Menu

Mode Gelap
Piyos News Rayakan HUT ke-2, Perkuat Peran dari Papua Tengah hingga Nasional Bangun Keluarga Harmonis, Disdukcapil Mimika Sosialisasikan Nikah, Talak, Cerai, dan Rujuk DPD RI Sampaikan Respons atas Situasi Keamanan Papua, Dorong Penyelesaian Menyeluruh Natalius Pigai Soroti Insiden Berdarah di Papua Tengah, Minta Penyelidikan Menyeluruh Menteri HAM Tolak Pelaporan Jusuf Kalla, Dorong Penyelesaian Lewat Dialog Senator Papua Tengah Wilhelmus Pigai Soroti Temuan BPS: Penyaluran Bansos Harus Ketat Sesuai Kriteria

Headline

Rekonsiliasi Iuran JKN, Kadinkes Deiyai Tekankan Jaminan Kesehatan untuk Masyarakat Kecil

Etty Welerbadge-check


					Rekonsiliasi Iuran JKN, Kadinkes Deiyai Tekankan Jaminan Kesehatan untuk Masyarakat Kecil Perbesar

DEIYAI – Pemerintah Kabupaten Deiyai melalui Dinas Kesehatan mengikuti kegiatan Rekonsiliasi Iuran Wajib Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang berlangsung di Hotel Mahafira I, Nabire, Rabu (29/4).

Kegiatan ini dihadiri Pemerintah Provinsi Papua Tengah bersama seluruh kabupaten di wilayah tersebut sebagai bagian dari upaya penguatan keberlanjutan program jaminan kesehatan bagi masyarakat.

IMG 20260430 WA0003

Kabupaten Deiyai diwakili langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Deiyai, Fransina Rumbiak Mote, S.K.M, yang turut menandatangani kesepakatan bersama BPJS Kesehatan dalam forum rekonsiliasi tersebut.

Dalam keterangannya, Fransina menegaskan bahwa rekonsiliasi iuran JKN menjadi langkah strategis untuk memastikan keberlangsungan layanan kesehatan, khususnya bagi masyarakat kecil yang sangat bergantung pada perlindungan BPJS Kesehatan.

“Program JKN ini sangat penting karena menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat, terutama warga kurang mampu yang membutuhkan kepastian akses pelayanan kesehatan,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada BPJS Kesehatan, Pemerintah Daerah, dan seluruh pihak yang terus menjaga komitmen terhadap keberlangsungan program jaminan kesehatan di Kabupaten Deiyai.

Dalam kesempatan itu, Kadinkes Deiyai turut menyampaikan harapan agar RSUD Pratama Deiyai segera dapat menjalin Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan BPJS Kesehatan.

Menurutnya, saat ini rumah sakit tersebut masih dalam proses pemenuhan syarat akreditasi sehingga belum dapat bekerja sama secara resmi dengan BPJS.

“Kami berharap proses akreditasi dapat segera diselesaikan agar RSUD Pratama Deiyai bisa bermitra dengan BPJS Kesehatan, sehingga pelayanan rujukan bagi masyarakat menjadi lebih mudah, cepat, dan dekat dengan daerah sendiri,” katanya.

Fransina juga meminta dukungan penuh Pemerintah Daerah dalam penyelesaian kewajiban pembayaran dana JKN. Ia menilai dukungan tersebut penting demi menjaga keberlanjutan manfaat program bagi masyarakat.

Menurutnya, BPJS Kesehatan tidak hanya memberi perlindungan layanan kesehatan, tetapi juga membantu meringankan beban ekonomi keluarga saat menghadapi kondisi sakit.

Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah, BPJS Kesehatan, dan fasilitas pelayanan kesehatan terus diperkuat agar pelayanan kesehatan di Deiyai semakin merata, berkualitas, dan berkeadilan.

“Dengan kolaborasi yang baik, kita berharap masyarakat Deiyai mendapatkan jaminan kesehatan yang semakin baik dan berkelanjutan,” pungkasnya. (SK)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Piyos News Rayakan HUT ke-2, Perkuat Peran dari Papua Tengah hingga Nasional

30 April 2026 - 04:02 WIB

IMG 20260429 WA0021

Mesak Pakage Buka Sosialisasi Gemar Membaca Tingkat SD di Deiyai

30 April 2026 - 03:19 WIB

IMG 20260430 WA0008

Bangun Keluarga Harmonis, Disdukcapil Mimika Sosialisasikan Nikah, Talak, Cerai, dan Rujuk

29 April 2026 - 14:35 WIB

IMG 20260429 WA0036

Kesiapan Capai 99 Persen, Musorkablub KONI Mimika Siap Digelar 1 Mei 2026 

29 April 2026 - 13:48 WIB

IMG 20260429 WA0185

Turun ke Jalan, Polisi Fokus Pengamanan Lalulintas Bagi Pelajar di Timika 

29 April 2026 - 13:40 WIB

IMG 20260429 WA0120
Trending di Headline