TIMIKA – Hingga memasuki awal September 2026, realisasi APBD Kabupaten Mimika baru mencapai 37 persen. Meski masih tergolong rendah, angka tersebut tercatat meningkat dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Bupati Mimika, Johannes Rettob, tetap optimistis penyerapan anggaran akan mengalami percepatan dalam beberapa bulan ke depan. Ia bahkan menargetkan realisasi APBD 2026 dapat menembus 90 persen hingga akhir tahun.
Menurut Johannes, peningkatan serapan diperkirakan terjadi setelah sejumlah pekerjaan fisik yang saat ini berjalan mulai diselesaikan, khususnya proyek dengan nilai belanja modal yang cukup besar.
“Tahun lalu kita di posisi 30 persen bisa mencapai 82 persen. Tahun ini, oosisi kita 37 persen, saya target 90 persen,” ujar Johannes Rettob, Selasa (3/9/2026).
Namun, Johannes mengakui masih terdapat sejumlah kendala yang memengaruhi penyerapan anggaran. Salah satunya proses pelelangan dan pola perencanaan pembangunan yang selama ini dilakukan dalam tahun yang sama dengan pelaksanaan pekerjaan.
Menurutnya, pola tersebut membuat pelaksanaan pembangunan menjadi terlambat. Karena itu, Pemkab Mimika mulai menyiapkan berbagai perencanaan lebih awal agar program pembangunan dapat langsung dilaksanakan pada tahun berikutnya.
“Perencanaan pembangunan harus disiapkan secara matang sejak awal, ì⅞⁶termasuk penyusunan masterplan dan detail desain. Dengan demikian, pembangunan dapat dilakukan secara bertahap sesuai kesiapan program dan anggaran,” terangnya. proyek
Ia pun menjelaskan, sejumlah strategis juga mulai disiapkan untuk dilaksanakan pada 2027. Di antaranya pembangunan akses Potowayburu-Timika, pengembangan pusat ekonomi baru di Agimuga, serta rencana pembangunan jalan Agimuga-Timika.
Selain infrastruktur, pemerintah daerah juga tengah mempersiapkan perencanaan di bidang birokrasi, regulasi, kebudayaan, dan pariwisata.
Johannes mengatakan, berbagai perencanaan tersebut diharapkan menjadi dasar agar pembangunan di Mimika dapat mulai bergerak lebih konkret pada tahun depan.
“Sekarang ini kami baru mulai melakukan perencanaan-perencanaan, meletakkan dasar-dasar, supaya tahun depan kita bisa action,” jelasnya. (Cr2)







