DEIYAI – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Deiyai kembali ambil bagian dalam ajang nasional Timika Inside Festival of Art (TIFA) 2026 yang berlangsung pada 2–4 Juli 2026 di halaman Gedung Eme Neme Yauware, Timika, Kabupaten Mimika, Papua Tengah.
Pada festival tersebut, Dekranasda Deiyai bertekad mempertahankan prestasi setelah pada penyelenggaraan tahun sebelumnya berhasil meraih gelar juara umum.
Ketua Dekranasda Kabupaten Deiyai, Fransina Rumbiak Mote, mengatakan seluruh tim harus tampil maksimal dengan menjaga kekompakan, persatuan, kebersamaan, dan profesionalisme selama mengikuti festival.
“Tahun ini kita harus tampil maksimal lagi. Jaga kekompakan, persatuan, kebersamaan dalam tim, serta profesionalisme saat festival nanti, karena kita membawa nama baik Kabupaten Deiyai,” ujar Fransina kepada media ini, Kamis (2/7/2026).
Dalam ajang TIFA 2026, Dekranasda Deiyai berkolaborasi dengan Bagian Perekonomian Daerah (Perekda) dan Tim Penggerak PKK Kabupaten Deiyai. Ketiga unsur tersebut akan menampilkan berbagai potensi daerah melalui pertunjukan tari, karnaval budaya, bazar UMKM, dan fashion show.
Fransina menyebutkan seluruh persiapan, mulai dari materi penampilan hingga kesiapan tim, telah dilakukan agar Deiyai dapat memberikan penampilan terbaik.
“Sejauh ini kami sudah menyiapkan berbagai kebutuhan yang akan ditampilkan di Timika, termasuk kesiapan seluruh tim,” katanya.
Menurutnya, keikutsertaan Deiyai dalam festival berskala nasional ini bukan sekadar memenuhi undangan, tetapi menjadi kesempatan untuk memperkenalkan budaya dan produk unggulan daerah kepada masyarakat luas.
“Kita ke Timika bukan hanya untuk berpartisipasi, tetapi membawa misi memperkenalkan budaya serta UMKM asli Deiyai agar memiliki nilai tawar yang lebih baik di tingkat nasional,” ujarnya.
Festival TIFA 2026 diawali dengan Karnaval Mimpi pada hari pertama. Meski hujan mengguyur Kota Timika, antusiasme peserta tetap tinggi mengikuti pawai budaya yang berlangsung meriah. Puluhan stan turut memamerkan berbagai produk kerajinan tangan, busana, kuliner, minuman, dan hasil karya UMKM dari berbagai daerah.
Festival secara resmi dibuka oleh Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Pemerintah Kabupaten Mimika, Frans Bokeyau, didampingi Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Mimika, Samuel Yogi.
Usai pembukaan, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan Malam Talent bagi peserta Fashion Papua Culture Week dan Papua Plus Size sebagai ajang unjuk bakat para peserta. (SK)







