Menu

Mode Gelap
Natalius Pigai Soroti Insiden Berdarah di Papua Tengah, Minta Penyelidikan Menyeluruh Menteri HAM Tolak Pelaporan Jusuf Kalla, Dorong Penyelesaian Lewat Dialog Senator Papua Tengah Wilhelmus Pigai Soroti Temuan BPS: Penyaluran Bansos Harus Ketat Sesuai Kriteria Breaking News : Ruang Terpadu RSUD Paniai Terbakar Hangus DPD RI Dorong Percepatan RUU Bahasa Daerah, Ratusan Bahasa Terancam Punah Ketua DPD RI Sultan B. Najamudin Raih Gelar Doktor Kehormatan dari KMOU

Headline

Terjebak Selama Tiga Hari, Pekerja PT FI dan Personel Pengamanan Berhasil Dievakuasi

Etty Welerbadge-check


					Terjebak Selama Tiga Hari, Pekerja PT FI dan Personel Pengamanan Berhasil Dievakuasi Perbesar

TIMIKA – Sempat terjebak selama tiga hari akibat ancaman dari Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) ,18 orang pekerja dari PT Freeport Indonesia beserta personel pengamanan berhasil dievakuasi dari Pos Tower 270, Distrik TembagapuraTembagapura, Kabupaten Mimika.

Ke 18 pekerja beserta personel pengamanan itu dievakuasi pada Sabtu (10/01/2026) oleh tim Satuan Tugas (Satgas) Komando Operasi (Koops) TNI Habema.

Berdasarkan keterangan yang diberikan kepada awak media Senin (12/01/2026) pelaksanaan operasi ini berlangsung di medan yang sulit dengan tingkat ancaman yang tinggi serta keterbatasan waktu sebagai faktor krusial. Dalam kondisi tersebut, negara hadir melalui langkah-langkah yang terencana dan profesional sehingga seluruh personel yang terdampak dapat dievakuasi dengan aman.

Operasi ini menjadi wujud komitmen TNI dalam menjalankan tugas pengamanan dan perlindungan secara bertanggung jawab.

Pergerakan pasukan dilaksanakan secara senyap dengan menembus medan ekstrem pegunungan yang memiliki ketinggian lebih dari 2.500 meter di atas permukaan laut.

Untuk menjaga keberlangsungan operasi serta kondisi para pekerja yang terisolasi, Satgas TNI menyalurkan dukungan logistik dan obat-obatan.

Setelah dua hari pelaksanaan operasi, Satgas Koops Habema berhasil menguasai kembali Pos Tower 270 yang merupakan Objek Vital Nasional. Seluruh pekerja dan personel pengamanan berhasil dievakuasi dalam kondisi aman dan terkendali.

Panglima Komando Operasi (Pangkoops) Habema Mayjen TNI Lucky Avianto, S.I.P., M.Si. menegaskan bahwa operasi tersebut dilaksanakan dengan prinsip kehati-hatian, profesionalisme, serta mengedepankan keselamatan seluruh personel dan warga sipil.

“Operasi ini merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam melindungi masyarakat dan mengamankan Objek Vital Nasional. Seluruh tindakan dilakukan secara terukur dan terencana ,” tegasnya.

Disampaikan Pangkoops Habema bahwa keberhasilan operasi ini mencerminkan kesiapsiagaan dan profesionalisme TNI dalam melindungi masyarakat serta mengamankan Objek Vital Nasional di wilayah rawan, khususnya di Papua. (IT)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bupati Lantik Perempuan Pertama Deiyai Jadi Pj Kepala Kampung Wagomani 

20 April 2026 - 10:01 WIB

IMG 20260420 WA0109

TNI-Polri Dipersiapkan Amankan Kunjungan Wapres di Timika

20 April 2026 - 09:41 WIB

IMG 20260420 WA0068

DPD RI Dorong Rekomendasi Kebijakan Pendidikan dan Kesehatan Papua Tengah Berbasis Data Akurat

20 April 2026 - 09:38 WIB

IMG 20260420 WA0054

Apel Gabungan, Bupati Melkianus Tegaskan Kembali Soal Disiplin Kinerja dan Tunjangan ASN 

20 April 2026 - 09:27 WIB

IMG 20260420 WA0050

Pemkab Mimika Resmikan Dua Rumah Dinas Kejari, Nilai Proyek Rp1,5 Miliar

19 April 2026 - 13:22 WIB

IMG 20260419 WA0017
Trending di Headline