Menu ✖

Mode Gelap
Empat Pejabat Tinggi Negara Turun ke Nabire, Tertibkan Tambang Emas Ilegal Natalius Pigai: Keberhasilan Pembangunan HAM Harus Dirasakan Langsung oleh Rakyat Meki–Deinas: Ketika Langit dan Gunung Bertemu Pastor Berusia 36 Tahun Ditemukan Meninggal di Kolam Renang Kuala Kencana Sempat Viral Pimpin Upacara Hardiknas, Deki Degei Berterima Kasih kepada Gubernur Papua Tengah Papua Tengah Terang untuk Sugapa, Listrik Gratis 24 Jam Ditargetkan Mulai Desember 2026

Headline

Redaktur Senior Tempo Dorong Jurnalis Papua Produksi Liputan Investigatif

Etty Welerbadge-check


					Redaktur Senior Tempo Dorong Jurnalis Papua Produksi Liputan Investigatif Perbesar

NABIRE — Redaktur Senior Tempo, Sunudyantoro, mendorong jurnalis di Papua untuk secara rutin memproduksi karya jurnalistik investigatif, setidaknya satu hingga dua kali dalam setahun.

Dorongan tersebut disampaikannya usai menjadi narasumber workshop bertajuk “Investigasi di Papua: Tantangan Khusus dan Cara Mengatasinya” dalam rangkaian Festival Media Se-Tanah Papua Perdana di Kabupaten Nabire, Senin (13/1/2026).

“Bagi saya, investigasi adalah karya tertinggi seorang jurnalis. Saya mendorong kawan-kawan di mana pun, termasuk di Papua, agar setidaknya dalam setahun atau dua tahun sekali menghasilkan karya jurnalistik berupa liputan investigatif,” ujar Sunudyantoro.

Img 20260115 wa0164

Festival Media Se-Tanah Papua yang diinisiasi Asosiasi Wartawan Papua (AWP) ini berlangsung selama tiga hari, 13–15 Januari 2026, dan dihadiri lebih dari 100 jurnalis dari enam provinsi di Tanah Papua yang tergabung dalam berbagai organisasi profesi, seperti AJI, PWI, dan asosiasi jurnalis lainnya.

Sunudyantoro mengakui liputan investigatif membutuhkan biaya besar serta memiliki risiko tinggi. Namun demikian, ia mendorong media-media di Papua untuk menjalin kolaborasi dalam menggarap isu-isu krusial di wilayah tersebut.

“Kalau memungkinkan, media-media di Papua bisa menggandeng kawan-kawan di tingkat nasional di Jakarta. Dalam pengalaman saya, ketika dokumen dan datanya kuat, kita bisa mengerjakannya secara bersama-sama,” jelasnya.

Workshop yang dimoderatori Krist Ansaka dan Dominggus Mampioper itu juga menekankan pentingnya liputan mendalam dan penulisan feature sebagai alternatif bagi media yang belum memiliki rubrik investigasi khusus.

Img 20260115 wa0163

Dalam kesempatan tersebut, Sunudyantoro turut mengapresiasi penyelenggaraan Festival Media Se-Tanah Papua yang dinilainya tetap berjalan baik meski tanpa fasilitas mewah.

“Festival media se-Tanah Papua ini sangat bagus dan keren. Mereka tidak terhalang oleh fasilitas hotel atau gedung ber-AC. Cukup dengan tenda dan terpal, festival media tetap bisa diselenggarakan,” katanya.

Menurutnya, forum seperti ini menjadi ruang konsolidasi penting bagi jurnalis Papua dalam menghadapi berbagai tantangan, termasuk tekanan represif dari pemerintah daerah maupun nasional, sekaligus meningkatkan mutu karya jurnalistik melalui diskusi dan komunikasi berkelanjutan.

“Dengan sering bertemu seperti ini, teman-teman jurnalis di daerah tidak merasa ditinggalkan. Komunikasi dan konsultasi terbangun. Setiap upaya konsolidatif akan menghasilkan hal positif, baik dalam kualitas karya maupun dalam membangun kekuatan menghadapi tekanan kekuasaan,” pungkasnya.

Festival Media Se-Tanah Papua yang digelar di Nabire ini diikuti 149 jurnalis dari enam provinsi di Tanah Papua, serta melibatkan pelajar dan mahasiswa. Berbagai kegiatan diselenggarakan, mulai dari workshop jurnalisme lingkungan, pelatihan jurnalistik investigasi, talk show, pameran foto, hingga malam penganugerahan Papua Jurnalistik Award 2026. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

PUPR Mimika Rekonstruksi Jalan Hasanuddin, Fondasi Rusak Jadi Prioritas

23 Oktober 2026 - 13:06 WIB

20261022

Peserta IFRC Berbagi Pengetahuan Keselamatan kepada Pelajar di Timika

23 Oktober 2026 - 13:00 WIB

IMG 20261023 WA0109

Beni Ugidipi Yogi Imbau Warga Paniai Timur Jaga Kawasan Keramat dan Tanah Adat

23 Oktober 2026 - 12:47 WIB

IMG 20261023 WA0106

Transformasi Digital Kesehatan, Rumah Sakit di Papua Tengah Didorong Tingkatkan Kualitas Data

23 Oktober 2026 - 12:19 WIB

IMG 20261023 WA0105

Kasus Berdarah di Samabusa, Sat Reskrim Polres Nabire Kumpulkan Bukti dan Keterangan Saksi

23 Oktober 2026 - 12:11 WIB

IMG 20261023 WA0103
Trending di Headline