Menu ✖

Mode Gelap
Papua Tengah Terang untuk Sugapa, Listrik Gratis 24 Jam Ditargetkan Mulai Desember 2026 Komite IV DPD RI Evaluasi Realisasi TKD dan Dana Otsus di Papua Papua di Ambang Pintu Neraka atau Surga: Refleksi Kemanusiaan atas Konflik dan Perdamaian Isu Reshuffle Kabinet, Natalius Pigai: Saya Tak Pernah Bermimpi Jadi Menteri TNI AD dan DPD RI Turun Tangan Atasi Masalah Infrastruktur Daerah Komite IV DPD RI Rampungkan Uji Kelayakan 23 Calon Anggota BPK RI

Headline

Rekonsiliasi Iuran JKN, Kadinkes Deiyai Tekankan Jaminan Kesehatan untuk Masyarakat Kecil

Etty Welerbadge-check


					Rekonsiliasi Iuran JKN, Kadinkes Deiyai Tekankan Jaminan Kesehatan untuk Masyarakat Kecil Perbesar

DEIYAI – Pemerintah Kabupaten Deiyai melalui Dinas Kesehatan mengikuti kegiatan Rekonsiliasi Iuran Wajib Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang berlangsung di Hotel Mahafira I, Nabire, Rabu (29/4).

Kegiatan ini dihadiri Pemerintah Provinsi Papua Tengah bersama seluruh kabupaten di wilayah tersebut sebagai bagian dari upaya penguatan keberlanjutan program jaminan kesehatan bagi masyarakat.

IMG 20260430 WA0003

Kabupaten Deiyai diwakili langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Deiyai, Fransina Rumbiak Mote, S.K.M, yang turut menandatangani kesepakatan bersama BPJS Kesehatan dalam forum rekonsiliasi tersebut.

Dalam keterangannya, Fransina menegaskan bahwa rekonsiliasi iuran JKN menjadi langkah strategis untuk memastikan keberlangsungan layanan kesehatan, khususnya bagi masyarakat kecil yang sangat bergantung pada perlindungan BPJS Kesehatan.

“Program JKN ini sangat penting karena menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat, terutama warga kurang mampu yang membutuhkan kepastian akses pelayanan kesehatan,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada BPJS Kesehatan, Pemerintah Daerah, dan seluruh pihak yang terus menjaga komitmen terhadap keberlangsungan program jaminan kesehatan di Kabupaten Deiyai.

Dalam kesempatan itu, Kadinkes Deiyai turut menyampaikan harapan agar RSUD Pratama Deiyai segera dapat menjalin Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan BPJS Kesehatan.

Menurutnya, saat ini rumah sakit tersebut masih dalam proses pemenuhan syarat akreditasi sehingga belum dapat bekerja sama secara resmi dengan BPJS.

“Kami berharap proses akreditasi dapat segera diselesaikan agar RSUD Pratama Deiyai bisa bermitra dengan BPJS Kesehatan, sehingga pelayanan rujukan bagi masyarakat menjadi lebih mudah, cepat, dan dekat dengan daerah sendiri,” katanya.

Fransina juga meminta dukungan penuh Pemerintah Daerah dalam penyelesaian kewajiban pembayaran dana JKN. Ia menilai dukungan tersebut penting demi menjaga keberlanjutan manfaat program bagi masyarakat.

Menurutnya, BPJS Kesehatan tidak hanya memberi perlindungan layanan kesehatan, tetapi juga membantu meringankan beban ekonomi keluarga saat menghadapi kondisi sakit.

Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah, BPJS Kesehatan, dan fasilitas pelayanan kesehatan terus diperkuat agar pelayanan kesehatan di Deiyai semakin merata, berkualitas, dan berkeadilan.

“Dengan kolaborasi yang baik, kita berharap masyarakat Deiyai mendapatkan jaminan kesehatan yang semakin baik dan berkelanjutan,” pungkasnya. (SK)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Setelah 10 Tahun Pembangunan, Gereja KINGMI Jemaat Sinai SP 2 Mimika Siap Diresmikan

11 Oktober 2026 - 08:48 WIB

IMG 20261011 WA0034

HMI Cabang Mimika dan GPII Papua Tengah Bagikan 150 Masker Gratis, Desak Pemkab Antisipasi Dampak Kabut Asap

11 Oktober 2026 - 02:43 WIB

IMG 20261011 114058

Papua Tengah Terang untuk Sugapa, Listrik Gratis 24 Jam Ditargetkan Mulai Desember 2026

11 Oktober 2026 - 02:09 WIB

IMG 20261011 WA0025

Mimika Genap 30 Tahun, Keluarga Perintis Pemekaran Pertanyakan Pengakuan atas Jasa Orang Tua “Jangan Dihapus dari Sejarah”

10 Oktober 2026 - 07:22 WIB

IMG 20261010 WA0011

Polres Mimika Dorong Pelajar SMP Negeri 10 Manfaatkan Peluang Beasiswa SMA Kemala Taruna Bhayangkara

10 Oktober 2026 - 06:37 WIB

IMG 20261010 WA0009
Trending di Headline