Menu

Mode Gelap
DPD RI Sampaikan Respons atas Situasi Keamanan Papua, Dorong Penyelesaian Menyeluruh Natalius Pigai Soroti Insiden Berdarah di Papua Tengah, Minta Penyelidikan Menyeluruh Menteri HAM Tolak Pelaporan Jusuf Kalla, Dorong Penyelesaian Lewat Dialog Senator Papua Tengah Wilhelmus Pigai Soroti Temuan BPS: Penyaluran Bansos Harus Ketat Sesuai Kriteria Breaking News : Ruang Terpadu RSUD Paniai Terbakar Hangus DPD RI Dorong Percepatan RUU Bahasa Daerah, Ratusan Bahasa Terancam Punah

Headline

Pemprov Papua Tengah Soroti Mahal­nya Akses Internet dan Komunikasi di Wilayah 3T

Etty Welerbadge-check


					Pemprov Papua Tengah Soroti Mahal­nya Akses Internet dan Komunikasi di Wilayah 3T Perbesar

NABIRE – Pemerintah Provinsi Papua Tengah menyoroti masih tingginya biaya akses komunikasi dan internet yang menjadi salah satu tantangan utama dalam percepatan transformasi digital pemerintahan dan pelayanan publik di wilayah tersebut.

Hal itu disampaikan Staf Ahli Gubernur Papua Tengah Bidang Kemasyarakatan, Sumber Daya Manusia, dan Pengembangan Otonomi Khusus, Ukkas, saat membuka Bimbingan Teknis Transformasi Digital Arsip dan Naskah Dinas melalui aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (SRIKANDI) yang digelar Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Provinsi Papua Tengah di Hotel Mahavira II, Nabire.

Menurut Ukkas, Papua Tengah masih tergolong daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) dengan kondisi infrastruktur telekomunikasi yang belum memadai. Dampaknya, biaya akses komunikasi di sejumlah wilayah, khususnya daerah pedalaman, jauh lebih mahal dibandingkan daerah lain di Indonesia.

“Di pedalaman Papua Tengah, biaya komunikasi masih sangat mahal. Bahkan untuk layanan sederhana seperti SMS saja, biayanya bisa mencapai ratusan ribu rupiah. Ini sangat berbeda dengan wilayah lain di luar Papua yang jauh lebih murah,” ujar Ukkas.

Ia menjelaskan bahwa mahalnya tarif komunikasi dan internet ini menjadi hambatan serius dalam penerapan sistem pemerintahan berbasis elektronik, termasuk digitalisasi arsip dan surat-menyurat melalui aplikasi SRIKANDI.

“Digitalisasi tidak akan berjalan maksimal kalau infrastruktur internet masih terbatas dan mahal. Karena itu, pemerintah daerah perlu memikirkan solusi konkret agar jaringan komunikasi bisa menjangkau wilayah distrik dan kampung,” katanya.

Ukkas menyebut salah satu alternatif jangka pendek untuk mengatasi keterbatasan jaringan internet di wilayah pedalaman adalah pemanfaatan layanan internet satelit seperti Starlink, yang dinilai dapat menjadi solusi sementara sambil menunggu pembangunan infrastruktur jaringan permanen.

Selain berdampak pada pemerintahan, mahalnya biaya akses komunikasi juga dirasakan masyarakat dalam aktivitas sehari-hari, mulai dari layanan publik, pendidikan, hingga ekonomi. Kondisi ini dinilai memperlebar kesenjangan digital antara Papua Tengah dan daerah lain di Indonesia.

“Kita tidak bisa bicara transformasi digital jika masyarakat masih kesulitan mengakses jaringan dan biaya internet masih tinggi. Ini harus menjadi perhatian bersama, baik pemerintah daerah maupun pemerintah pusat,” tegasnya.

Pemerintah Provinsi Papua Tengah berharap isu mahalnya akses komunikasi dan internet dapat menjadi perhatian serius semua pihak, sehingga percepatan pembangunan infrastruktur digital dapat segera dilakukan demi mendukung tata kelola pemerintahan yang efektif dan pelayanan publik yang merata di seluruh wilayah Papua Tengah. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pokja PAUD Kabupaten Paniai Gelar Pembekalan TIM dan Fokus Materi Meningkatkan Kapasitas

22 April 2026 - 14:25 WIB

IMG 20260422 WA0051

Silwanus Sumule: Propemperda 2026 Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat Papua Tengah 

22 April 2026 - 14:11 WIB

IMG 20260422 WA0043

Seleksi Administrasi Calon Pimpinan BAZNAS Papua Tuntas Diverifikasi

22 April 2026 - 11:37 WIB

IMG 20260422 WA0010

Kemenag Tegaskan Tidak Ada Kebijakan Uang Kas Masjid Dikelola Pemerintah

22 April 2026 - 11:30 WIB

IMG 20260421 WA0039

Pemkab Mimika Evaluasi Layanan Publik, Wabup Tekankan Kepercayaan Masyarakat

22 April 2026 - 11:26 WIB

IMG 20260422 WA0030
Trending di Headline