Menu

Mode Gelap
Piyos News Rayakan HUT ke-2, Perkuat Peran dari Papua Tengah hingga Nasional Bangun Keluarga Harmonis, Disdukcapil Mimika Sosialisasikan Nikah, Talak, Cerai, dan Rujuk DPD RI Sampaikan Respons atas Situasi Keamanan Papua, Dorong Penyelesaian Menyeluruh Natalius Pigai Soroti Insiden Berdarah di Papua Tengah, Minta Penyelidikan Menyeluruh Menteri HAM Tolak Pelaporan Jusuf Kalla, Dorong Penyelesaian Lewat Dialog Senator Papua Tengah Wilhelmus Pigai Soroti Temuan BPS: Penyaluran Bansos Harus Ketat Sesuai Kriteria

Headline

Polres Nabire Amankan 9 Mahasiswa Konvoi Pengibaran Bendera Bintang Kejora

Etty Welerbadge-check


					Polres Nabire Amankan 9 Mahasiswa Konvoi Pengibaran Bendera Bintang Kejora Perbesar

NABIRE – Polres Nabire mengamankan sembilan mahasiswa yang diduga terlibat dalam konvoi disertai pengibaran bendera Bintang Kejora pada Jumat sore, 28 November 2025 sekitar pukul 15.30 WIT. Konvoi berawal dari kawasan Tanah Merah, diduga merupakan bagian dari kegiatan perayaan wisuda sejumlah mahasiswa.

Kapolres Nabire, AKBP Samuel Tatiratu, menjelaskan bahwa rute konvoi tersebut bergerak dari Tanah Merah menuju Pasar Karang hingga Aurin. Kepolisian yang tengah meningkatkan patroli pengamanan jelang kalender kamtibmas penting tanggal 1, 10, dan 14 mengetahui adanya aksi konvoi beserta pengibaran bendera Bintang Kejora.

“Kami perintahkan anggota untuk melakukan blokade jalan guna mengamankan kelompok yang melakukan konvoi membawa bendera yang sempat viral tersebut,” jelas Kapolres.

Dalam proses pengamanan, polisi mengamankan sembilan orang, terdiri dari dua mahasiswi dan tujuh mahasiswa. Polisi juga menemukan satu dari mereka dalam keadaan mabuk. Saat upaya penyekatan di kawasan Jalan Ampera, salah satu pengendara menabrak anggota kepolisian hingga menyebabkan luka robek dan lebam pada petugas.

“Pelaku yang menabrak sempat terjatuh dan mengalami luka di bagian kepala sebelah kanan. Saat ini ditangani oleh dokter,” ungkap Kapolres.

Selain itu, beberapa sepeda motor yang digunakan dalam aksi tersebut turut diamankan. Sebagian peserta konvoi disebutkan melarikan diri, namun polisi memutuskan tidak melakukan pengejaran lebih lanjut dan hanya mengamankan kendaraan. Pemilik kendaraan dipersilakan mengambil kembali sepeda motornya dengan membawa dokumen kelengkapan seperti STNK, BPKB, dan lainnya.

Hingga saat ini, polisi masih mendalami motif dan tujuan para mahasiswa yang terlibat dalam konvoi maupun pengibaran bendera Bintang Kejora. Kapolres menegaskan bahwa jika terdapat anggota rombongan yang tidak terlibat, mereka akan dipulangkan usai pemeriksaan.

“Jika ada yang terbukti terlibat langsung, tentu akan kita proses. Tapi kalau hanya ikut saja, otomatis kita pulangkan,” tegasnya.

Sementara itu, situasi di lokasi kejadian telah kembali kondusif. Petugas yang mengalami luka masih dalam perawatan medis. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Antonius Kemong Terpilih Aklamasi, Siap Bawa KONI Mimika Fokus Pembinaan hingga Kampung

1 Mei 2026 - 07:27 WIB

IMG 20260501 WA0013

Musorkablub KONI Mimika Digelar, Bupati Ajak Benahi Tata Kelola dan Perluas Pembinaan Atlet

1 Mei 2026 - 06:43 WIB

20260501

400 Personel Gabungan Siaga, Pengamanan May Day di Mimika Diperketat

1 Mei 2026 - 05:49 WIB

IMG 20260501 WA0065

Semangat Persatuan Menggema di Timika, Barisan Merah Putih Papua Gelar Aksi Damai 1 Mei

1 Mei 2026 - 05:11 WIB

IMG 20260501 WA0037

Dana Otsus Papua Dipulihkan, Fokus pada Kualitas Belanja dan Target Pembangunan

30 April 2026 - 16:33 WIB

IMG 20260430 WA0045
Trending di Headline