Menu

Mode Gelap
Gubernur Papua Tengah Tetapkan BOSDA Pendidikan Gratis Tahun 2026, Ribuan Siswa Jadi Penerima Manfaat Bupati Yampit Nawipa, Kabupaten Paniai Raih Peringkat I Kinerja Penyaluran Dana Desa Terbaik di Papua Tengah Dinas Pendidikan Kabupaten Deiyai Imbau SMP dan SMA Terapkan Kebijakan Pendidikan Gratis Teladan Kepemimpinan Sri Sultan Hamengkubuwono IX Anggota DPD RI Wilhelmus Pigai Salurkan Bantuan Hewan Kurban pada Hari Raya Idul Adha 1447 H untuk Masjid Al-Fattah Bupati Deiyai Ajak Semua Pihak Mengikuti Jumat Bersih di Pasar Waghete

Headline

Dewan Kesenian Papua Tengah Gelar Festival Seni & Pameran Noken Peringati Hari Noken 4 Desember 2025

Etty Welerbadge-check


					Dewan Kesenian Papua Tengah Gelar Festival Seni & Pameran Noken Peringati Hari Noken 4 Desember 2025 Perbesar

NABIRE – Dewan Kesenian Provinsi Papua Tengah menggelar Festival Seni dan Pameran Noken dalam rangka memperingati Hari Noken, 4 Desember 2025. Kegiatan yang menampilkan Live Song Noken dan Fashion Show tersebut berlangsung meriah di Bandar Udara Lama Nabire.

Img 20251204 wa0013

Ketua Dewan Kesenian Provinsi Papua Tengah, Nofit Nawipa, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Hari Noken menjadi momentum penting untuk merayakan kreativitas budaya asli Papua. Ia menegaskan bahwa noken bukan hanya benda kerajinan, melainkan identitas dan warisan budaya yang harus dirawat lintas generasi.

“Noken ini bagian dari kreativitas budaya orang Papua. Hari ini kita rayakan budaya dengan jatuhnya Hari Noken 4 Desember. Kita panjatkan puji syukur kepada Tuhan karena bisa hadir merayakan acara ini,” ujar Nawipa.

Pada kesempatan itu, ia juga menjelaskan makna Tari Odiyai tarian khas wilayah Meepago yang sebelumnya ditampilkan dalam festival. Tarian tersebut menggambarkan kehidupan masyarakat Papua Tengah, ditandai dengan simbol tujuh wilayah adat yang direpresentasikan melalui tujuh warna kostum penari. Di antara tujuh simbol itu, terdapat satu yang menjadi pusat, yakni burung Odiyai, yang dikenal sebagai “raja cendrawasih”.

“odiyai adalah burung raja yang hidup di gunung paling tinggi. Tarian Odiyai ini menggambarkan keagungan burung tersebut dan harus dipelajari oleh seluruh sanggar di Papua Tengah. Hari ini kita lakukan peluncuran pertama,” jelas Nawipa.

Img 20251204 wa0012

Selain tarian, festival juga menampilkan fashion show bertema Noken dan burung Odiyai, yang diproduksi oleh para perempuan muda Papua Tengah. Parade busana ini dirancang untuk mengangkat nilai budaya, kreativitas, serta peran perempuan dalam menjaga warisan leluhur.

Nawipa menyoroti pentingnya mengajak generasi muda kembali mempelajari budaya lokal.

“Anak muda sekarang banyak kehilangan budaya. Kita perlu mengumpulkan tua-tua adat untuk melatih dan membimbing karena bangsa tanpa budaya adalah bangsa yang akan punah.” ujarnya.

Img 20251204 wa0014

Acara ini turut dihadiri OPD Papua Tengah, para seniman, sanggar seni, serta masyarakat Nabire. Nofit Nawipa menutup sambutan dengan seruan adat yang menggema di seluruh area festival.

Festival Seni dan Pameran Noken 2025 menjadi momentum penting bagi Papua Tengah untuk menegaskan komitmen melestarikan budaya dan memperkenalkan kearifan lokal kepada generasi penerus.(MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Buka Festival Pelajar dan Kebudayaan Papua Tengah 2026, Gubernur Nawipa Tekankan Pelestarian Budaya dan Pendidikan Karakter

24 Juni 2026 - 11:47 WIB

IMG 20260624 WA0052

Jelang Pasar Mama-Mama Papua Beroperasi, Disperindag Deiyai Mulai Data Pedagang Asli

24 Juni 2026 - 11:36 WIB

IMG 20260624 WA0042

Dinkes Mimika Akan Launching Program MCU Usia Produktif

24 Juni 2026 - 11:08 WIB

IMG 20260624 WA0047

Puluhan Nakes RSUD Elvrida Sara Ikuti Program Magang di RSUD Mimika

24 Juni 2026 - 11:03 WIB

IMG 20260624 WA0045

Kelurahan Inauga Salurkan Bantuan Pangan Bapanas untuk 2.308 KK

24 Juni 2026 - 10:58 WIB

IMG 20260624 WA0044
Trending di Headline