teladan Kepemimpinan Sri Sultan Hamengkubuwono IX Anggota DPD RI Wilhelmus Pigai Salurkan Bantuan Hewan Kurban pada Hari Raya Idul Adha 1447 H untuk Masjid Al-Fattah Bupati Deiyai Ajak Semua Pihak Mengikuti Jumat Bersih di Pasar Waghete Wabup Nabire Apresiasi Peran PKBN, Sebut Kontribusi Etnis Batak Sangat Besar PKBN Nabire Kukuhkan Kepengurusan Baru, Tegaskan Komitmen Jaga Kerukunan di Daerah Mayat Pria Ditemukan di Belakang Grapari Timika, Polisi Dalami Kasus dan Kejar Pelaku

Headline

Rekonsiliasi Iuran JKN, Kadinkes Deiyai Tekankan Jaminan Kesehatan untuk Masyarakat Kecil

Etty Welerbadge-check


					Rekonsiliasi Iuran JKN, Kadinkes Deiyai Tekankan Jaminan Kesehatan untuk Masyarakat Kecil Perbesar

DEIYAI – Pemerintah Kabupaten Deiyai melalui Dinas Kesehatan mengikuti kegiatan Rekonsiliasi Iuran Wajib Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang berlangsung di Hotel Mahafira I, Nabire, Rabu (29/4).

Kegiatan ini dihadiri Pemerintah Provinsi Papua Tengah bersama seluruh kabupaten di wilayah tersebut sebagai bagian dari upaya penguatan keberlanjutan program jaminan kesehatan bagi masyarakat.

IMG 20260430 WA0003

Kabupaten Deiyai diwakili langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Deiyai, Fransina Rumbiak Mote, S.K.M, yang turut menandatangani kesepakatan bersama BPJS Kesehatan dalam forum rekonsiliasi tersebut.

Dalam keterangannya, Fransina menegaskan bahwa rekonsiliasi iuran JKN menjadi langkah strategis untuk memastikan keberlangsungan layanan kesehatan, khususnya bagi masyarakat kecil yang sangat bergantung pada perlindungan BPJS Kesehatan.

“Program JKN ini sangat penting karena menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat, terutama warga kurang mampu yang membutuhkan kepastian akses pelayanan kesehatan,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada BPJS Kesehatan, Pemerintah Daerah, dan seluruh pihak yang terus menjaga komitmen terhadap keberlangsungan program jaminan kesehatan di Kabupaten Deiyai.

Dalam kesempatan itu, Kadinkes Deiyai turut menyampaikan harapan agar RSUD Pratama Deiyai segera dapat menjalin Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan BPJS Kesehatan.

Menurutnya, saat ini rumah sakit tersebut masih dalam proses pemenuhan syarat akreditasi sehingga belum dapat bekerja sama secara resmi dengan BPJS.

“Kami berharap proses akreditasi dapat segera diselesaikan agar RSUD Pratama Deiyai bisa bermitra dengan BPJS Kesehatan, sehingga pelayanan rujukan bagi masyarakat menjadi lebih mudah, cepat, dan dekat dengan daerah sendiri,” katanya.

Fransina juga meminta dukungan penuh Pemerintah Daerah dalam penyelesaian kewajiban pembayaran dana JKN. Ia menilai dukungan tersebut penting demi menjaga keberlanjutan manfaat program bagi masyarakat.

Menurutnya, BPJS Kesehatan tidak hanya memberi perlindungan layanan kesehatan, tetapi juga membantu meringankan beban ekonomi keluarga saat menghadapi kondisi sakit.

Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah, BPJS Kesehatan, dan fasilitas pelayanan kesehatan terus diperkuat agar pelayanan kesehatan di Deiyai semakin merata, berkualitas, dan berkeadilan.

“Dengan kolaborasi yang baik, kita berharap masyarakat Deiyai mendapatkan jaminan kesehatan yang semakin baik dan berkelanjutan,” pungkasnya. (SK)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tingkatkan Pelayanan Kesehatan, Dinkes Kabupaten Mimika Perkuat Data Kebutuhan Nakes 

17 Juni 2026 - 13:41 WIB

IMG 20260617 WA0028

BPJS Kesehatan Mimika Sosialisasikan Kepesertaan JKN bagi Relawan SPPG di Papua Tengah

17 Juni 2026 - 13:36 WIB

IMG 20260617 WA0014

Pemkab Nabire Soroti Kenaikan Harga Telur, Bawang Merah dan Cabai Rawit

17 Juni 2026 - 13:31 WIB

IMG 20260617 WA0021

Mahalnya Pakan Ternak Berdampak Harga Telur di Nabire Tinggi 

17 Juni 2026 - 13:21 WIB

IMG 20260617 WA0024

Wagub Papua Tengah Tekankan Disiplin ASN dan Percepatan Penyerapan Anggaran dalam Apel Gabungan

17 Juni 2026 - 12:03 WIB

IMG 20260617 WA0109
Trending di Headline