Menu

Mode Gelap
Warga Dekai Pertahankan Fasilitas Kesehatan Yang Hampir Dibakar OTK DPD RI Tegaskan Ketimpangan Kebijakan Pertanahan, Mendesak Reforma Agraria Lebih Cepat Mendikdasmen dan BNN Perkuat Pendidikan Karakter Lewat Integrasi Kurikulum Anti Narkoba DPD RI Tegaskan Keseriusan Politik dan Kelembagaan Kawal Isu HAM di Papua Menko Polkam dan DPD RI Tegaskan Sinergi Pusat–Daerah untuk Kebijakan yang Lebih Efektif Setjen DPD RI Raih Predikat Wilayah Bebas Korupsi, Perkuat Reformasi Birokrasi dan Pelayanan Publik

Headline

Tekan Laju Inflasi dan Menjaga Kestabilan Harga, GPM Terus Digelar Pemda

Etty Welerbadge-check


					Tekan Laju Inflasi dan Menjaga Kestabilan Harga, GPM Terus Digelar Pemda Perbesar

TIMIKA – Pemerintah Daerah melalui Dinas Ketahanan Pangan Mimika kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) dengan menyediakan bahan pangan yang relatif lebih murah bagi masyarakat.

Kegiatan yang berlangsung di seputaran SP4,Distrik Wania ini dalam rangka stabilisasi harga pangan dan menekan laju inflasi tahun 2025.

Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Mimika, Evert Lukas Hindom dalam sambutannya mengatakan bahwa melalui kegiatan ini Pemda berharap masyarakat dapat memperoleh akses terhadap bahan pangan pokok dengan harga terjangkau, tanpa mengurangi kualitas dan kuantitasnya.

“Pemerintah juga berupaya memastikan ketersediaan pasokan yang memadai dan distribusi yang merata hingga ke pelosok distrik dan kampung di Kabupaten Mimika,” katanya.

Disampaikan juga bahwa kegiatan ini juga merupakan bentuk nyata dari kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha yang terus mendorong sinergi kebijakan untuk ketahanan pangan dan kestabilan ekonomi daerah.

“Mari kita wujudkan Mimika yang sejahtera, berdaulat pangan, dan kuat menghadapi tantangan inflasi. Semoga kegiatan gerakan pangan murah ini memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat,”ujar Evert.

Sementara itu Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Yulius Koga mengatakan bahwa tujuan dari GPM ini untuk menekan laju inflasi dan menjaga ke stabilitas harga pangan di Mimika.

“Hari ini merupakan hari ke-9, dan kita adakan di SP 4 karena sudah lama tidak masuk di sini,”katanya.

Dalam kesempatan tersebut, dirinya menambahkan bahwa akhir-akhir ini ada kenaikan inflasi pada komoditi beras.

“Harga beras masih tinggi, contohnya beras premium itu dijual dengan harga Rp18 ribu per kilo,”ungkap Yulius. (IT)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pascapenembakan di Boven Digoel, Wamendagri Minta Pemda Bantu Pengungsi dan Pastikan Layanan Publik Tetap Berjalan

16 Februari 2026 - 02:19 WIB

Img 20260214 wa0003

Warga Dekai Pertahankan Fasilitas Kesehatan Yang Hampir Dibakar OTK

14 Februari 2026 - 16:00 WIB

Img 20260214 wa0006

Terduga Pelaku Penganiayaan di Jalan Freeport Lama Akhirnya Menyerahkan Diri

14 Februari 2026 - 15:18 WIB

Img 20260214 wa0266

Perkuat Layanan Masyarakat, Kadis Kominfo Deiyai Salurkan Tiga Unit Starlink Kepada Warga Wagomani 

14 Februari 2026 - 15:13 WIB

Img 20260214 wa0282

Bupati dan Pemilik Tanah Buka Kembali Akses Jalan Petrosea Tembus Bandara Mozes Kilangin, Pastor Ibrani Gwijangge Memberkati Jalan 

14 Februari 2026 - 13:38 WIB

Screenshot 20260214 222928 gallery
Trending di Headline