Menu

Mode Gelap
Gubernur Meki Nawipa Siapkan Program “Bangkit Papua Tengah” untuk Percepat Penanganan 1.000 Balita Berisiko Stunting DPD RI Dorong Pengesahan RUU Daerah Kepulauan untuk Wujudkan Keadilan Pembangunan Maritim Perkuat Layanan Kesehatan di Pedalaman, Wilhelmus Pigai Serahkan Bantuan Obat Kemenkes RI ke Puskesmas Wangbe 700 Pelari Meriahkan Bhayangkara Fun Run 5K, Wujud Sinergi Polda Papua Tengah dan DPD BMP RI OPINI : Menggugat ke PTUN Tak Cukup Bermodal Somasi TKT Group Timika Raih 15 Medali di Thyres Taekwondo Championship 2026

Headline

GenIUS Expo 2025 Sukses Digelar: Riset, Seni, dan Suara Anak Timur Menggema dari Tangerang untuk Nusantara

Etty Welerbadge-check


					GenIUS Expo 2025 Sukses Digelar: Riset, Seni, dan Suara Anak Timur Menggema dari Tangerang untuk Nusantara Perbesar

Lebih dari sekadar pameran riset, GenIUS Expo 2025 menjadi gerakan pendidikan dan penguatan potensi anak-anak Indonesia Timur untuk masa depan Indonesia yang setara dan bersinar

TANGERANG — Rangkaian GenIUS Research Expo (G-Expo) 2025 resmi berakhir pada 20 Juni 2025, setelah lima hari penuh semangat, inovasi, dan kolaborasi yang melibatkan anak-anak muda dari berbagai daerah Indonesia Timur.

Dengan mengusung tema “Carpe Omnia – Masa Depan Pendidikan dan Peluang Indonesia Timur,” acara ini tidak hanya menjadi panggung pameran riset, tetapi juga wadah ekspresi seni, diskusi, dan penguatan jejaring antar pelajar, peneliti, serta pemerintah.

Diselenggarakan di Ballroom Sekolah GenIUS, Tangerang, G-Expo 2025 menghadirkan lebih dari 100 riset ilmiah dari siswa-siswi cerdas Indonesia Timur, dengan topik-topik mencakup pendidikan, kesehatan, ekonomi lokal, dan pemanfaatan kekayaan hayati Nusantara.

Acara ini dibuka secara simbolis melalui pemukulan tifa oleh Dr. Yopi, Kepala Deputi Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIN), bersama pendiri Sekolah GenIUS, Bp. Bambang dan Ibu Sisilia, serta Direktur Esther K. Wirawan, M.Psi.

“Indonesia Timur adalah cahaya yang akan menyinari setiap sudut Nusantara. Kita harus percaya dan bekerja bersama untuk membangkitkan SDM-nya,” ujar Esther dalam sambutannya yang menginspirasi.

Salah satu karya riset paling menarik datang dari Gizka Maatita, siswi asal Ambon, yang mempresentasikan penelitian tentang salep berbahan daun meranti merah (Shorea leprosula) sebagai alternatif pengobatan gejala psoriasis. Penelitian tersebut langsung diapresiasi oleh Dr. Yopi yang juga menjadi pembicara utama hari itu.

Acara berlanjut dengan seminar interaktif dan diskusi panel bersama BRIN, menghadirkan Prof. Oos dan Bpk. Suarman, Ph.D., yang membuka ruang bagi para pelajar untuk berdialog langsung dengan para peneliti dan membangun jejaring pengembangan riset ke depan.

Hari ketiga ditandai dengan momen meriah GenIUS Expo Award, yang menghadirkan pemenang dari NTT dan Ambon ke panggung utama untuk menyampaikan esai dan orasi ilmiah. Antusiasme peserta semakin meningkat saat kompetisi GenIUS Boardgame digelar — sebuah inovasi edukatif yang mengasah logika, strategi, dan kreativitas siswa lewat permainan.

Hari keempat fokus pada workshop lanjutan tentang keterampilan riset, penulisan ilmiah, dan desain eksperimen. Kegiatan ini diselingi kelas paralel di mana siswa mempresentasikan hasil riset mereka layaknya ilmuwan dalam konferensi akademik.

Penutupan GenIUS Expo 2025 menjadi puncak inspirasi saat Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, yang juga Ketua Asosiasi Kepala Daerah se-Tanah Papua, hadir dan membagikan kisah hidupnya. Dalam talkshow inspiratif, ia menekankan pentingnya memanfaatkan setiap peluang dan tetap berakar pada nilai-nilai ketekunan dan keberanian untuk bermimpi.

“Anak-anak Timur punya potensi luar biasa. Pendidikan adalah jalan kita. Tapi jangan lupa, takut akan Tuhan itu fondasi hidup yang sejati,” pesan Meki Nawipa.

GenIUS Expo 2025 bukan hanya meriah dalam lima hari pelaksanaannya, namun menjadi simbol komitmen Sekolah GenIUS dalam transformasi pendidikan berbasis riset dan karakter. Melibatkan pelajar, peneliti, pemerintah, dan masyarakat, acara ini berhasil menciptakan ruang inklusif bagi anak-anak Indonesia Timur untuk tumbuh dan bersinar.

Walau acara telah usai, semangat “Carpe Omnia”— menangkap segala peluang —akan terus hidup dan menjadi energi perubahan dari Timur untuk Indonesia. G-Expo 2025 telah membuktikan, masa depan bangsa bisa dimulai dari ide-ide sederhana anak negeri yang berani bermimpi dan bertindak. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pelarian Berakhir, Pelaku Penganiayaan Berat di Mapurujaya Dibekuk Tim Babat Satreskrim Polres Mimika

21 Juli 2026 - 03:23 WIB

IMG 20260721 WA0003

Lomba Bertutur Cerita Rakyat Mimika Jadi Wadah Pembentukan Karakter Generasi Muda

21 Juli 2026 - 02:58 WIB

IMG 20260720 WA0051

Gubernur Meki Nawipa Siapkan Program “Bangkit Papua Tengah” untuk Percepat Penanganan 1.000 Balita Berisiko Stunting

21 Juli 2026 - 01:55 WIB

Poe5sxfxexbgb6v

Bupati Deiyai Tekankan Disiplin ASN, Penempatan Sesuai Kompetensi dan Percepatan Pembinaan CPNS, PPPK, THK2

20 Juli 2026 - 13:01 WIB

IMG 20260720 WA0050

Wabup Mimika Soroti Lambatnya Serapan Anggaran, OPD Diminta Perkuat Koordinasi

20 Juli 2026 - 12:54 WIB

IMG 20260720 WA0035
Trending di Headline