Menu

Mode Gelap
Gubernur Papua Tengah Tetapkan BOSDA Pendidikan Gratis Tahun 2026, Ribuan Siswa Jadi Penerima Manfaat Bupati Yampit Nawipa, Kabupaten Paniai Raih Peringkat I Kinerja Penyaluran Dana Desa Terbaik di Papua Tengah Dinas Pendidikan Kabupaten Deiyai Imbau SMP dan SMA Terapkan Kebijakan Pendidikan Gratis Teladan Kepemimpinan Sri Sultan Hamengkubuwono IX Anggota DPD RI Wilhelmus Pigai Salurkan Bantuan Hewan Kurban pada Hari Raya Idul Adha 1447 H untuk Masjid Al-Fattah Bupati Deiyai Ajak Semua Pihak Mengikuti Jumat Bersih di Pasar Waghete

Headline

Kepsek SD Inpres Nabarua Sampaikan Terima Kasih, 159 Siswa Terima PIP Usulan Senator Wilhelmus Pigai

Etty Welerbadge-check


					Kepsek SD Inpres Nabarua Sampaikan Terima Kasih, 159 Siswa Terima PIP Usulan Senator Wilhelmus Pigai Perbesar

NABIRE – Kepala Sekolah SD Negeri Inpres Nabarua, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, Beni Kristianto, S.Pd., menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas terealisasinya Program Indonesia Pintar (PIP) bagi 159 siswanya.

Bantuan pendidikan tersebut merupakan hasil usulan Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Perwakilan Papua Tengah, Senator Wilhelmus Pigai, yang saat ini bertugas di Komite III DPD RI dengan lingkup kerja pendidikan, kesehatan, agama, dan sosial.

Ucapan terima kasih tersebut disampaikan langsung oleh Beni Kristianto kepada Beatus Malir, selaku Staf Ahli Anggota DPD RI Wilhelmus Pigai, saat melakukan kunjungan dan konfirmasi ke SD Inpres Nabarua, Kabupaten Nabire. Selasa, (06/01/2026).

“Puji Tuhan, kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Bapak Wilhelmus Pigai yang telah mengusulkan anak-anak kami, sehingga sebanyak 159 siswa SD Inpres Nabarua dapat menerima Program Indonesia Pintar,” ujar Beni Kristianto.

Ia menilai bantuan PIP sangat membantu para siswa, khususnya yang berasal dari keluarga kurang mampu, untuk memenuhi kebutuhan pendidikan seperti perlengkapan sekolah, seragam, alat tulis, hingga kebutuhan penunjang belajar lainnya.

Sementara itu, Beatus Malir, selaku Staf Ahli Anggota DPD RI Wilhelmus Pigai, menjelaskan bahwa masih terdapat sejumlah siswa yang belum masuk atau ditolak dalam nominasi penerima PIP akibat kendala administrasi dan validasi data.

Menurutnya, penolakan umumnya terjadi karena data siswa tidak lolos verifikasi sistem Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, di antaranya karena tidak sinkron dengan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

“Bagi siswa yang belum terdaftar dalam DTKS, orang tua dapat mengusulkan melalui kantor kelurahan atau RT/RW dengan melampirkan surat keterangan tidak mampu,” jelas Beatus.

Selain itu, kendala lain yang kerap ditemukan meliputi duplikasi NISN, kemungkinan siswa menerima bantuan APBN dari instansi atau lembaga lain, NPSN sekolah belum terdaftar, penghasilan orang tua di atas ketentuan, serta ketidaksinkronan data orang tua dengan data kependudukan.

Ia juga menekankan pentingnya kesesuaian Kartu Identitas Anak (KIA) dalam Kartu Keluarga dengan data di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil).

Beatus mengimbau agar siswa yang belum menerima PIP atau mengalami penolakan segera melakukan pengecekan ulang data dan melaporkannya kepada operator sekolah, sehingga dapat kembali diusulkan dan berpeluang memperoleh bantuan PIP pada tahap berikutnya. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

DP3AP2KB Mimika Gelar Pelatihan Peningkatan Kapasitas SDM bagi Organisasi Perempuan

23 Juni 2026 - 07:47 WIB

IMG 20260623 WA0024

Kesbangpol Mimika Sosialisasikan Penguatan Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara di Timika

23 Juni 2026 - 07:44 WIB

IMG 20260623 WA0002

Polres Mimika Selidiki Dugaan Penipuan Berkedok Lowongan Kerja

23 Juni 2026 - 07:40 WIB

IMG 20260623 WA0035

Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara ke-80, Kapolda Papua Tengah Dorong RS Bhayangkara Jadi Garda Terdepan Pelayanan Masyarakat Mimika

23 Juni 2026 - 07:37 WIB

IMG 20260623 WA0033

Mahasiswa Kritik Ketidakhadiran Anggota DPR Papua Tengah Saat Penyampaian Aspirasi Kasus Kembru Berdarah

23 Juni 2026 - 07:30 WIB

IMG 20260623 WA0019
Trending di Headline