Menu

Mode Gelap
Gubernur Papua Tengah Tetapkan BOSDA Pendidikan Gratis Tahun 2026, Ribuan Siswa Jadi Penerima Manfaat Bupati Yampit Nawipa, Kabupaten Paniai Raih Peringkat I Kinerja Penyaluran Dana Desa Terbaik di Papua Tengah Dinas Pendidikan Kabupaten Deiyai Imbau SMP dan SMA Terapkan Kebijakan Pendidikan Gratis Teladan Kepemimpinan Sri Sultan Hamengkubuwono IX Anggota DPD RI Wilhelmus Pigai Salurkan Bantuan Hewan Kurban pada Hari Raya Idul Adha 1447 H untuk Masjid Al-Fattah Bupati Deiyai Ajak Semua Pihak Mengikuti Jumat Bersih di Pasar Waghete

Headline

Gubernur Papua Tengah Ajak Generasi Muda Lestarikan Noken pada Festival Seni dan Pameran Noken 2025

Etty Welerbadge-check


					Gubernur Papua Tengah Ajak Generasi Muda Lestarikan Noken pada Festival Seni dan Pameran Noken 2025 Perbesar

NABIRE — Pemerintah Provinsi Papua Tengah menggelar Festival Seni dan Pameran Noken dalam rangka memperingati Hari Noken Sedunia, 4 Desember 2025, yang berlangsung meriah di Bandar Udara Lama Nabire. Mewakili Gubernur Papua Tengah, sambutan dibacakan oleh Norbertus Mote, Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian, dan Perdagangan Provinsi Papua Tengah.

Img 20251204 wa0028

Dalam sambutannya, ia mengajak seluruh masyarakat untuk bersyukur atas penyertaan Tuhan Yang Maha Esa sehingga kegiatan budaya tersebut dapat terlaksana dengan baik.

“Atas berkat dan karunia Tuhan, kita dapat hadir dan berkumpul di acara Festival Seni dan Pameran Noken dalam memperingati Hari Noken Sedunia,” ujarnya.

Tahun 2025 menjadi momentum penting karena menandai 13 tahun penetapan Noken sebagai Warisan Budaya Takbenda oleh UNESCO. Menurut Gubernur melalui sambutannya, pengakuan tersebut bukan hanya penghargaan internasional, tetapi juga penegasan bahwa Noken merupakan simbol kedamaian, persaudaraan, dan kebijaksanaan orang Papua.

“Karena itu, wajib bagi kita semua untuk melestarikan, meneruskan, dan menghidupkan tradisi leluhur ini bagi generasi mendatang,” tegasnya.

Gubernur juga menyoroti peran generasi muda dalam menjaga keberlanjutan budaya Papua. Ia berharap anak-anak, remaja, dan kaum muda tidak hanya mengenal Noken sebagai identitas budaya, tetapi juga mampu mempraktikkan keterampilan merajut secara mandiri. Selain bernilai seni, keterampilan merajut Noken menjadi peluang ekonomi kreatif yang dapat meningkatkan ekonomi lokal.

“Keterampilan membuat Noken bukan hanya soal seni, tetapi membuka ruang wirausaha dan penguatan ekonomi masyarakat,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, pemerintah menyampaikan apresiasi kepada para perajin Noken, pendamping, seniman, serta panitia yang telah bekerja keras menyukseskan festival. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat dan menjadi ruang belajar sekaligus promosi budaya bagi masyarakat Nabire dan Papua Tengah.

“Selamat mengikuti Festival Seni dan Pameran Noken dalam rangka Hari Noken Sedunia. Semoga kegiatan ini membawa manfaat bagi seluruh masyarakat Papua Tengah,” tutupnya.

Festival Seni dan Pameran Noken 2025 menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam menjaga warisan budaya Papua serta mendorong generasi muda untuk terus merawat identitas leluhur melalui kreativitas dan karya. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Buka Festival Pelajar dan Kebudayaan Papua Tengah 2026, Gubernur Nawipa Tekankan Pelestarian Budaya dan Pendidikan Karakter

24 Juni 2026 - 11:47 WIB

IMG 20260624 WA0052

Jelang Pasar Mama-Mama Papua Beroperasi, Disperindag Deiyai Mulai Data Pedagang Asli

24 Juni 2026 - 11:36 WIB

IMG 20260624 WA0042

Dinkes Mimika Akan Launching Program MCU Usia Produktif

24 Juni 2026 - 11:08 WIB

IMG 20260624 WA0047

Puluhan Nakes RSUD Elvrida Sara Ikuti Program Magang di RSUD Mimika

24 Juni 2026 - 11:03 WIB

IMG 20260624 WA0045

Kelurahan Inauga Salurkan Bantuan Pangan Bapanas untuk 2.308 KK

24 Juni 2026 - 10:58 WIB

IMG 20260624 WA0044
Trending di Headline