TIMIKA – Kepala Kelurahan Inauga, Distrik Wania, Gerson Rumbarar, mengungkapkan antusias masyarakat terhadap program Kios Sampah semakin meningkat sejak dilaunching tahun lalu.
Warga yang semula ragu kini mulai merasakan manfaat langsung dari program penukaran sampah dengan sembako.
Adapun kios sampah ini sudah dimulai sejak November tahun lalu. Namun, kegiatan penimbangan sampah baru efektif berjalan pada Desember, dan memasuki Januari 2026. Hingga April 2026, warga telah menyetor hampir 4 ton lebih sampah ke penampung induk.
“Sampah yang kami kumpulkan antara lain botol aqua, kaleng bekas, dan karton. Sejak Januari sampai sekarang hampir 4 tinggal sudah banyak yang kami kirim ke bapak Haji Ilham selaku pengepul induk,” ujar Gerson saat diwawancarai.
Meskipun tidak ramai setiap hari, Gerson mengakui selalu ada warga yang datang menyetor sampah. Bahkan sebagian mereka sudah bisa menukar poin kumpulan sampah mereka dengan supermi, gorengan, beras, hingga minyak goreng.
“Ada warga yang sudah rutin, poinnya terkumpul. Setiap 1 kg sampah tersimpan di sistem. Nanti kalau mau tukar, tinggal lihat harga di aplikasi atau buku manual. Jadi ada dua sistem, digital dan catatan manual,” terangnya.
Ia berharap, program Kiso sampah ini terus berjalan dan menjadi solusi pengelolaan sampah sekaligus membantu ekonomi warga Kelurahan Inauga.Pemerintah Kelurahan Inauga terus melakukan edukasi kepada masyarakat.
“Kami sudah punya bank kecil di kelurahan. Warga bisa memilah botol aqua, kertas, atau karton. Kami juga sudah punya aplikasi di PlayStore. Warga tinggal download, daftar, lalu pilih mau dijemput atau antar sendiri ke kios,” pungkasnya. (Cr2)









