Menu

Mode Gelap
Gubernur Papua Tengah Tetapkan BOSDA Pendidikan Gratis Tahun 2026, Ribuan Siswa Jadi Penerima Manfaat Bupati Yampit Nawipa, Kabupaten Paniai Raih Peringkat I Kinerja Penyaluran Dana Desa Terbaik di Papua Tengah Dinas Pendidikan Kabupaten Deiyai Imbau SMP dan SMA Terapkan Kebijakan Pendidikan Gratis Teladan Kepemimpinan Sri Sultan Hamengkubuwono IX Anggota DPD RI Wilhelmus Pigai Salurkan Bantuan Hewan Kurban pada Hari Raya Idul Adha 1447 H untuk Masjid Al-Fattah Bupati Deiyai Ajak Semua Pihak Mengikuti Jumat Bersih di Pasar Waghete

Headline

YPMAK Tegaskan Tidak Ada Alokasi Dana Natal, Publik Diminta Waspadai Informasi Menyesatkan

Etty Welerbadge-check


					YPMAK Tegaskan Tidak Ada Alokasi Dana Natal, Publik Diminta Waspadai Informasi Menyesatkan Perbesar

TIMIKA – Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK) meluruskan informasi yang beredar di tengah masyarakat terkait adanya pembagian dana perayaan Natal.

YPMAK menegaskan bahwa tidak ada alokasi maupun penyediaan dana tunai untuk hari raya Natal 25 Desember 2025, yang diperuntukkan kepada masyarakat suku Amungme dan suku Kamoro maupun Papua lain, di Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah.

Penegasan ini disampaikan Ketua Pengurus YPMAK, Dr. Leonardus Tumuka, di Timika, Senin (15/12/2025) Langkah klarifikasi ini diambil untuk merespons isu yang berkembang di kalangan warga yang menyebutkan, adanya bantuan finansial khusus jelang hari raya.

Bahkan, sejak Jumat (12/12) sampai dengan Senin (15/12) sejumlah kaum ibu-ibu, telah mendatangi kantor YPMAK di Jalan Yos Sudarso, membawa foto copi buku rekening bank katanya untuk dikumpulkan, guna mendapatkan bantuan dana tunai hari raya dari YPMAK.

Leonardus menyatakan bahwa informasi yang beredar tersebut adalah tidak benar dan menyesatkan. Pihaknya merasa perlu menyampaikan fakta ini kepada publik secara luas untuk mencegah kesalahpahaman yang dapat merugikan masyarakat sendiri.

“Informasi yang beredar di masyarakat tidak benar dan menyesatkan. Hal ini penting kami kami tegaskan agar masyarakat luas tidak tertipu oleh informasi-informasi yang tidak bertanggung jawab seperti itu,” ujar Leonardus.

Lebih lanjut, Leonardus menjelaskan posisi dan mandat YPMAK sebagai institusi pengelola Dana Kemitraan PT Freeport Indonesia. Yayasan bekerja berdasarkan koridor program yang telah ditetapkan secara sistematis, bukan berdasarkan situasi insidentil, seperti perayaan hari besar keagamaan.

YPMAK, menurut Leonardus, fokus utama, mengelola tiga pilar program utama, yaitu program pendidikan, program kesehatan, dan program sosial ekonomi. Selain itu, terdapat program kemitraan atau khusus yang sifatnya mendukung kegiatan strategis.

“Seluruh pengelolaan dana dilakukan melalui divisi teknis di YPMAK. Mekanismenya harus mengacu pada keputusan Rapat Pembina YPMAK. Jadi, tidak ada mata anggaran yang dialokasikan sembarangan, apalagi sekadar untuk bagi-bagi dana Natal,” tegasnya.

Melalui klarifikasi ini, YPMAK mengimbau masyarakat suku Amungme dan suku Kamoro serta warga Mimika pada umumnya, untuk lebih berhati-hati, kritis dalam menerima kabar.

Warga diminta tidak mudah percaya pada janji atau isu yang tidak bersumber dari saluran resmi yayasan, demi menjaga situasi sosial yang kondusif jelang akhir tahun 2025. (Red)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Buka Festival Pelajar dan Kebudayaan Papua Tengah 2026, Gubernur Nawipa Tekankan Pelestarian Budaya dan Pendidikan Karakter

24 Juni 2026 - 11:47 WIB

IMG 20260624 WA0052

Jelang Pasar Mama-Mama Papua Beroperasi, Disperindag Deiyai Mulai Data Pedagang Asli

24 Juni 2026 - 11:36 WIB

IMG 20260624 WA0042

Dinkes Mimika Akan Launching Program MCU Usia Produktif

24 Juni 2026 - 11:08 WIB

IMG 20260624 WA0047

Puluhan Nakes RSUD Elvrida Sara Ikuti Program Magang di RSUD Mimika

24 Juni 2026 - 11:03 WIB

IMG 20260624 WA0045

Kelurahan Inauga Salurkan Bantuan Pangan Bapanas untuk 2.308 KK

24 Juni 2026 - 10:58 WIB

IMG 20260624 WA0044
Trending di Headline