Menu

Mode Gelap
DPD RI Sampaikan Respons atas Situasi Keamanan Papua, Dorong Penyelesaian Menyeluruh Natalius Pigai Soroti Insiden Berdarah di Papua Tengah, Minta Penyelidikan Menyeluruh Menteri HAM Tolak Pelaporan Jusuf Kalla, Dorong Penyelesaian Lewat Dialog Senator Papua Tengah Wilhelmus Pigai Soroti Temuan BPS: Penyaluran Bansos Harus Ketat Sesuai Kriteria Breaking News : Ruang Terpadu RSUD Paniai Terbakar Hangus DPD RI Dorong Percepatan RUU Bahasa Daerah, Ratusan Bahasa Terancam Punah

Headline

Polres Nabire Tangkap Terduga Pelaku Penganiayaan di KTV Mahkota, Korban Alami Luka Robek

Etty Welerbadge-check


					Polres Nabire Tangkap Terduga Pelaku Penganiayaan di KTV Mahkota, Korban Alami Luka Robek Perbesar

NABIRE – Aparat Unit Opsnal Polres Nabire berhasil mengamankan seorang terduga pelaku tindak pidana penganiayaan yang terjadi di wilayah hukum Polres Nabire.

Penangkapan dilakukan pada Minggu (1/3/2026) sekitar pukul 21.00 WIT di wilayah SP1 Jalan Poros Bumiraya Jalur 1, Distrik Nabire Barat, Kabupaten Nabire, Papua Tengah. Operasi dipimpin oleh Kanit Opsnal Bripka Yusring.

Kasus tersebut dilaporkan berdasarkan LP/B/126/III/2026/SPKT/Res Nabire/Polda Papua Tengah tertanggal 1 Maret 2026 dengan dugaan tindak pidana penganiayaan.

Kronologi Kejadian

Peristiwa penganiayaan terjadi pada Sabtu (28/2/2026) sekitar pukul 22.00 WIT di KTV Mahkota, Jalan Pipit, Kelurahan Girimulyo, Kabupaten Nabire.

Korban diketahui bernama Didin Anggraeni (41), seorang wiraswasta yang berdomisili di Kelurahan Karang Mulia, Nabire. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami memar di bagian punggung serta luka robek pada lengan kiri akibat sabetan senjata tajam.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun, pelaku diduga langsung menebas korban menggunakan parang saat berpapasan di pintu masuk kafe tanpa didahului percakapan. Setelah melakukan aksinya, pelaku melarikan diri dari lokasi kejadian.

Korban kemudian melaporkan peristiwa tersebut kepada pihak kepolisian untuk diproses sesuai hukum yang berlaku.

Identitas dan Motif

Terduga pelaku berinisial YHP (24), warga SP1 Nabire Barat. Dari hasil pemeriksaan awal, pelaku merupakan mantan pekerja KTV Mahkota yang diberhentikan pada Januari 2026.

Kepada penyidik, pelaku mengaku nekat melakukan penganiayaan karena sakit hati akibat pemecatan. Sebelum kejadian, pelaku disebut mendatangi lokasi dengan membawa parang yang diambil dari mes karyawan.

Penangkapan dan Barang Bukti

Tim Opsnal memperoleh informasi keberadaan pelaku sekitar pukul 19.50 WIT di SP1 Jalur 1 Barat. Setelah melakukan penyelidikan dan surveilans, pelaku berhasil diamankan di rumah saudaranya sekitar pukul 21.30 WIT tanpa perlawanan.

Polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain satu bilah parang bergagang karet, tas selempang, satu unit telepon genggam, dompet, KTP pelaku, hasil visum korban, serta rekaman CCTV dari lokasi kejadian.

Saat ini pelaku telah diamankan di Mapolres Nabire untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Pihak kepolisian menyatakan kasus tersebut masih dalam proses penyidikan guna melengkapi berkas perkara dan mendalami keterangan saksi-saksi. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pokja PAUD Kabupaten Paniai Gelar Pembekalan TIM dan Fokus Materi Meningkatkan Kapasitas

22 April 2026 - 14:25 WIB

IMG 20260422 WA0051

Silwanus Sumule: Propemperda 2026 Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat Papua Tengah 

22 April 2026 - 14:11 WIB

IMG 20260422 WA0043

Seleksi Administrasi Calon Pimpinan BAZNAS Papua Tuntas Diverifikasi

22 April 2026 - 11:37 WIB

IMG 20260422 WA0010

Kemenag Tegaskan Tidak Ada Kebijakan Uang Kas Masjid Dikelola Pemerintah

22 April 2026 - 11:30 WIB

IMG 20260421 WA0039

Pemkab Mimika Evaluasi Layanan Publik, Wabup Tekankan Kepercayaan Masyarakat

22 April 2026 - 11:26 WIB

IMG 20260422 WA0030
Trending di Headline