JAKARTA — Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Berkarya sukses menyelenggarakan Musyawarah Nasional (Munas) I Partai Berkarya pada 14–16 Juli 2025 di Jalan Gading Serpong Boulevard Barat, Jakarta. Munas pertama ini diikuti oleh seluruh Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) tingkat provinsi, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) kabupaten/kota, serta organisasi sayap Partai Berkarya se-Indonesia.
Kegiatan Munas I ini bertujuan untuk memperkuat konsolidasi internal partai, menyusun rencana kerja strategis, menyiapkan logistik dan administrasi partai secara menyeluruh, serta mempersiapkan Partai Berkarya untuk kembali menjadi peserta Pemilu 2029.
Salah satu keputusan penting dalam Munas ini adalah pemilihan Ketua Umum Partai Berkarya periode 2025–2029. Dalam suasana penuh kebersamaan, forum Munas secara aklamasi memilih Muhamad Ridwan Andreas sebagai Ketua Umum yang baru menggantikan kepengurusan sebelumnya.
“Kami mengucapkan selamat atas terpilihnya Bapak Muhamad Ridwan Andreas sebagai Ketua Umum Partai Berkarya periode 2025–2029. Kami yakin beliau mampu membawa Partai Berkarya lolos verifikasi dan kembali menjadi peserta Pemilu 2029,” ujar Ketua DPW Partai Berkarya Papua Tengah, Rohedi M Cahya, kepada media.
Rohedi menjelaskan bahwa para kader Partai Berkarya sempat diliputi kegelisahan menjelang berakhirnya masa berlaku SK Kemenkumham Nomor M.HH-28.AH.11.02 Tahun 2022 yang akan habis pada 31 Juli 2025. Namun, melalui Munas I ini, kegelisahan tersebut terjawab dengan terbentuknya kepengurusan baru yang sah secara internal.
“Kami para kader di semua tingkatan, mulai dari DPP, DPW se-Provinsi hingga Kabupaten, memberikan apresiasi kepada DPP periode 2019–2025 atas dedikasinya, dan juga kepada panitia Munas yang telah sukses menyelenggarakan Munas pertama dalam sejarah Partai Berkarya,” lanjut Rohedi.
Menurutnya, saat ini seluruh struktur partai mulai dari pusat hingga daerah sedang bersiap melanjutkan konsolidasi organisasi hingga ke tingkat akar rumput, yakni DPC, DPAC, dan ranting, guna menghadapi proses verifikasi sebagai peserta Pemilu 2029.
Sementara itu, dalam pidato perdananya sebagai Ketua Umum terpilih, Muhamad Ridwan Andreas menyampaikan komitmennya untuk membangun Partai Berkarya yang lebih solid dan progresif. Ia menyerukan kepada seluruh kader untuk mendukung penuh program-program nasional Presiden Prabowo Subianto.
“Sebagai bagian dari elemen strategis bangsa, Partai Berkarya memiliki tanggung jawab moral dan politik untuk bersinergi demi kemajuan Indonesia. Kita harus menjadi garda terdepan dalam mengawal visi besar Presiden Prabowo demi terwujudnya Indonesia yang kuat, mandiri, dan berkeadilan,” tegas Ridwan Andreas.
Dengan terselenggaranya Munas I ini, Partai Berkarya memasuki fase konsolidasi baru dan siap bertransformasi menjadi kekuatan politik yang lebih mapan dan berpihak pada kepentingan rakyat. (MB)






