Menu ✖

Mode Gelap
Papua Tengah Terang untuk Sugapa, Listrik Gratis 24 Jam Ditargetkan Mulai Desember 2026 Komite IV DPD RI Evaluasi Realisasi TKD dan Dana Otsus di Papua Papua di Ambang Pintu Neraka atau Surga: Refleksi Kemanusiaan atas Konflik dan Perdamaian Isu Reshuffle Kabinet, Natalius Pigai: Saya Tak Pernah Bermimpi Jadi Menteri TNI AD dan DPD RI Turun Tangan Atasi Masalah Infrastruktur Daerah Komite IV DPD RI Rampungkan Uji Kelayakan 23 Calon Anggota BPK RI

Headline

KNPI Deiyai Desak Pemerintah Tepati Janji Terkait Permasalahan di Kapiraya

Etty Welerbadge-check


					KNPI Deiyai Desak Pemerintah Tepati Janji Terkait Permasalahan di Kapiraya Perbesar

DEIYAI – Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Deiyai, Melison Dogopia, mendesak Pemerintah Provinsi Papua Tengah bersama para bupati di wilayah Meepago untuk segera menepati janji kepada masyarakat Kapiraya.

Desakan ini muncul menyusul keluhan warga Distrik Kapiraya yang merasa tidak mendapat kepastian atas janji pemerintah terkait penyelesaian persoalan tapal batas.

“Saat kunjungan, kami dijanjikan masalah ini akan dibahas pada 15 Maret. Namun sampai sekarang pemerintah belum juga datang. Sudah lewat hampir enam belas hari,” ungkap salah satu warga Kapiraya dalam video berdurasi 6 menit 37 detik, Senin (6/4/2026).

Menanggapi hal tersebut, KNPI Deiyai meminta Pemerintah Provinsi Papua Tengah bersama para kepala daerah di Kabupaten Nabire, Dogiyai, Deiyai, Paniai, dan Mimika segera mengambil langkah konkret untuk menyelesaikan persoalan tersebut.

“Tim yang sudah dibentuk, baik dari provinsi maupun kabupaten, harus segera bekerja cepat. Jangan hanya memberi janji kepada masyarakat Kapiraya tanpa realisasi,” tegas Melison Dogopia di Waghete, Selasa (7/4/2026).

Ia juga mengingatkan agar pemerintah tidak menunggu hingga terjadi konflik yang menimbulkan korban jiwa maupun kerugian harta benda.

“Jangan tunggu ada korban baru bergerak. Tim yang sudah dibentuk harus bekerja dengan hati untuk masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, KNPI Deiyai mempertanyakan progres kerja tim yang telah dibentuk oleh pemerintah provinsi dan kabupaten.

“Jangan sampai konflik di masyarakat dijadikan proyek. Kerja harus serius dan tuntas,” tambahnya.

KNPI Deiyai pun mendesak agar Pemerintah Provinsi Papua Tengah bersama pemerintah kabupaten terkait segera menyelesaikan persoalan tapal batas di Kapiraya dalam waktu dekat, guna mencegah potensi konflik yang lebih besar di kemudian hari. (SK)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

HMI Cabang Mimika dan GPII Papua Tengah Bagikan 150 Masker Gratis, Desak Pemkab Antisipasi Dampak Kabut Asap

11 Oktober 2026 - 02:43 WIB

IMG 20261011 114058

Papua Tengah Terang untuk Sugapa, Listrik Gratis 24 Jam Ditargetkan Mulai Desember 2026

11 Oktober 2026 - 02:09 WIB

IMG 20261011 WA0025

Mimika Genap 30 Tahun, Keluarga Perintis Pemekaran Pertanyakan Pengakuan atas Jasa Orang Tua “Jangan Dihapus dari Sejarah”

10 Oktober 2026 - 07:22 WIB

IMG 20261010 WA0011

Polres Mimika Dorong Pelajar SMP Negeri 10 Manfaatkan Peluang Beasiswa SMA Kemala Taruna Bhayangkara

10 Oktober 2026 - 06:37 WIB

IMG 20261010 WA0009

Pria Ditemukan Meninggal Dunia di Sebuah Kamar Hotel, Polisi Lakukan Penyelidikan

10 Oktober 2026 - 06:32 WIB

IMG 20261010 WA0007
Trending di Headline