Menu

Mode Gelap
Piyos News Rayakan HUT ke-2, Perkuat Peran dari Papua Tengah hingga Nasional Bangun Keluarga Harmonis, Disdukcapil Mimika Sosialisasikan Nikah, Talak, Cerai, dan Rujuk DPD RI Sampaikan Respons atas Situasi Keamanan Papua, Dorong Penyelesaian Menyeluruh Natalius Pigai Soroti Insiden Berdarah di Papua Tengah, Minta Penyelidikan Menyeluruh Menteri HAM Tolak Pelaporan Jusuf Kalla, Dorong Penyelesaian Lewat Dialog Senator Papua Tengah Wilhelmus Pigai Soroti Temuan BPS: Penyaluran Bansos Harus Ketat Sesuai Kriteria

Headline

Gubernur Papua Tengah Ajak Generasi Muda Lestarikan Noken pada Festival Seni dan Pameran Noken 2025

Etty Welerbadge-check


					Gubernur Papua Tengah Ajak Generasi Muda Lestarikan Noken pada Festival Seni dan Pameran Noken 2025 Perbesar

NABIRE — Pemerintah Provinsi Papua Tengah menggelar Festival Seni dan Pameran Noken dalam rangka memperingati Hari Noken Sedunia, 4 Desember 2025, yang berlangsung meriah di Bandar Udara Lama Nabire. Mewakili Gubernur Papua Tengah, sambutan dibacakan oleh Norbertus Mote, Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian, dan Perdagangan Provinsi Papua Tengah.

Img 20251204 wa0028

Dalam sambutannya, ia mengajak seluruh masyarakat untuk bersyukur atas penyertaan Tuhan Yang Maha Esa sehingga kegiatan budaya tersebut dapat terlaksana dengan baik.

“Atas berkat dan karunia Tuhan, kita dapat hadir dan berkumpul di acara Festival Seni dan Pameran Noken dalam memperingati Hari Noken Sedunia,” ujarnya.

Tahun 2025 menjadi momentum penting karena menandai 13 tahun penetapan Noken sebagai Warisan Budaya Takbenda oleh UNESCO. Menurut Gubernur melalui sambutannya, pengakuan tersebut bukan hanya penghargaan internasional, tetapi juga penegasan bahwa Noken merupakan simbol kedamaian, persaudaraan, dan kebijaksanaan orang Papua.

“Karena itu, wajib bagi kita semua untuk melestarikan, meneruskan, dan menghidupkan tradisi leluhur ini bagi generasi mendatang,” tegasnya.

Gubernur juga menyoroti peran generasi muda dalam menjaga keberlanjutan budaya Papua. Ia berharap anak-anak, remaja, dan kaum muda tidak hanya mengenal Noken sebagai identitas budaya, tetapi juga mampu mempraktikkan keterampilan merajut secara mandiri. Selain bernilai seni, keterampilan merajut Noken menjadi peluang ekonomi kreatif yang dapat meningkatkan ekonomi lokal.

“Keterampilan membuat Noken bukan hanya soal seni, tetapi membuka ruang wirausaha dan penguatan ekonomi masyarakat,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, pemerintah menyampaikan apresiasi kepada para perajin Noken, pendamping, seniman, serta panitia yang telah bekerja keras menyukseskan festival. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat dan menjadi ruang belajar sekaligus promosi budaya bagi masyarakat Nabire dan Papua Tengah.

“Selamat mengikuti Festival Seni dan Pameran Noken dalam rangka Hari Noken Sedunia. Semoga kegiatan ini membawa manfaat bagi seluruh masyarakat Papua Tengah,” tutupnya.

Festival Seni dan Pameran Noken 2025 menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam menjaga warisan budaya Papua serta mendorong generasi muda untuk terus merawat identitas leluhur melalui kreativitas dan karya. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Antonius Kemong Terpilih Aklamasi, Siap Bawa KONI Mimika Fokus Pembinaan hingga Kampung

1 Mei 2026 - 07:27 WIB

IMG 20260501 WA0013

Musorkablub KONI Mimika Digelar, Bupati Ajak Benahi Tata Kelola dan Perluas Pembinaan Atlet

1 Mei 2026 - 06:43 WIB

20260501

400 Personel Gabungan Siaga, Pengamanan May Day di Mimika Diperketat

1 Mei 2026 - 05:49 WIB

IMG 20260501 WA0065

Semangat Persatuan Menggema di Timika, Barisan Merah Putih Papua Gelar Aksi Damai 1 Mei

1 Mei 2026 - 05:11 WIB

IMG 20260501 WA0037

Dana Otsus Papua Dipulihkan, Fokus pada Kualitas Belanja dan Target Pembangunan

30 April 2026 - 16:33 WIB

IMG 20260430 WA0045
Trending di Headline