NABIRE – Pemerintah Provinsi Papua Tengah menegaskan komitmennya dalam mendorong transformasi pendidikan menengah yang lebih berkualitas dan berdaya saing. Salah satu langkah strategis yang diambil tahun ini adalah pengambilalihan dan pengembangan SMA Negeri Meepag yang kini berlokasi di Kimi, Distrik Teluk Kimi, Kabupaten Nabire, untuk dijadikan sekolah model unggulan di Papua Tengah.
Pernyataan ini disampaikan oleh Marthen Ukago, Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, saat membuka kegiatan Workshop Pengembangan Peta Jalan Pembelajaran Literasi Dasar dan PAUD Berkualitas yang Sensitif GEDSI (Gender, Disabilitas, dan Inklusi Sosial) di, Nabire, pada Selasa (10/6/2025). Ukago hadir mewakili Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, dalam kegiatan yang berlangsung dua hari tersebut.
“Tahun ini kita juga akan memulai mengambil alih SMA Meepago yang lokasinya ada di Kimi untuk menjadi sekolah model, unggul, bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Seperti yang saya sampaikan dalam Musrenbang tahun 2025 pada bulan Mei lalu,” ujar Ukago dalam sambutannya.
SMA Negeri Meepago sebelumnya berlokasi di area Pasar Sore Kalibobo, namun kini telah berpindah ke kawasan Kimi. Pemerintah Provinsi melihat langkah relokasi ini sebagai momentum untuk membangun fasilitas pendidikan yang lebih representatif, terintegrasi, dan inovatif dalam menjawab tantangan pendidikan menengah di wilayah tersebut.
Dalam konteks visi besar Papua Tengah untuk mewujudkan “Papua Tengah Emas” yang adil, bermartabat, dan berdaya saing, pendidikan menempati posisi kunci sebagai pilar pembangunan manusia. Oleh karena itu, Pemprov Papua Tengah menaruh perhatian khusus pada penguatan kualitas sekolah, mulai dari jenjang PAUD hingga menengah atas.
“Mari kita rancang pembangunan yang memberikan penghasilan dan kesejahteraan untuk rakyat. Pertemuan-pertemuan workshop seperti ini bukan hanya seremonial, tetapi juga bentuk kemitraan dan kerjasama nyata,” lanjut Ukago.
Dengan adanya komitmen Pemprov Papua Tengah terhadap sekolah unggulan seperti SMA Meepago, serta keberlanjutan praktik baik di tingkat PAUD, diharapkan pembangunan SDM Papua Tengah benar-benar mengakar dari tingkat paling dasar hingga menengah. (MB)






