Menu

Mode Gelap
Gubernur Papua Tengah Tetapkan BOSDA Pendidikan Gratis Tahun 2026, Ribuan Siswa Jadi Penerima Manfaat Bupati Yampit Nawipa, Kabupaten Paniai Raih Peringkat I Kinerja Penyaluran Dana Desa Terbaik di Papua Tengah Dinas Pendidikan Kabupaten Deiyai Imbau SMP dan SMA Terapkan Kebijakan Pendidikan Gratis Teladan Kepemimpinan Sri Sultan Hamengkubuwono IX Anggota DPD RI Wilhelmus Pigai Salurkan Bantuan Hewan Kurban pada Hari Raya Idul Adha 1447 H untuk Masjid Al-Fattah Bupati Deiyai Ajak Semua Pihak Mengikuti Jumat Bersih di Pasar Waghete

Headline

Polres Nabire Amankan 9 Mahasiswa Konvoi Pengibaran Bendera Bintang Kejora

Etty Welerbadge-check


					Polres Nabire Amankan 9 Mahasiswa Konvoi Pengibaran Bendera Bintang Kejora Perbesar

NABIRE – Polres Nabire mengamankan sembilan mahasiswa yang diduga terlibat dalam konvoi disertai pengibaran bendera Bintang Kejora pada Jumat sore, 28 November 2025 sekitar pukul 15.30 WIT. Konvoi berawal dari kawasan Tanah Merah, diduga merupakan bagian dari kegiatan perayaan wisuda sejumlah mahasiswa.

Kapolres Nabire, AKBP Samuel Tatiratu, menjelaskan bahwa rute konvoi tersebut bergerak dari Tanah Merah menuju Pasar Karang hingga Aurin. Kepolisian yang tengah meningkatkan patroli pengamanan jelang kalender kamtibmas penting tanggal 1, 10, dan 14 mengetahui adanya aksi konvoi beserta pengibaran bendera Bintang Kejora.

“Kami perintahkan anggota untuk melakukan blokade jalan guna mengamankan kelompok yang melakukan konvoi membawa bendera yang sempat viral tersebut,” jelas Kapolres.

Dalam proses pengamanan, polisi mengamankan sembilan orang, terdiri dari dua mahasiswi dan tujuh mahasiswa. Polisi juga menemukan satu dari mereka dalam keadaan mabuk. Saat upaya penyekatan di kawasan Jalan Ampera, salah satu pengendara menabrak anggota kepolisian hingga menyebabkan luka robek dan lebam pada petugas.

“Pelaku yang menabrak sempat terjatuh dan mengalami luka di bagian kepala sebelah kanan. Saat ini ditangani oleh dokter,” ungkap Kapolres.

Selain itu, beberapa sepeda motor yang digunakan dalam aksi tersebut turut diamankan. Sebagian peserta konvoi disebutkan melarikan diri, namun polisi memutuskan tidak melakukan pengejaran lebih lanjut dan hanya mengamankan kendaraan. Pemilik kendaraan dipersilakan mengambil kembali sepeda motornya dengan membawa dokumen kelengkapan seperti STNK, BPKB, dan lainnya.

Hingga saat ini, polisi masih mendalami motif dan tujuan para mahasiswa yang terlibat dalam konvoi maupun pengibaran bendera Bintang Kejora. Kapolres menegaskan bahwa jika terdapat anggota rombongan yang tidak terlibat, mereka akan dipulangkan usai pemeriksaan.

“Jika ada yang terbukti terlibat langsung, tentu akan kita proses. Tapi kalau hanya ikut saja, otomatis kita pulangkan,” tegasnya.

Sementara itu, situasi di lokasi kejadian telah kembali kondusif. Petugas yang mengalami luka masih dalam perawatan medis. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pemkab Puncak Salurkan Bansos Rp22,1 Miliar untuk Warga di 25 Distrik

25 Juni 2026 - 10:35 WIB

IMG 20260624 WA0016

Dinkes Deiyai Fokus Akreditasi 10 Puskesmas untuk Tingkatkan Pelayanan Kesehatan

25 Juni 2026 - 10:06 WIB

IMG 20260625 WA0084

Pos Peka Jadi Andalan Jaga Kamtibmas, Polres Mimika Gelar Lomba dan Siapkan Hadiah Pembinaan

25 Juni 2026 - 09:39 WIB

IMG 20260625 WA0048

Polres Mimika Gelar Anjangsana Jelang HUT Bhayangkara ke-80, Kunjungi Personel dan Bhayangkari yang Sakit Menahun

25 Juni 2026 - 09:32 WIB

IMG 20260625 WA0047

Kepala Suku Sosialisasikan PSN dan Manfaatnya ke Masyarakat Distrik Tingginambut

25 Juni 2026 - 09:22 WIB

IMG 20260625 WA0109
Trending di Headline