Menu ✖

Mode Gelap
Senator Sopater Bawa Kasus Hilangnya Dua Warga Suku Mek Ke DPD RI, Desak Pengusutan Tuntas Dan Penegakan Hukum Yorrys Raweyai Dorong Aspirasi Daerah Menjadi Perhatian Nasional Wilhelmus Pigai Dorong Penguatan Hak Politik Orang Asli Papua melalui Kajian Regulasi Gubernur Meki Nawipa Tinjau Tambang Bawah Tanah Freeport, Pelajari Teknologi dan Operasional Pertambangan Empat Pejabat Tinggi Negara Turun ke Nabire, Tertibkan Tambang Emas Ilegal Natalius Pigai: Keberhasilan Pembangunan HAM Harus Dirasakan Langsung oleh Rakyat

Headline

Gubernur Papua Tengah Buka Festival Budaya Pelajar dan Pameran Kriya 2025: “Satu Hati dalam Dunia Tifa”

Etty Welerbadge-check


					Gubernur Papua Tengah Buka Festival Budaya Pelajar dan Pameran Kriya 2025: “Satu Hati dalam Dunia Tifa” Perbesar

NABIRE – Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa, SH, secara resmi membuka Festival Budaya Pelajar dan Pameran Kriya Provinsi Papua Tengah Tahun 2025 yang berlangsung di bandara lama Nabire, Rabu (3/9/2025).

Kegiatan yang mengangkat tema “Satu Hati dalam Dunia Tifa” ini diikuti oleh pelajar SMA/SMK dari tujuh kabupaten di Papua Tengah. Festival menghadirkan lomba tari tradisional, konser seni, dan pameran kriya, sebagai ruang bagi generasi muda untuk mengekspresikan kreativitas sekaligus melestarikan budaya daerah.

Dalam sambutannya, Gubernur Nawipa menegaskan pentingnya generasi muda menjaga warisan budaya leluhur di tengah arus globalisasi.

“Papua Tengah kaya akan budaya. Kita memiliki tarian, lagu, bahasa daerah, hingga kerajinan yang diwariskan leluhur. Semua itu bukan hanya warisan, tetapi identitas dan kekuatan kita. Melalui festival ini, kita ingin memastikan generasi muda tetap mengenal akarnya, namun juga mampu berdiri tegak di era modern dengan identitas yang kuat,” ujar Nawipa.

Gubernur juga menyebut bahwa dentuman tifa menjadi simbol persatuan dan harmoni.

“Setiap bunyi tifa adalah ajakan untuk bergerak bersama, menari bersama, dan membangun masa depan Papua Tengah bersama,” tegasnya.

Ruang Ekspresi Generasi Muda

Festival Budaya Pelajar dan Pameran Kriya ini memiliki tujuan besar, antara lain menumbuhkan rasa bangga pelajar terhadap budaya lokal, memperkuat solidaritas antar sekolah dan kabupaten, serta menjadikan pelajar sebagai agen pelestari budaya.

“Anak-anak kita adalah duta budaya Papua Tengah. Dari tangan merekalah masa depan budaya ini ditentukan. Jangan pernah merasa minder menjadi orang Papua. Tunjukkan kepada dunia bahwa anak Papua Tengah bisa maju tanpa kehilangan akar budayanya,” pesan Gubernur Nawipa.

Apresiasi dan Harapan

Gubernur Papua Tengah juga menyampaikan apresiasi kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, para guru, panitia, serta seluruh peserta yang telah menyukseskan kegiatan tersebut.

Menurutnya, festival ini bukan hanya hiburan, melainkan ruang belajar dan dialog antarbudaya yang akan memperkuat karakter generasi muda Papua Tengah.

Acara yang berlangsung hingga beberapa hari ke depan ini diharapkan menjadi agenda tahunan untuk memperkokoh identitas, solidaritas, dan kreativitas generasi muda Papua Tengah. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

PUPR Mimika Kejar Penyelesaian Pembangunan Jalan Hasanuddin 

6 November 2026 - 13:24 WIB

IMG 20261106 WA0044

Dishub Mimika Evaluasi Traffic Light, Perempatan Pin Seluler Jadi Prioritas

6 November 2026 - 13:15 WIB

IMG 20261106 WA0043

Ratusan Pelajar SMA YPPGI Wissel Meren Enarotali Ikut Edukasi dari KPA Paniai 

6 November 2026 - 13:06 WIB

IMG 20261106 WA0042

Dua Hari Pelatihan, Petani Puncak Jaya Belajar Kembangkan Kopi Berkualitas

6 November 2026 - 12:56 WIB

IMG 20261106 WA0036

Deinas Geley Pimpin PSSI Papua Tengah, Targetkan Pembinaan Pemain Muda hingga Tingkat Nasional

6 November 2026 - 12:46 WIB

IMG 20261106 214339
Trending di Headline