Menu

Mode Gelap
Anggota BULD DPD RI Wilhelmus Pigai Soroti Pemerataan Pendidikan di Papua Wilhelmus Pigai: APBN 2027 Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat Daerah HUT ke-81 MPR-DPR, DPD Dorong Parlemen Perkuat Kolaborasi dan Aspirasi Rakyat IKB PMKJ Jabodetabek Tempa Generasi Muda Jayawijaya Jadi Calon Pemimpin Papua Wilhelmus Pigai Serahkan Hadiah Quiz HUT ke-81 RI untuk Pelajar hingga Mahasiswa Pigai Tegaskan 10 Persen Saham Freeport Harus untuk Papua Tengah

News

Mendagri dan Komite I DPD RI Evaluasi Isu Strategis Daerah: Fokus pada Kesiapan Fiskal DOB dan Percepatan Pembangunan Papua

adminbadge-check


					Mendagri dan Komite I DPD RI Evaluasi Isu Strategis Daerah: Fokus pada Kesiapan Fiskal DOB dan Percepatan Pembangunan Papua Perbesar

JAKARTA – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menggelar rapat kerja dengan Komite I Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI pada Kamis (11/12/2025) di Jakarta. Rapat tersebut berfokus pada evaluasi sejumlah isu strategis terkait penyelenggaraan pemerintahan daerah, termasuk pembahasan Daerah Otonomi Baru (DOB) dan percepatan pembangunan di Papua.

Isu Kesiapan Fiskal Daerah Otonomi Baru

Dalam pembahasan mengenai DOB, Mendagri Tito Karnavian secara tegas menyoroti kesiapan anggaran atau fiskal nasional sebagai kendala utama.

“Permasalahan utama DOB adalah kesiapan anggaran. Untuk itu, kami menyarankan Komite I DPD RI berkomunikasi lebih lanjut dengan Kementerian Keuangan,” ujar Mendagri. Hal ini menggarisbawahi pentingnya pertimbangan keuangan yang matang, selain kebutuhan daerah, sebelum melangkah pada pembentukan daerah baru.

Penguatan Program Percepatan Pembangunan Papua

Mendagri dan Komite I DPD RI juga menyepakati perlunya penguatan program percepatan pembangunan di wilayah Papua. Pemerintah wajib memastikan pemenuhan enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) bagi Orang Asli Papua (OAP), yang meliputi:

Harmonisasi Kebijakan Pusat dan Daerah

Tito menjelaskan bahwa upaya percepatan ini telah didukung dengan pembentukan Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua. Komite yang baru dilantik Presiden ini bertugas mengoordinasikan dan menyelaraskan program-program antara kementerian/lembaga di pusat dengan enam provinsi dan 42 kabupaten/kota di Papua.

Lebih lanjut, Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan akan memimpin rapat penting pada pekan depan. Pertemuan ini akan melibatkan Komite Eksekutif, seluruh kepala daerah se-Papua, serta jajaran Menteri Kabinet Merah Putih untuk membahas capaian program, arahan kebijakan, dan langkah-langkah konkret percepatan pembangunan.

Selain isu DOB dan Papua, rapat kerja tersebut juga mencakup evaluasi umum terhadap pelaksanaan otonomi daerah serta aspirasi mengenai penyesuaian dana transfer ke daerah (TKD).

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

MIND ID dan PTFI Ajak Jurnalis Mimika Ungkap Cerita di Balik Kekayaan Mineral Papua

3 September 2026 - 14:47 WIB

IMG 20260903 WA0018

Serapan APBD Mimika Baru 37 Persen, Bupati Targetkan Capai 90 Persen Akhir Tahun

3 September 2026 - 14:37 WIB

IMG 20260903 WA0009

Diundang Tak Hadir, DPR Papua Tengah Tunda Rapat Bahas Aspirasi SIMAPITOWA dan Nifasi

3 September 2026 - 14:24 WIB

IMG 20260903 WA0065

Polisi Temukan Mobil Rental yang Dipakai Pelaku Penganiayaan Maut di Mile 28

3 September 2026 - 14:11 WIB

IMG 20260903 WA0037

Keluarga Tuntut Kepastian Sejumlah Perempuan Yang Dibawah Paksa dari Jila

3 September 2026 - 14:03 WIB

IMG 20260903 WA0035
Trending di Headline