Menu ✖

Mode Gelap
Senator Sopater Bawa Kasus Hilangnya Dua Warga Suku Mek Ke DPD RI, Desak Pengusutan Tuntas Dan Penegakan Hukum Yorrys Raweyai Dorong Aspirasi Daerah Menjadi Perhatian Nasional Wilhelmus Pigai Dorong Penguatan Hak Politik Orang Asli Papua melalui Kajian Regulasi Gubernur Meki Nawipa Tinjau Tambang Bawah Tanah Freeport, Pelajari Teknologi dan Operasional Pertambangan Empat Pejabat Tinggi Negara Turun ke Nabire, Tertibkan Tambang Emas Ilegal Natalius Pigai: Keberhasilan Pembangunan HAM Harus Dirasakan Langsung oleh Rakyat

Headline

Rakortek dan Pelatihan Penetapan Target SPM Digelar, Pemda Diminta Tingkatkan Mutu Layanan Dasar

Etty Welerbadge-check


					Rakortek dan Pelatihan Penetapan Target SPM Digelar, Pemda Diminta Tingkatkan Mutu Layanan Dasar Perbesar

TIMIKA — Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Bappeda menggelar Rapat Koordinasi Teknis (Rakortek) sekaligus Pelatihan Penetapan Target Penerima dan Mutu Layanan dalam Penerapan Standar Pelayanan Minimal (SPM). Kegiatan ini berlangsung pada Rabu (15/10/2025) di Ruang rapat Kantor Bappeda Mimika, Papua Tengah.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong dan diikuti oleh perwakilan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis yang menangani urusan wajib pelayanan dasar seperti pendidikan, kesehatan, sosial, perumahan, ketenteraman dan ketertiban umum, serta pekerjaan umum.

Img 20251015 wa0093

Dalam sambutannya, Wabup Emanuel Kemong  mengatakan bahwa penerapan SPM adalah mandat nasional yang bertujuan menjamin hak masyarakat terhadap pelayanan dasar yang berkualitas dan merata.

“Melalui Rakortek dan pelatihan ini, kita ingin memperkuat pemahaman dan komitmen OPD dalam menetapkan target penerima layanan serta memastikan mutu layanan sesuai indikator Standar Pelayanan Minimal,” ujar Emanuel.

Img 20251015 wa0087(1)

Sambutan Bupati Johannes Rettob yang disampaikan Wabup Emanuel Kemong menyampaikan, Standar Pelayanan Minimal (SPM) merupakan amanat dari undang-undang nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintah daerah yang menegaskan bahwa pemerintah daerah wajib memberikan pelayanan dasar kepada masyarakat.

SPM menjadi tolak ukur mutu pelayanan yang harus dipenuhi oleh pemerintah, daerah khususnya di bidang pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketentraman dan ketertiban umum serta sosial.

Penerapan SPM bukan hanya soal memenuhi kewajiban administratif, tetapi merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam menjamin hak-hak dasar warga negara. Oleh karena itu kegiatan ini menjadi sangat penting karena tidak hanya belajar memahami ketentuan teknis tetapi juga menyusun strategi yang tepat untuk menentukan target penerima layanan dan memastikan mutu layanan yang diberikan Sesuai dengan standar yang ditetapkan.

Melalui Rakortek dan pelatihan ini, saya berharap seluruh perangkat daerah terkait dengan urusan wajib pelayanan dasar dapat:

1. Memperkuat pemahaman terhadap kebijakan dan mekanisme penerapan SPM.

2. Menentukan target penerima layanan secara tepat sasaran berbasis data.

3. Meningkatkan koordinasi lintas sektor dalam mewujudkan pelayanan yang berkualitas dan merata.

4. Membangun komitmen bersama untuk mempercepat pencapaian indikator SPM di Kabupaten Mimika.

Kabupaten Mimika menghadapi tantangan geografis dan demografis yang kompleks, namun tantangan ini tidak boleh menjadi alasan untuk mengabaikan pelayanan dasar kepada masyarakat.

Sampai dengan triwulan ke-3 presentasi capaian SPM Kabupaten Mimika sebagai berikut :

1. Pendidikan 95,92%
2. Kesehatan 56,49 %
3. Pekerjaan umum 24,98%
4.  Perumahan Rakyat 81,25%
5. Trantibumlinmas 65,91%
6. Sosial 81,95%

“Saya harapkan untuk perangkat daerah yang capaiannya masih rendah agar segera melaporkan pelaksanaan penerapan SPM pada perangkat daerahnya,” harap Wabup.

Wabup mengajak kepada seluruh peserta untuk mengikuti kegiatan dengan sesungguh-sungguhnya, aktif berdiskusi dan membangun pemahaman yang komprehensif agar penerapan SPM di Kabupaten Mimika dapat berjalan efektif, terukur dan berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.

Dengan penuh harapan dan optimisme, semoga kegiatan ini memberikan manfaat besar bagi peningkatan kualitas pelayanan minimal di Kabupaten Mimika.

“Kegiatan ini juga bertujuan menyelaraskan rencana kerja dan anggaran perangkat daerah dengan capaian target SPM yang terukur,” tambahnya.

Peserta pelatihan dibekali dengan teknik perhitungan target penerima layanan, penyusunan indikator mutu layanan, serta pelaporan capaian SPM melalui sistem yang terintegrasi secara nasional. (Etty)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

PUPR Mimika Kejar Penyelesaian Pembangunan Jalan Hasanuddin 

6 November 2026 - 13:24 WIB

IMG 20261106 WA0044

Dishub Mimika Evaluasi Traffic Light, Perempatan Pin Seluler Jadi Prioritas

6 November 2026 - 13:15 WIB

IMG 20261106 WA0043

Ratusan Pelajar SMA YPPGI Wissel Meren Enarotali Ikut Edukasi dari KPA Paniai 

6 November 2026 - 13:06 WIB

IMG 20261106 WA0042

Dua Hari Pelatihan, Petani Puncak Jaya Belajar Kembangkan Kopi Berkualitas

6 November 2026 - 12:56 WIB

IMG 20261106 WA0036

Deinas Geley Pimpin PSSI Papua Tengah, Targetkan Pembinaan Pemain Muda hingga Tingkat Nasional

6 November 2026 - 12:46 WIB

IMG 20261106 214339
Trending di Headline