Menu

Mode Gelap
Wilhelmus Pigai Serahkan Hadiah Quiz HUT ke-81 RI untuk Pelajar hingga Mahasiswa Pigai Tegaskan 10 Persen Saham Freeport Harus untuk Papua Tengah Gubernur Meki Nawipa Siapkan Coffee Morning Bersama Wartawan di Nabire Ketua Komite III DPD RI Minta Pemerintah Beri Perhatian Lebih kepada Dosen PTS di Wilayah 3T Sekjen DPD RI Dorong Budaya Evaluasi untuk Perkuat Kinerja Birokrasi HUT ke-4 Papua Tengah Jadi Titik Awal Program BANGKIT untuk Generasi Sehat Papua

Headline

BPBD Mimika Lakukan Lokakarya Susun RBP

Etty Welerbadge-check


					BPBD Mimika Lakukan Lokakarya Susun RBP Perbesar

TIMIKA – Untuk merumuskan langkah-langkah konkret dalam penanggulangan bencana yang efektif dan terencana, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mimika lakukan lokakarya untuk menyusun Rencana Penanggulangan Bencana (RPB).

Kegiatan yang berlangsung di Hotel Grand Tembaga, Jumat (20/06/2025) secara resmi dibuka oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Mimika, Ananias Faot Faot yang mewakili Bupati Mimika.

Dalam sambutan Bupati Mimika yang dibacakan oleh Asisten I bahwa penyusunan dokumen RPB menjadi sangat penting sebagai landasan perencanaan strategis dalam pengurangan risiko bencana dan peningkatan kapasitas penanggulangan secara strategis, terarah dan terintegrasi.

Oleh Karena itu Pemkab Mimika menyambut baik dan mengapresiasi inisiatif pemerintah Kabupaten Mimika bersama BPBD yang telah memulai langkah penting ini.

“Kegiatan sosialisasi ini menjadi kunci untuk membangun pemahaman bersama, menyerap aspirasi dari berbagai pemangku kepentingan, serta memastikan bahwa dokumen yang dihasilkan benar-benar menjawab kebutuhan nyata masyarakat di lapangan,” ujarnya.

Lanjutnya, dokumen RPB bukan sekadar dokumen administratif, tetapi merupakan kerangka kerja kebijakan yang mengatur tentang bagaimana pemerintah daerah, masyarakat, dunia usaha, serta pemangku kepentingan lainnya dapat berperan secara kolaboratif dalam rehabilitasi-mitigasi, tanggap darurat, dan upaya kesiapsiagaan, rekonstruksi pasca bencana.

Penanggulangan bencana adalah tanggung jawab kita bersama. oleh karena itu, diperlukan keterlibatan aktif dari seluruh unsur Pemerintah, TNI POLRI, organisasi kemasyarakatan, lembaga keagamaan, akademisi, pelaku usaha, hingga masyarakat sipil.

“Penting bagi kita semua untuk memiliki satu visi, satu arah, dan satu komitmen yang kuat dalam membangun ketangguhan daerah terhadap bencana. Mari kita jadikan sosialisasi ini sebagai momentum peningkatan sinergi dan solidaritas dalam menjaga keselamatan dan berkelanjutan hidup masyarakat,” katanya.

Sementara ditambahkan Kabid Rehabilitasi dan Rekonstruksi Hence Suebu bahwa, Dokumen rencana penanggulangan bencana ini disusun untuk mengurangi resiko dan dampak bencana.

“Jadi kita susun bersama dokumen ini supaya kita bisa tau, daerah kita ini punya potensi bencana apa saja,” katanya.

Menurutnya, dalam penyusunan dokumen ini melibatkan semua OPD sehingga menjadi konsen bersama dalam penanggulangan bencana.

“Jadi ada keterlibatan seluruh OPD,”ungkapnya. (IT)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Wakapolda Papua Tengah: 350 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Dua Sektor

24 Agustus 2026 - 04:38 WIB

IMG 20260824 WA0007

Kemarau Mulai Mencekik Pesisir Mimika, Warga Amar hingga Kaipiraya Mulai Kesulitan Air

24 Agustus 2026 - 03:58 WIB

IMG 20260824 WA0015

Bunyi Tembakan di Mile 61 Tembagapura Belum Terbukti, Polisi Imbau Warga Tak Sebarkan Isu

24 Agustus 2026 - 03:36 WIB

IMG 20260824 WA0011

Situasi Jila Masih Kondusif, Polisi Terus Kejar Titik Terang Kasus Sembilan Warga yang Dibawah Paksa 

24 Agustus 2026 - 03:33 WIB

IMG 20260824 WA0011

Bupati Mimika Imbau Warga Tidak Bakar Sampah Sembarang Ditengah Ancaman El Nino dan Kekeringan

24 Agustus 2026 - 03:29 WIB

IMG 20260824 WA0014
Trending di Headline