Menu

Mode Gelap
Gubernur Meki Nawipa Siapkan Program “Bangkit Papua Tengah” untuk Percepat Penanganan 1.000 Balita Berisiko Stunting DPD RI Dorong Pengesahan RUU Daerah Kepulauan untuk Wujudkan Keadilan Pembangunan Maritim Perkuat Layanan Kesehatan di Pedalaman, Wilhelmus Pigai Serahkan Bantuan Obat Kemenkes RI ke Puskesmas Wangbe 700 Pelari Meriahkan Bhayangkara Fun Run 5K, Wujud Sinergi Polda Papua Tengah dan DPD BMP RI OPINI : Menggugat ke PTUN Tak Cukup Bermodal Somasi TKT Group Timika Raih 15 Medali di Thyres Taekwondo Championship 2026

Headline

Empat Pansus DPRK Mimika Resmi Dibentuk, Ketua: Waktu Terbatas, Harapan Publik Tinggi

Etty Welerbadge-check


					Empat Pansus DPRK Mimika Resmi Dibentuk, Ketua: Waktu Terbatas, Harapan Publik Tinggi Perbesar

TIMIKA – Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Mimika resmi menetapkan keanggotaan empat Panitia Khusus (Pansus) dalam rapat paripurna yang digelar Rabu (25/02/2026).

Ketua DPRK Mimika, Primus Natikapereyau, menyebut penetapan tersebut sebagai momentum penting dalam pelaksanaan fungsi pengawasan dan penyelesaian sejumlah persoalan krusial di daerah.

“Hari ini kita menyelesaikan proses konstitusional yang sangat penting, yakni penetapan keanggotaan empat panitia khusus DPRK Mimika. Ini adalah mandat rakyat yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab,” ujarnya dalam sambutan.

Adapun empat pansus yang dibentuk meliputi Pansus penanganan sengketa tapal batas di Kampung Kapiraya, Distrik Mimika Barat Tengah; Pansus penanganan masalah air bersih; Pansus penanganan mogok kerja karyawan PT Freeport Indonesia, termasuk isu privatisasi dan kontraktor; serta Pansus penanganan konflik di Kwamki Narama dan Distrik Jila.

Img 20260225 wa0016

Menurut Primus, Pansus sengketa tapal batas memiliki tugas strategis untuk memastikan kejelasan administrasi dan kepastian hukum wilayah, sehingga tidak menghambat pelayanan publik maupun memicu konflik antarwarga.

Sementara itu, Pansus air bersih diharapkan mampu merumuskan solusi konkret atas berbagai kendala teknis dan manajerial yang selama ini menghambat distribusi layanan kepada masyarakat.

“Air bersih adalah kebutuhan dasar. Pansus harus mengidentifikasi persoalan secara menyeluruh agar akses air tidak lagi menjadi barang mewah bagi warga Mimika,” tegasnya.

Terkait Pansus mogok kerja dan persoalan ketenagakerjaan di PT Freeport Indonesia, ia meminta anggota pansus bersikap adil dan profesional dalam menjembatani kepentingan pekerja dan perusahaan, tanpa mengabaikan stabilitas investasi daerah.

Sedangkan untuk Pansus konflik Kwamki Narama dan Distrik Jila, Primus menekankan pentingnya pendekatan rekonsiliasi yang menyentuh akar persoalan demi menciptakan perdamaian sebagai fondasi pembangunan.

Img 20260225 wa0014

Ia juga mengingatkan bahwa masa kerja pansus relatif terbatas, sementara ekspektasi masyarakat sangat besar terhadap hasil yang dicapai.

“Saya berharap pansus bekerja secara kolektif, kolegial, dan transparan, dengan mengutamakan kepentingan rakyat. Kami juga mengharapkan dukungan penuh dari pihak eksekutif, manajemen PT Freeport Indonesia, serta seluruh pemangku kepentingan dalam memberikan data dan informasi yang akurat,” pungkasnya. (IT)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pelarian Berakhir, Pelaku Penganiayaan Berat di Mapurujaya Dibekuk Tim Babat Satreskrim Polres Mimika

21 Juli 2026 - 03:23 WIB

IMG 20260721 WA0003

Lomba Bertutur Cerita Rakyat Mimika Jadi Wadah Pembentukan Karakter Generasi Muda

21 Juli 2026 - 02:58 WIB

IMG 20260720 WA0051

Gubernur Meki Nawipa Siapkan Program “Bangkit Papua Tengah” untuk Percepat Penanganan 1.000 Balita Berisiko Stunting

21 Juli 2026 - 01:55 WIB

Poe5sxfxexbgb6v

Bupati Deiyai Tekankan Disiplin ASN, Penempatan Sesuai Kompetensi dan Percepatan Pembinaan CPNS, PPPK, THK2

20 Juli 2026 - 13:01 WIB

IMG 20260720 WA0050

Wabup Mimika Soroti Lambatnya Serapan Anggaran, OPD Diminta Perkuat Koordinasi

20 Juli 2026 - 12:54 WIB

IMG 20260720 WA0035
Trending di Headline