Purwokerto – Universitas Jenderal Sudirman (UNSOED) bersama Yayasan Merah Putih Peduli (YMPP) resmi mengusulkan Raden Mas Margono Djojohadikusumo sebagai Pahlawan Nasional. Rabu, (26/02/2025).
Langkah ini ditandai dengan penyerahan buku berjudul “RM Margono Djojohadikusumo: Peran dan Sumbangsihnya dalam Membangun Pilar Stabilitas Ekonomi Bangsa” kepada Rektor UNSOED, Prof. Sodiq.
Buku yang merupakan karya YMPP ini diserahkan langsung oleh Ketua YMPP, Gus Hartono, bersama Karolus Rogger Evantino. Prof. Sodiq menyampaikan apresiasi tinggi atas inisiatif ini, menegaskan bahwa RM Margono, putra asli Banyumas, memiliki peran besar dalam membangun ekonomi Indonesia pasca-kemerdekaan.
Sebagai pendiri Bank Negara Indonesia (BNI 46) pada tahun 1946, RM Margono menjadi pionir dalam membangun sistem perbankan nasional. Langkahnya dianggap sebagai fondasi penting bagi stabilitas ekonomi Indonesia yang saat itu masih dalam kondisi tidak menentu.
Dalam dialog dengan Rektor UNSOED, Gus Hartono menekankan bahwa perjuangan RM Margono dalam bidang ekonomi sejalan dengan perjuangan Bung Karno dan Bung Hatta di ranah diplomasi dan politik. Ia mengajak generasi muda untuk meneladani semangat kolaborasi tersebut dalam membangun bangsa.
Sebagai bentuk konkret dari usulan ini, YMPP dan UNSOED akan menggelar seminar nasional pada 15 Maret 2025 di Auditorium UNSOED. Seminar ini bertujuan untuk mensosialisasikan kontribusi RM Margono dalam dunia perbankan serta mendorong pengakuan resminya sebagai Pahlawan Nasional.
Ke depan, YMPP dan UNSOED berkomitmen untuk terus berkolaborasi dalam program strategis lainnya demi kemajuan bangsa. “Kami siap mengisi ruang-ruang kosong yang belum tergarap oleh anak bangsa dalam membangun Indonesia,” tutup Gus Hartono.






