Menu

Mode Gelap
OPINI : Menggugat ke PTUN Tak Cukup Bermodal Somasi TKT Group Timika Raih 15 Medali di Thyres Taekwondo Championship 2026 Ekspor Perdana Hasil Laut Mimika Jadi Langkah Baru Papua Tengah Menembus Pasar Global Pendidikan Jadi Kunci Masa Depan Papua, Meki Nawipa Apresiasi Beasiswa Puncak Cerdas Gubernur Papua Tengah Tetapkan BOSDA Pendidikan Gratis Tahun 2026, Ribuan Siswa Jadi Penerima Manfaat Bupati Yampit Nawipa, Kabupaten Paniai Raih Peringkat I Kinerja Penyaluran Dana Desa Terbaik di Papua Tengah

Headline

Tekan Laju Inflasi dan Menjaga Kestabilan Harga, GPM Terus Digelar Pemda

Etty Welerbadge-check


					Tekan Laju Inflasi dan Menjaga Kestabilan Harga, GPM Terus Digelar Pemda Perbesar

TIMIKA – Pemerintah Daerah melalui Dinas Ketahanan Pangan Mimika kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) dengan menyediakan bahan pangan yang relatif lebih murah bagi masyarakat.

Kegiatan yang berlangsung di seputaran SP4,Distrik Wania ini dalam rangka stabilisasi harga pangan dan menekan laju inflasi tahun 2025.

Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Mimika, Evert Lukas Hindom dalam sambutannya mengatakan bahwa melalui kegiatan ini Pemda berharap masyarakat dapat memperoleh akses terhadap bahan pangan pokok dengan harga terjangkau, tanpa mengurangi kualitas dan kuantitasnya.

“Pemerintah juga berupaya memastikan ketersediaan pasokan yang memadai dan distribusi yang merata hingga ke pelosok distrik dan kampung di Kabupaten Mimika,” katanya.

Disampaikan juga bahwa kegiatan ini juga merupakan bentuk nyata dari kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha yang terus mendorong sinergi kebijakan untuk ketahanan pangan dan kestabilan ekonomi daerah.

“Mari kita wujudkan Mimika yang sejahtera, berdaulat pangan, dan kuat menghadapi tantangan inflasi. Semoga kegiatan gerakan pangan murah ini memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat,”ujar Evert.

Sementara itu Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Yulius Koga mengatakan bahwa tujuan dari GPM ini untuk menekan laju inflasi dan menjaga ke stabilitas harga pangan di Mimika.

“Hari ini merupakan hari ke-9, dan kita adakan di SP 4 karena sudah lama tidak masuk di sini,”katanya.

Dalam kesempatan tersebut, dirinya menambahkan bahwa akhir-akhir ini ada kenaikan inflasi pada komoditi beras.

“Harga beras masih tinggi, contohnya beras premium itu dijual dengan harga Rp18 ribu per kilo,”ungkap Yulius. (IT)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Yayasan Keadilan Hukum Papua Tengah Desak Penegakan Hukum Humanis Pasca Insiden Berdarah di Intan Jaya

3 Juli 2026 - 03:18 WIB

IMG 20260703 WA0031

TIFA 2026 Resmi Dibuka, Budaya Papua Bersatu dalam Semangat “Tong Satu Tong Kuat”

3 Juli 2026 - 03:12 WIB

IMG 20260703 WA0005

Respon Kasus Malaria, Dinas Kesehatan Papua Tengah dan YSBH Gelar Workshop Penyelidikan Epidemiologi 1-2-5 di Nabire

3 Juli 2026 - 02:48 WIB

IMG 20260703 WA0089

GAMKI Nabire Gelar Seminar Wawasan Kebangsaan, Ajak Generasi Muda Perkuat Persatuan dan Jaga Papua Tengah Damai dalam Bingkai NKRI

3 Juli 2026 - 02:44 WIB

IMG 20260703 WA0071

Dekranasda, Perekda dan PKK Deiyai Kompak Ramaikan TIFA 2026 di Timika

3 Juli 2026 - 02:38 WIB

IMG 20260703 WA0005
Trending di Headline