Menu

Mode Gelap
Ketua Komite III DPD RI Minta Pemerintah Beri Perhatian Lebih kepada Dosen PTS di Wilayah 3T Sekjen DPD RI Dorong Budaya Evaluasi untuk Perkuat Kinerja Birokrasi HUT ke-4 Papua Tengah Jadi Titik Awal Program BANGKIT untuk Generasi Sehat Papua DPD RI Perkuat Budaya Pelayanan Publik Melalui Data Akurat dan SDM Profesional Gubernur Meki Nawipa Siapkan Program “Bangkit Papua Tengah” untuk Percepat Penanganan 1.000 Balita Berisiko Stunting DPD RI Dorong Pengesahan RUU Daerah Kepulauan untuk Wujudkan Keadilan Pembangunan Maritim

Headline

BPBD Mimika Lakukan Lokakarya Susun RBP

Etty Welerbadge-check


					BPBD Mimika Lakukan Lokakarya Susun RBP Perbesar

TIMIKA – Untuk merumuskan langkah-langkah konkret dalam penanggulangan bencana yang efektif dan terencana, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mimika lakukan lokakarya untuk menyusun Rencana Penanggulangan Bencana (RPB).

Kegiatan yang berlangsung di Hotel Grand Tembaga, Jumat (20/06/2025) secara resmi dibuka oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Mimika, Ananias Faot Faot yang mewakili Bupati Mimika.

Dalam sambutan Bupati Mimika yang dibacakan oleh Asisten I bahwa penyusunan dokumen RPB menjadi sangat penting sebagai landasan perencanaan strategis dalam pengurangan risiko bencana dan peningkatan kapasitas penanggulangan secara strategis, terarah dan terintegrasi.

Oleh Karena itu Pemkab Mimika menyambut baik dan mengapresiasi inisiatif pemerintah Kabupaten Mimika bersama BPBD yang telah memulai langkah penting ini.

“Kegiatan sosialisasi ini menjadi kunci untuk membangun pemahaman bersama, menyerap aspirasi dari berbagai pemangku kepentingan, serta memastikan bahwa dokumen yang dihasilkan benar-benar menjawab kebutuhan nyata masyarakat di lapangan,” ujarnya.

Lanjutnya, dokumen RPB bukan sekadar dokumen administratif, tetapi merupakan kerangka kerja kebijakan yang mengatur tentang bagaimana pemerintah daerah, masyarakat, dunia usaha, serta pemangku kepentingan lainnya dapat berperan secara kolaboratif dalam rehabilitasi-mitigasi, tanggap darurat, dan upaya kesiapsiagaan, rekonstruksi pasca bencana.

Penanggulangan bencana adalah tanggung jawab kita bersama. oleh karena itu, diperlukan keterlibatan aktif dari seluruh unsur Pemerintah, TNI POLRI, organisasi kemasyarakatan, lembaga keagamaan, akademisi, pelaku usaha, hingga masyarakat sipil.

“Penting bagi kita semua untuk memiliki satu visi, satu arah, dan satu komitmen yang kuat dalam membangun ketangguhan daerah terhadap bencana. Mari kita jadikan sosialisasi ini sebagai momentum peningkatan sinergi dan solidaritas dalam menjaga keselamatan dan berkelanjutan hidup masyarakat,” katanya.

Sementara ditambahkan Kabid Rehabilitasi dan Rekonstruksi Hence Suebu bahwa, Dokumen rencana penanggulangan bencana ini disusun untuk mengurangi resiko dan dampak bencana.

“Jadi kita susun bersama dokumen ini supaya kita bisa tau, daerah kita ini punya potensi bencana apa saja,” katanya.

Menurutnya, dalam penyusunan dokumen ini melibatkan semua OPD sehingga menjadi konsen bersama dalam penanggulangan bencana.

“Jadi ada keterlibatan seluruh OPD,”ungkapnya. (IT)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Program CSR Unggulan Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku Borong 5 Penghargaan ISRA 2026

7 Agustus 2026 - 14:48 WIB

IMG 20260807 WA0188

SD YPPK Waghete dan SD YAPIS Raih Juara I Lomba Cerdas Cermat HUT ke-81 RI Tingkat SD di Deiyai

7 Agustus 2026 - 14:34 WIB

IMG 20260807 WA0196

Regenerasi Kepemimpinan WKRI Paroki Segala Orang Kudus Diyai, Petornela Giyai Resmi Pimpin Periode 2026–2030

7 Agustus 2026 - 08:55 WIB

IMG 20260807 WA0014

Yayasan Harapan Nusantara Doutou Papua Siapkan Institut Kesehatan Anigou Nabire

7 Agustus 2026 - 08:51 WIB

IMG 20260807 WA0010

Jelang HUT Pramuka ke-65, Kwarcab Nabire Gelar Bakti Bersih Serentak di Sejumlah Titik 

7 Agustus 2026 - 08:42 WIB

IMG 20260807 WA0000
Trending di Headline