Menu

Mode Gelap
Bupati Yampit Nawipa, Kabupaten Paniai Raih Peringkat I Kinerja Penyaluran Dana Desa Terbaik di Papua Tengah Dinas Pendidikan Kabupaten Deiyai Imbau SMP dan SMA Terapkan Kebijakan Pendidikan Gratis Teladan Kepemimpinan Sri Sultan Hamengkubuwono IX Anggota DPD RI Wilhelmus Pigai Salurkan Bantuan Hewan Kurban pada Hari Raya Idul Adha 1447 H untuk Masjid Al-Fattah Bupati Deiyai Ajak Semua Pihak Mengikuti Jumat Bersih di Pasar Waghete Wabup Nabire Apresiasi Peran PKBN, Sebut Kontribusi Etnis Batak Sangat Besar

News

DPRP Papua Tengah dan DPRK Mimika Bentuk Tim Lintas Sektor Penyelesaian Konflik Kwamki Narama

Etty Welerbadge-check


					DPRP Papua Tengah dan DPRK Mimika Bentuk Tim Lintas Sektor Penyelesaian Konflik Kwamki Narama Perbesar

TIMIKA — Anggota DPR Provinsi Papua Tengah bersama Anggota DPR Kabupaten Mimika resmi menyepakati pembentukan tim kerja lintas sektor dalam rangka percepatan penyelesaian konflik sosial di Kwamki Narama, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah.

Kesepakatan tersebut merupakan hasil rapat bersama yang digelar sebagai respons atas meningkatnya eskalasi konflik antarwarga di wilayah tersebut, yang dinilai memerlukan penanganan serius dan terkoordinasi.

Dalam hasil rapat tersebut, disepakati dua poin utama. Pertama, pembentukan Tim Kerja Lintas Sektor Penyelesaian Konflik Sosial Kwamki Narama, yang akan menjadi garda terdepan dalam upaya mediasi dan rekonsiliasi masyarakat.

Kedua, tim kerja yang dibentuk diberikan mandat untuk melakukan koordinasi dengan sejumlah pihak strategis, antara lain Gubernur Papua Tengah, Bupati Mimika, Bupati Puncak, Kapolda, serta Komandan Korem (Dandrem). Koordinasi ini bertujuan untuk merumuskan langkah konkret dalam menyelesaikan konflik secara komprehensif dengan mengedepankan pendekatan adat.

Ketua Tim Kerja, Urbanus Beanal, menegaskan bahwa pendekatan adat menjadi kunci utama dalam meredam konflik dan membangun kembali harmoni sosial di tengah masyarakat.

“Hasil rapat ini menjadi komitmen bersama untuk menghadirkan solusi damai yang berkelanjutan bagi masyarakat Kwamki Narama,” demikian pernyataan yang disampaikan.

Informasi hasil rapat tersebut disampaikan oleh Wakil Ketua Komisi I DPR Provinsi Papua Tengah, Yohanes Kemong, dalam keterangan tertulis kepada media ini pada Sabtu (25/4/2026).

Pembentukan tim lintas sektor ini diharapkan mampu mempercepat proses penyelesaian konflik yang selama ini menimbulkan keresahan di tengah masyarakat, sekaligus memperkuat peran pemerintah dan lembaga legislatif dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di wilayah Papua Tengah. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Insentif Guru Madrasah Non ASN Mulai Cair Akhir Juni 2026

18 Juni 2026 - 12:32 WIB

IMG 20260617 WA0001

Pemkab Deiyai Raih Penghargaan Terbaik II Penyaluran DAK dari KPPN Nabire

18 Juni 2026 - 12:27 WIB

IMG 20260618 WA0014

Kapolres Nabire Tegaskan Penimbun BBM Akan Diproses Hukum

18 Juni 2026 - 12:23 WIB

IMG 20260618 WA0013

Pertamina Pastikan Stok BBM dan LPG di Nabire Aman Hingga Empat Minggu 

18 Juni 2026 - 12:20 WIB

IMG 20260618 WA0011

Pemkab Nabire Beri Waktu Sebulan: Kendaraan Pelat Luar Wajib Mutasi, BBM Subsidi dan Pajak Jadi Alasan Utama

18 Juni 2026 - 12:16 WIB

IMG 20260618 WA0009
Trending di Headline