Menu

Mode Gelap
Gubernur Meki Nawipa Siapkan Program “Bangkit Papua Tengah” untuk Percepat Penanganan 1.000 Balita Berisiko Stunting DPD RI Dorong Pengesahan RUU Daerah Kepulauan untuk Wujudkan Keadilan Pembangunan Maritim Perkuat Layanan Kesehatan di Pedalaman, Wilhelmus Pigai Serahkan Bantuan Obat Kemenkes RI ke Puskesmas Wangbe 700 Pelari Meriahkan Bhayangkara Fun Run 5K, Wujud Sinergi Polda Papua Tengah dan DPD BMP RI OPINI : Menggugat ke PTUN Tak Cukup Bermodal Somasi TKT Group Timika Raih 15 Medali di Thyres Taekwondo Championship 2026

Headline

Petrus Izaach Suripatty: Pansus Kemanusiaan untuk Cari Solusi, Bukan Cari Salah

Etty Welerbadge-check


					Petrus Izaach Suripatty: Pansus Kemanusiaan untuk Cari Solusi, Bukan Cari Salah Perbesar

NABIRE – Wakil Ketua II DPR Papua Tengah, Dr. Drs. Petrus Izaach Suripatty, M.Si, menegaskan bahwa penetapan Panitia Khusus (Pansus) Kemanusiaan bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk nyata tanggung jawab lembaga legislatif terhadap persoalan kemanusiaan di Papua Tengah.

Rapat Paripurna DPR Papua Tengah yang digelar di Ruang Rapat Utama pada Selasa (19/8/2025) resmi mengesahkan pembentukan Pansus Kemanusiaan. Suripatty menjelaskan, gagasan ini lahir dari kepedulian anggota dewan sejak awal masa jabatan.

“Saya pikir bahwa penetapan Pansus Kemanusiaan ini bukan suatu hal yang mengada-ada, tetapi pengejawantahan dari tugas dan tanggung jawab anggota legislatif. Sejak kami dilantik pada 6 November 2024, anggota dewan sudah melihat adanya tragedi kemanusiaan yang sangat butuh perhatian,” ungkap Suripatty kepada awak media usai penetapan pansus.

Ia menekankan, Pansus Kemanusiaan bukan dibentuk untuk mencari siapa yang salah atau benar, tetapi untuk memastikan adanya data yang akurat sebagai dasar mencari solusi nyata.

“Pansus ini tidak mencari kesalahan siapa benar siapa salah. Tetapi Pansus ini ingin mendapatkan data yang akurat, kredibel, dan terukur, sehingga ada solusi untuk mengatasi masalah kemanusiaan, termasuk soal pengungsi,” jelasnya.

Suripatty juga menyinggung langkah Pemerintah Provinsi Papua Tengah yang telah melakukan berbagai upaya dalam menangani pengungsi. Menurutnya, DPR melalui Pansus Kemanusiaan akan berperan penting dalam mengawal kebijakan tersebut agar lebih terarah.

“DPR perlu membuat satu alat kelengkapan dewan berupa Pansus supaya bisa lebih mengawal kegiatan ini. Intinya, kita ingin ada solusi nyata untuk persoalan kemanusiaan di Papua Tengah,” tegas Suripatty.

Dengan terbentuknya Pansus Kemanusiaan, DPR Papua Tengah berharap persoalan pengungsi dan berbagai isu kemanusiaan lainnya dapat ditangani dengan serius dan memberi dampak positif bagi masyarakat.(MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pelarian Berakhir, Pelaku Penganiayaan Berat di Mapurujaya Dibekuk Tim Babat Satreskrim Polres Mimika

21 Juli 2026 - 03:23 WIB

IMG 20260721 WA0003

Lomba Bertutur Cerita Rakyat Mimika Jadi Wadah Pembentukan Karakter Generasi Muda

21 Juli 2026 - 02:58 WIB

IMG 20260720 WA0051

Gubernur Meki Nawipa Siapkan Program “Bangkit Papua Tengah” untuk Percepat Penanganan 1.000 Balita Berisiko Stunting

21 Juli 2026 - 01:55 WIB

Poe5sxfxexbgb6v

Bupati Deiyai Tekankan Disiplin ASN, Penempatan Sesuai Kompetensi dan Percepatan Pembinaan CPNS, PPPK, THK2

20 Juli 2026 - 13:01 WIB

IMG 20260720 WA0050

Wabup Mimika Soroti Lambatnya Serapan Anggaran, OPD Diminta Perkuat Koordinasi

20 Juli 2026 - 12:54 WIB

IMG 20260720 WA0035
Trending di Headline