TIMIKA – Sekelompok masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Pemuda Amungsa (APA) melakukan aksi protes menuntut Pemerintah Daerah untuk menyelesaikan tuntutan terkait seleksi CPNS 2024 untuk OAP. Aksi protes ini berlangsung di halaman SMPN 2 Mimika yang menjadi tempat tes tahap dua PPPK, Kamis (22/05/2025).
“Kami minta Bupati dan Wakil Bupati serta DPRK untuk segera menyelesaikan permintaan dari APA, karena tes seleksi CPNS 2024 tidak memihak kepada OAP. Jadi kami minta untuk tes saat ini dihentikan dulu,” kata Ketua APA Helois Kemong.
Menanggapi aksi protes dari APA, Kepala Bidang Informasi, pengadaan, pemberhentian, pembinaan dan kesejahteraan aparatur BKD Mimika Yulianus Pinimet menyampaikan bahwa aksi yang dilakukan ini menuntut agar formasi 280 tersebut diulang sesuai dengan jurusan mereka.
“Mereka minta ulang tes untuk formasi 280 itu harus sesuai dengan jurusan mereka, karena formasi tersebut itu tidak sesuai dengan jurusan mereka,” katanya.
Oleh karena itu kata Yulianus, dengan tidak ada jurusan yang dimiliki oleh mereka di formasi 280
maka formasi tersebut kosong atau hangus dan dikembalikan ke Pusat.
“Untuk CPNS formasi 280 tahun 2024 itu kewenangan mutlak ada dipusat. Saya juga sudah sampaikan agar tuntutannya itu disampaikan kepala BKD Pusat yang akan membuka tes hari ini,” katanya.
Pantauan wartawan dilapangan, aksi yang dilakukan oleh APA ini berjalan aman dan lancar dengan mendapat pengamanan dari pihak Kepolisian Mimika.
Terkait dengan hal ini, sekelompok masyarakat yang tergabung dalam Aliasi Pemuda Amungsa (APA) ini juga direncanakan akan bertemu langsung dengan Bupati Mimika pada Jumat (besok-red). (IT)






