Menu

Mode Gelap
Breaking News : Ruang Terpadu RSUD Paniai Terbakar Hangus DPD RI Dorong Percepatan RUU Bahasa Daerah, Ratusan Bahasa Terancam Punah Ketua DPD RI Sultan B. Najamudin Raih Gelar Doktor Kehormatan dari KMOU OPINI : Pemuda dan Arah Transformasi Mimika, Menguatkan Kolaborasi dalam Semangat Kritis dan Konstruktif Era Baru Pemerintahan, Inpres Sepak Bola 2019 Dinilai Masih Relevan Ketua DPD RI Lepas Timnas Pelajar U-17 BLiSPI Berlaga ke Thailand di Momen Idulfitri

Headline

YPMAK Tegaskan Tidak Ada Alokasi Dana Natal, Publik Diminta Waspadai Informasi Menyesatkan

Etty Welerbadge-check


					YPMAK Tegaskan Tidak Ada Alokasi Dana Natal, Publik Diminta Waspadai Informasi Menyesatkan Perbesar

TIMIKA – Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK) meluruskan informasi yang beredar di tengah masyarakat terkait adanya pembagian dana perayaan Natal.

YPMAK menegaskan bahwa tidak ada alokasi maupun penyediaan dana tunai untuk hari raya Natal 25 Desember 2025, yang diperuntukkan kepada masyarakat suku Amungme dan suku Kamoro maupun Papua lain, di Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah.

Penegasan ini disampaikan Ketua Pengurus YPMAK, Dr. Leonardus Tumuka, di Timika, Senin (15/12/2025) Langkah klarifikasi ini diambil untuk merespons isu yang berkembang di kalangan warga yang menyebutkan, adanya bantuan finansial khusus jelang hari raya.

Bahkan, sejak Jumat (12/12) sampai dengan Senin (15/12) sejumlah kaum ibu-ibu, telah mendatangi kantor YPMAK di Jalan Yos Sudarso, membawa foto copi buku rekening bank katanya untuk dikumpulkan, guna mendapatkan bantuan dana tunai hari raya dari YPMAK.

Leonardus menyatakan bahwa informasi yang beredar tersebut adalah tidak benar dan menyesatkan. Pihaknya merasa perlu menyampaikan fakta ini kepada publik secara luas untuk mencegah kesalahpahaman yang dapat merugikan masyarakat sendiri.

“Informasi yang beredar di masyarakat tidak benar dan menyesatkan. Hal ini penting kami kami tegaskan agar masyarakat luas tidak tertipu oleh informasi-informasi yang tidak bertanggung jawab seperti itu,” ujar Leonardus.

Lebih lanjut, Leonardus menjelaskan posisi dan mandat YPMAK sebagai institusi pengelola Dana Kemitraan PT Freeport Indonesia. Yayasan bekerja berdasarkan koridor program yang telah ditetapkan secara sistematis, bukan berdasarkan situasi insidentil, seperti perayaan hari besar keagamaan.

YPMAK, menurut Leonardus, fokus utama, mengelola tiga pilar program utama, yaitu program pendidikan, program kesehatan, dan program sosial ekonomi. Selain itu, terdapat program kemitraan atau khusus yang sifatnya mendukung kegiatan strategis.

“Seluruh pengelolaan dana dilakukan melalui divisi teknis di YPMAK. Mekanismenya harus mengacu pada keputusan Rapat Pembina YPMAK. Jadi, tidak ada mata anggaran yang dialokasikan sembarangan, apalagi sekadar untuk bagi-bagi dana Natal,” tegasnya.

Melalui klarifikasi ini, YPMAK mengimbau masyarakat suku Amungme dan suku Kamoro serta warga Mimika pada umumnya, untuk lebih berhati-hati, kritis dalam menerima kabar.

Warga diminta tidak mudah percaya pada janji atau isu yang tidak bersumber dari saluran resmi yayasan, demi menjaga situasi sosial yang kondusif jelang akhir tahun 2025. (Red)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Serahkan 70 SK PNS TH K2, Kepala BKPSDM Papua Tengah: “Harus Disiplin Kerja dan Tanamkan Budaya Malu”

10 April 2026 - 13:14 WIB

IMG 20260410 WA0026

Pemulihan Keamanan Dogiyai Jadi Prioritas, Kapolda: Situasi Mulai Membaik

10 April 2026 - 13:09 WIB

IMG 20260410 WA0022

IPMADO Sorong Gelar Diskusi Publik tentang Fenomena Media Sosial di Era Digital

10 April 2026 - 12:50 WIB

IMG 20260410 WA0021

Pertamina Pastikan Pasokan LPG 12 Kg Masuk 14 April, Warga Diminta Tak Panik

10 April 2026 - 12:44 WIB

IMG 20260410 WA0002

Skema Multiyears, Pemkab Mimika Teken MoU Pembangunan Gedung C2 RSUD Mimika

10 April 2026 - 12:35 WIB

IMG 20260410 WA0019
Trending di Headline