Menu

Mode Gelap
Komite IV DPD RI Siapkan Uji Kelayakan dan Kepatutan 23 Calon Anggota BPK Periode 2026–2031 Anggota BULD DPD RI Wilhelmus Pigai Soroti Pemerataan Pendidikan di Papua Wilhelmus Pigai: APBN 2027 Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat Daerah HUT ke-81 MPR-DPR, DPD Dorong Parlemen Perkuat Kolaborasi dan Aspirasi Rakyat IKB PMKJ Jabodetabek Tempa Generasi Muda Jayawijaya Jadi Calon Pemimpin Papua Wilhelmus Pigai Serahkan Hadiah Quiz HUT ke-81 RI untuk Pelajar hingga Mahasiswa

Headline

Petrus Izaach Suripatty: Pansus Kemanusiaan untuk Cari Solusi, Bukan Cari Salah

Etty Welerbadge-check


					Petrus Izaach Suripatty: Pansus Kemanusiaan untuk Cari Solusi, Bukan Cari Salah Perbesar

NABIRE – Wakil Ketua II DPR Papua Tengah, Dr. Drs. Petrus Izaach Suripatty, M.Si, menegaskan bahwa penetapan Panitia Khusus (Pansus) Kemanusiaan bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk nyata tanggung jawab lembaga legislatif terhadap persoalan kemanusiaan di Papua Tengah.

Rapat Paripurna DPR Papua Tengah yang digelar di Ruang Rapat Utama pada Selasa (19/8/2025) resmi mengesahkan pembentukan Pansus Kemanusiaan. Suripatty menjelaskan, gagasan ini lahir dari kepedulian anggota dewan sejak awal masa jabatan.

“Saya pikir bahwa penetapan Pansus Kemanusiaan ini bukan suatu hal yang mengada-ada, tetapi pengejawantahan dari tugas dan tanggung jawab anggota legislatif. Sejak kami dilantik pada 6 November 2024, anggota dewan sudah melihat adanya tragedi kemanusiaan yang sangat butuh perhatian,” ungkap Suripatty kepada awak media usai penetapan pansus.

Ia menekankan, Pansus Kemanusiaan bukan dibentuk untuk mencari siapa yang salah atau benar, tetapi untuk memastikan adanya data yang akurat sebagai dasar mencari solusi nyata.

“Pansus ini tidak mencari kesalahan siapa benar siapa salah. Tetapi Pansus ini ingin mendapatkan data yang akurat, kredibel, dan terukur, sehingga ada solusi untuk mengatasi masalah kemanusiaan, termasuk soal pengungsi,” jelasnya.

Suripatty juga menyinggung langkah Pemerintah Provinsi Papua Tengah yang telah melakukan berbagai upaya dalam menangani pengungsi. Menurutnya, DPR melalui Pansus Kemanusiaan akan berperan penting dalam mengawal kebijakan tersebut agar lebih terarah.

“DPR perlu membuat satu alat kelengkapan dewan berupa Pansus supaya bisa lebih mengawal kegiatan ini. Intinya, kita ingin ada solusi nyata untuk persoalan kemanusiaan di Papua Tengah,” tegas Suripatty.

Dengan terbentuknya Pansus Kemanusiaan, DPR Papua Tengah berharap persoalan pengungsi dan berbagai isu kemanusiaan lainnya dapat ditangani dengan serius dan memberi dampak positif bagi masyarakat.(MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Satu Identitas Terduga Pelaku Penganiayaan Maut di Mile 28 Sudah Dikantongi Polisi

7 September 2026 - 17:14 WIB

IMG 20260907 WA0004

Gubernur Nawipa : Masa Depan Papua Tengah Ditentukan Kualitas SDM

7 September 2026 - 17:11 WIB

IMG 20260907 WA0016

Kapolda Turunkan Tim Gabungan Selidiki Kebakaran Pasar Bopauda Paniai, 11 Orang Tewas

7 September 2026 - 17:05 WIB

IMG 20260907 WA0030

USWIM Nabire Rayakan Dies Natalis ke-22, Teguhkan Arah Menjadi Perguruan Tinggi Unggul dan Rujukan

7 September 2026 - 17:00 WIB

IMG 20260907 WA0036

18 Kepala Distrik Masuk Struktur KOK/D, KONI Mimika: Regulasi Keolahragaan Sudah Berubah

7 September 2026 - 16:53 WIB

IMG 20260907 WA0050
Trending di Headline