TIMIKA — Kepala Kampung Wakia, Frederikus Warawarin menyerahkan secara langsung bantuan bahan makanan tambahan (PMT) kepada masyarakat kampung pada, Kamis (7/8/2025). Kegiatan ini berlangsung di pinggiran sungai Kampung Wumuka, Distrik Mimika Barat Tengah, Kabupaten Mimika, Papua Tengah. Kegiatan ini disambut antusias oleh warga yang sampai saat ini masih hidup ditenda-tenda karena rumah dibakar saat kejadian Wakia satu tahun lalu.
Bantuan yang diserahkan berupa bahan makanan bergizi seperti, telur, kacang hijau, dan susu, yang diperuntukkan bagi ibu hamil, balita, serta warga lanjut usia guna mendukung peningkatan gizi masyarakat.
Dalam arahanya, Kepala Kampung Erik biasa disapa menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk perhatian pemerintah kampung terhadap kondisi kesehatan dan ketahanan pangan masyarakat.
“Kami berharap bantuan ini dapat bermanfaat dan membantu memenuhi kebutuhan gizi warga, khususnya bagi kelompok rentan seperti ibu hamil, balita, dan lansia,” ujar Erik.
Erik menambahkan, BMT ini bagian dari upaya pencegahan stunting di kampung Wakia.
“Kami ingin memastikan anak-anak kami dan ibu hamil mendapatkan asupan gizi yang cukup serta bisa tumbuh sehat,” tambahnya.
Ditambahkan Erik, ini juga adalah program kegiatan nasional. Sehingga kegiatan ini adalah tindak lanjut dari program Pemerintah yang akan rutin dilaksanakan. Harapannya makanan yang diserahkan bisa bermanfaat bagi ibu hamil, balita dan lansia.
Mewakili Ibu hamil, Dudiwina Inata dan Margareta Mawaniti mengatakan program ini membantu masyarakat khususnya ibu hamil, balita dan lansia.
“Makanan yang akan kami makan tentu akan menambah berat bayi dan kekuatan juga baik untuk kesehatan kami sampai lahiran. Terimakasih kepada Pemerintah khususnya Pemerintah Kampung Wakia,” katanya.
Perwakilan Lansia, Adolfina Tiriwauku mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kampung Wakia yang memperhatikan gizi dan kesehatan lansia. Pemberian makanan gizi ini bisa membuat lansia semakin sehat.
“Ini bukan hanya karena program tapi juga bentuk perhatian dan kepedulian kepada kami orang tua di kampung. Saya harap perhatian ini terus berjalan agar kesehatan kami lansia terus dipantau oleh kader yang dipercayakan oleh pemerintah kampung,” kata Adolfina.
Perwakilan Karang Taruna Kampung Wakia, Dania Yusuf dan Gerardina Kameubun Iri mengatakan jumlah ibu hamil yang telah didata sebanyak 5 orang, balita kurang lebih 40 anak, lansia kurang lebih 18 orang.
“Program ini baik dan kami akan siap membantu pemerintah khususya pemerintah kampung wakia dalam upaya pencegahan stunting dan penambahan gizi bagi masyarakat. Kegiatan ini akan berjalan setiap bulan selain Posyando,” katanya.
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis kepada beberapa perwakilan warga, disaksikan oleh aparat kampung, karang taruna, serta tokoh masyarakat setempat.
Masyarakat menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepedulian pemerintah kampung yang terus berupaya meningkatkan kesejahteraan warga melalui program-program langsung dan menyentuh kebutuhan dasar. (Etty Welerubun)






