TIMIKA – Dengan adanya cuaca laut tidak bersahabat di berbagai perairan Indonesia. Nelayan diminta waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi, seperti gelombang tinggi, angin kencang, dan hujan lebat, yang berisiko membahayakan keselamatan jiwa dan mengganggu aktivitas penangkapan ikan.
“Kepada para melayan yang menjadikan area laut untuk medan juangnya atau medan kerjanya harus lebih waspada demi keselamatan,” kata Danlanal Timika,Letkol Laut (P) Bekti Sutiarso, S.H., M.Tr.Opsla.
Menurut Danlanal bahwa BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika) sudah sampaikan dan selalu mengingatkan bagaimana hidrometrologi terkini.
“Itu sebenarnya menjadikan patokan apakah kita ini boleh melaut atau tidak,”ujar Letkol Laut (P) Bekti Sutiarso.
Selain itu kata Letkol Laut (P) Bekti Sutiarso. bahwa dari pihak Syahbandar Perikanan maupun Shabandar Pelabuhan selalu mengingatkan kepada pegguna laut.
“Terutama kapal-kapal kecil sehingga tidak mengabaikan keselamatan,karena keinginan mencari rezeki tinggi tapi kalau terjadi musibah yang rugi adalah kita semua, Jadi aparatur negara yang ada dilaut selalu menghimbau keselamatan pelayaran,” katanya. (IT)








