Menu ✖

Mode Gelap
Senator Sopater Bawa Kasus Hilangnya Dua Warga Suku Mek Ke DPD RI, Desak Pengusutan Tuntas Dan Penegakan Hukum Yorrys Raweyai Dorong Aspirasi Daerah Menjadi Perhatian Nasional Wilhelmus Pigai Dorong Penguatan Hak Politik Orang Asli Papua melalui Kajian Regulasi Gubernur Meki Nawipa Tinjau Tambang Bawah Tanah Freeport, Pelajari Teknologi dan Operasional Pertambangan Empat Pejabat Tinggi Negara Turun ke Nabire, Tertibkan Tambang Emas Ilegal Natalius Pigai: Keberhasilan Pembangunan HAM Harus Dirasakan Langsung oleh Rakyat

News

Mendagri dan Komite I DPD RI Evaluasi Isu Strategis Daerah: Fokus pada Kesiapan Fiskal DOB dan Percepatan Pembangunan Papua

adminbadge-check


					Mendagri dan Komite I DPD RI Evaluasi Isu Strategis Daerah: Fokus pada Kesiapan Fiskal DOB dan Percepatan Pembangunan Papua Perbesar

JAKARTA – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menggelar rapat kerja dengan Komite I Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI pada Kamis (11/12/2025) di Jakarta. Rapat tersebut berfokus pada evaluasi sejumlah isu strategis terkait penyelenggaraan pemerintahan daerah, termasuk pembahasan Daerah Otonomi Baru (DOB) dan percepatan pembangunan di Papua.

Isu Kesiapan Fiskal Daerah Otonomi Baru

Dalam pembahasan mengenai DOB, Mendagri Tito Karnavian secara tegas menyoroti kesiapan anggaran atau fiskal nasional sebagai kendala utama.

“Permasalahan utama DOB adalah kesiapan anggaran. Untuk itu, kami menyarankan Komite I DPD RI berkomunikasi lebih lanjut dengan Kementerian Keuangan,” ujar Mendagri. Hal ini menggarisbawahi pentingnya pertimbangan keuangan yang matang, selain kebutuhan daerah, sebelum melangkah pada pembentukan daerah baru.

Penguatan Program Percepatan Pembangunan Papua

Mendagri dan Komite I DPD RI juga menyepakati perlunya penguatan program percepatan pembangunan di wilayah Papua. Pemerintah wajib memastikan pemenuhan enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) bagi Orang Asli Papua (OAP), yang meliputi:

Harmonisasi Kebijakan Pusat dan Daerah

Tito menjelaskan bahwa upaya percepatan ini telah didukung dengan pembentukan Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua. Komite yang baru dilantik Presiden ini bertugas mengoordinasikan dan menyelaraskan program-program antara kementerian/lembaga di pusat dengan enam provinsi dan 42 kabupaten/kota di Papua.

Lebih lanjut, Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan akan memimpin rapat penting pada pekan depan. Pertemuan ini akan melibatkan Komite Eksekutif, seluruh kepala daerah se-Papua, serta jajaran Menteri Kabinet Merah Putih untuk membahas capaian program, arahan kebijakan, dan langkah-langkah konkret percepatan pembangunan.

Selain isu DOB dan Papua, rapat kerja tersebut juga mencakup evaluasi umum terhadap pelaksanaan otonomi daerah serta aspirasi mengenai penyesuaian dana transfer ke daerah (TKD).

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Diduga Meninggal Akibat Kondisi Kesehatan, Pria 45 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa Dilantai

6 November 2026 - 07:17 WIB

IMG 20261106 WA0010

DPO Kasus Penembakan Brigpol Ronald Enok Ditangkap di Puncak Jaya, Seorang Warga Ikut Diamankan

6 November 2026 - 07:11 WIB

IMG 20261106 WA0007

Perkuat Tata Kelola Organisasi, KINGMI di Tanah Papua Gelar Sosialisasi AD/ART di Deiyai

6 November 2026 - 07:07 WIB

IMG 20261106 WA0005

Polres Mimika Perkuat Benteng Pencegahan Narkoba Lewat Dua Posko Bersinar

6 November 2026 - 05:41 WIB

IMG 20261106 WA0019

211 Warga Pasar Sentral Terima Bantuan Pangan, Leni Tonglo Pastikan Tepat Sasaran

6 November 2026 - 05:38 WIB

IMG 20261106 WA0016
Trending di News