TIMIKA – Pemerintah Daerah melalui Dinas Ketahanan Pangan Mimika kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) dengan menyediakan bahan pangan yang relatif lebih murah bagi masyarakat.
Kegiatan yang berlangsung di seputaran SP4,Distrik Wania ini dalam rangka stabilisasi harga pangan dan menekan laju inflasi tahun 2025.
Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Mimika, Evert Lukas Hindom dalam sambutannya mengatakan bahwa melalui kegiatan ini Pemda berharap masyarakat dapat memperoleh akses terhadap bahan pangan pokok dengan harga terjangkau, tanpa mengurangi kualitas dan kuantitasnya.
“Pemerintah juga berupaya memastikan ketersediaan pasokan yang memadai dan distribusi yang merata hingga ke pelosok distrik dan kampung di Kabupaten Mimika,” katanya.
Disampaikan juga bahwa kegiatan ini juga merupakan bentuk nyata dari kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha yang terus mendorong sinergi kebijakan untuk ketahanan pangan dan kestabilan ekonomi daerah.
“Mari kita wujudkan Mimika yang sejahtera, berdaulat pangan, dan kuat menghadapi tantangan inflasi. Semoga kegiatan gerakan pangan murah ini memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat,”ujar Evert.
Sementara itu Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Yulius Koga mengatakan bahwa tujuan dari GPM ini untuk menekan laju inflasi dan menjaga ke stabilitas harga pangan di Mimika.
“Hari ini merupakan hari ke-9, dan kita adakan di SP 4 karena sudah lama tidak masuk di sini,”katanya.
Dalam kesempatan tersebut, dirinya menambahkan bahwa akhir-akhir ini ada kenaikan inflasi pada komoditi beras.
“Harga beras masih tinggi, contohnya beras premium itu dijual dengan harga Rp18 ribu per kilo,”ungkap Yulius. (IT)






