Menu

Mode Gelap
Gubernur Papua Tengah Tetapkan BOSDA Pendidikan Gratis Tahun 2026, Ribuan Siswa Jadi Penerima Manfaat Bupati Yampit Nawipa, Kabupaten Paniai Raih Peringkat I Kinerja Penyaluran Dana Desa Terbaik di Papua Tengah Dinas Pendidikan Kabupaten Deiyai Imbau SMP dan SMA Terapkan Kebijakan Pendidikan Gratis Teladan Kepemimpinan Sri Sultan Hamengkubuwono IX Anggota DPD RI Wilhelmus Pigai Salurkan Bantuan Hewan Kurban pada Hari Raya Idul Adha 1447 H untuk Masjid Al-Fattah Bupati Deiyai Ajak Semua Pihak Mengikuti Jumat Bersih di Pasar Waghete

Headline

Pemalangan Kembali Terjadi, Aktivitas Belajar SD Negeri Inauga Lumpuh

Etty Welerbadge-check


					Pemalangan Kembali Terjadi, Aktivitas Belajar SD Negeri Inauga Lumpuh Perbesar

TIMIKA – Aktivitas Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di SD Negeri Inauga di Jalan Budi Utomo Ujung, Distrik Wania, Kabupaten Mimika, Papua Tengah kembali terhenti akibat aksi pemalangan yang terjadi pada Rabu (14/1/2026) pagi. Pemalangan tersebut mengakibatkan guru dan siswa tidak dapat memasuki lingkungan sekolah dan hanya bisa menunggu di luar pagar sekolah.

Kepala SD Negeri Inauga Sempan, Diana Domakubun, mengatakan pihak sekolah telah menerima informasi adanya rencana pemalangan sejak Selasa (13/1/2026) malam. Menindaklanjuti hal itu, ia langsung berkoordinasi dengan pihak keamanan untuk mendatangi lokasi sekolah.

“Saya mendapat informasi sejak semalam, lalu saya langsung ke kantor polisi dan bersama-sama kami datang ke sekolah. Saat itu mereka sudah tidak berada di lokasi dan belum ada spanduk pemalangan,” ujar Diana.

Diana menjelaskan, pada Rabu pagi pihak sekolah kembali ke sekolah dengan harapan aktivitas KBM dapat berjalan seperti biasa. Hal tersebut didasari pengalaman sebelumnya, di mana meskipun terjadi pemalangan, siswa masih dapat mengikuti proses pembelajaran.

“Pagi ini kami datang dengan harapan KBM bisa berjalan, karena selama ini walaupun ada pemalangan, anak-anak masih bisa masuk ke sekolah,” katanya.

Namun, tidak menyangka pemalangan kali ini menutup seluruh akses masuk ke area sekolah, sehingga kegiatan belajar mengajar tidak dapat dilaksanakan sama ssekali

“Pemalangan seperti ini sudah yang ketujuh kali,” ungkapnya.

Sementara itu, salah satu pihak yang melakukan pemalangan menyampaikan bahwa aksi tersebut merupakan bentuk tuntutan agar ada penyelesaian terkait pembayaran ganti rugi tanah  yang mereka klaim belum diselesaikan.

“Kami hanya minta solusi soal pembayaran. Kami minta pihak yang bertanggung jawab turun langsung ke sini,” tegasnya. (Etty)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

DP3AP2KB Mimika Gelar Pelatihan Peningkatan Kapasitas SDM bagi Organisasi Perempuan

23 Juni 2026 - 07:47 WIB

IMG 20260623 WA0024

Kesbangpol Mimika Sosialisasikan Penguatan Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara di Timika

23 Juni 2026 - 07:44 WIB

IMG 20260623 WA0002

Polres Mimika Selidiki Dugaan Penipuan Berkedok Lowongan Kerja

23 Juni 2026 - 07:40 WIB

IMG 20260623 WA0035

Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara ke-80, Kapolda Papua Tengah Dorong RS Bhayangkara Jadi Garda Terdepan Pelayanan Masyarakat Mimika

23 Juni 2026 - 07:37 WIB

IMG 20260623 WA0033

Mahasiswa Kritik Ketidakhadiran Anggota DPR Papua Tengah Saat Penyampaian Aspirasi Kasus Kembru Berdarah

23 Juni 2026 - 07:30 WIB

IMG 20260623 WA0019
Trending di Headline