Menu

Mode Gelap
Natalius Pigai Soroti Insiden Berdarah di Papua Tengah, Minta Penyelidikan Menyeluruh Menteri HAM Tolak Pelaporan Jusuf Kalla, Dorong Penyelesaian Lewat Dialog Senator Papua Tengah Wilhelmus Pigai Soroti Temuan BPS: Penyaluran Bansos Harus Ketat Sesuai Kriteria Breaking News : Ruang Terpadu RSUD Paniai Terbakar Hangus DPD RI Dorong Percepatan RUU Bahasa Daerah, Ratusan Bahasa Terancam Punah Ketua DPD RI Sultan B. Najamudin Raih Gelar Doktor Kehormatan dari KMOU

Headline

KNPI Deiyai Desak Pemerintah Tepati Janji Terkait Permasalahan di Kapiraya

Etty Welerbadge-check


					KNPI Deiyai Desak Pemerintah Tepati Janji Terkait Permasalahan di Kapiraya Perbesar

DEIYAI – Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Deiyai, Melison Dogopia, mendesak Pemerintah Provinsi Papua Tengah bersama para bupati di wilayah Meepago untuk segera menepati janji kepada masyarakat Kapiraya.

Desakan ini muncul menyusul keluhan warga Distrik Kapiraya yang merasa tidak mendapat kepastian atas janji pemerintah terkait penyelesaian persoalan tapal batas.

“Saat kunjungan, kami dijanjikan masalah ini akan dibahas pada 15 Maret. Namun sampai sekarang pemerintah belum juga datang. Sudah lewat hampir enam belas hari,” ungkap salah satu warga Kapiraya dalam video berdurasi 6 menit 37 detik, Senin (6/4/2026).

Menanggapi hal tersebut, KNPI Deiyai meminta Pemerintah Provinsi Papua Tengah bersama para kepala daerah di Kabupaten Nabire, Dogiyai, Deiyai, Paniai, dan Mimika segera mengambil langkah konkret untuk menyelesaikan persoalan tersebut.

“Tim yang sudah dibentuk, baik dari provinsi maupun kabupaten, harus segera bekerja cepat. Jangan hanya memberi janji kepada masyarakat Kapiraya tanpa realisasi,” tegas Melison Dogopia di Waghete, Selasa (7/4/2026).

Ia juga mengingatkan agar pemerintah tidak menunggu hingga terjadi konflik yang menimbulkan korban jiwa maupun kerugian harta benda.

“Jangan tunggu ada korban baru bergerak. Tim yang sudah dibentuk harus bekerja dengan hati untuk masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, KNPI Deiyai mempertanyakan progres kerja tim yang telah dibentuk oleh pemerintah provinsi dan kabupaten.

“Jangan sampai konflik di masyarakat dijadikan proyek. Kerja harus serius dan tuntas,” tambahnya.

KNPI Deiyai pun mendesak agar Pemerintah Provinsi Papua Tengah bersama pemerintah kabupaten terkait segera menyelesaikan persoalan tapal batas di Kapiraya dalam waktu dekat, guna mencegah potensi konflik yang lebih besar di kemudian hari. (SK)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bupati Lantik Perempuan Pertama Deiyai Jadi Pj Kepala Kampung Wagomani 

20 April 2026 - 10:01 WIB

IMG 20260420 WA0109

TNI-Polri Dipersiapkan Amankan Kunjungan Wapres di Timika

20 April 2026 - 09:41 WIB

IMG 20260420 WA0068

DPD RI Dorong Rekomendasi Kebijakan Pendidikan dan Kesehatan Papua Tengah Berbasis Data Akurat

20 April 2026 - 09:38 WIB

IMG 20260420 WA0054

Apel Gabungan, Bupati Melkianus Tegaskan Kembali Soal Disiplin Kinerja dan Tunjangan ASN 

20 April 2026 - 09:27 WIB

IMG 20260420 WA0050

Pemkab Mimika Resmikan Dua Rumah Dinas Kejari, Nilai Proyek Rp1,5 Miliar

19 April 2026 - 13:22 WIB

IMG 20260419 WA0017
Trending di Headline