Menu

Mode Gelap
Komite IV DPD RI Siapkan Uji Kelayakan dan Kepatutan 23 Calon Anggota BPK Periode 2026–2031 Anggota BULD DPD RI Wilhelmus Pigai Soroti Pemerataan Pendidikan di Papua Wilhelmus Pigai: APBN 2027 Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat Daerah HUT ke-81 MPR-DPR, DPD Dorong Parlemen Perkuat Kolaborasi dan Aspirasi Rakyat IKB PMKJ Jabodetabek Tempa Generasi Muda Jayawijaya Jadi Calon Pemimpin Papua Wilhelmus Pigai Serahkan Hadiah Quiz HUT ke-81 RI untuk Pelajar hingga Mahasiswa

Headline

Komite III DPD RI Dorong Pelayanan Haji Tetap Optimal di Tengah Kebijakan Efisiensi

adminbadge-check


					Komite III DPD RI Dorong Pelayanan Haji Tetap Optimal di Tengah Kebijakan Efisiensi Perbesar

JAKARTA – Komite III DPD RI menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama RI, Hilman Latief, guna membahas penyelenggaraan ibadah haji tahun 2025. Dalam pertemuan ini, Komite III DPD RI menekankan pentingnya pelayanan haji yang optimal bagi jemaah Indonesia, meskipun terdapat kebijakan efisiensi.

Wakil Ketua Komite III DPD RI, Dailami Firdaus, menegaskan bahwa negara memiliki tanggung jawab untuk menjamin kelancaran ibadah haji sesuai amanat konstitusi. “Amanat konstitusi UUD 1945 Pasal 29 ayat (2) menyatakan bahwa negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agama dan beribadah. Oleh karena itu, peran negara sangat diperlukan dalam memastikan penyelenggaraan ibadah haji berlangsung dengan baik,” ujar Dailami dalam rapat yang berlangsung di DPD RI. Senin (17/2/2025) lalu.

Dalam kesempatan tersebut, Hilman Latief mengungkapkan bahwa Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) tahun 1446 H/2025 M mengalami penurunan menjadi Rp89.410.258,79, lebih rendah dibandingkan BPIH tahun sebelumnya yang mencapai Rp93.410.286,00. Penyesuaian ini turut berdampak pada biaya perjalanan ibadah haji (Bipih) yang harus dibayarkan oleh jemaah, dengan rata-rata turun dari Rp56.046.171,60 pada 2024 menjadi Rp55.431.750,78 pada 2025.

Terkait kuota haji, Hilman menyampaikan bahwa tahun 2025 akan tersedia 221.000 kuota, yang terdiri dari 203.320 jemaah reguler dan 17.680 jemaah haji khusus. Namun, jumlah petugas haji mengalami pengurangan signifikan, dari 4.600 petugas pada 2023 menjadi 2.210 pada 2025. “Kami menilai penurunan ini perlu dievaluasi, karena pelayanan optimal sangat bergantung pada jumlah petugas yang memadai,” jelasnya.

Menanggapi hal tersebut, Anggota DPD RI dari Maluku Utara, Hasby Yusuf, mempertanyakan kebijakan pengurangan kuota petugas. Menurutnya, dalam rapat kerja sebelumnya dengan Menteri Agama Nasaruddin Umar, telah disebutkan adanya rencana penambahan petugas haji demi meningkatkan pelayanan bagi jemaah. “Kami tidak ingin pengurangan ini berdampak pada penyelenggaraan haji. Pemerintah harus menepati komitmennya untuk menambah jumlah pendamping haji,” tegasnya.

Senada dengan itu, Anggota DPD RI dari Bengkulu, Destita Kharilisani, menyoroti beban kerja petugas haji yang cukup berat. Ia menyarankan agar pemerintah mempertimbangkan kerja sama dengan penyedia layanan haji swasta guna meningkatkan efisiensi dan kualitas layanan. “Jika memungkinkan, kerja sama dengan travel haji yang berpengalaman dapat menjadi solusi untuk memastikan pelayanan tetap optimal,” ujarnya.

Dalam rapat ini, Komite III DPD RI juga menekankan pentingnya pengawasan kesehatan jemaah haji. Dengan alokasi 5% kuota untuk jemaah lansia, faktor kesehatan harus menjadi prioritas agar jemaah dapat menjalankan ibadah dengan baik. “Banyak jemaah yang berangkat dalam kondisi kesehatan kurang prima, sehingga perlu perhatian lebih agar ibadah mereka berjalan lancar,” tambah Dailami.

Selain itu, Komite III DPD RI juga mencermati penurunan biaya penyelenggaraan ibadah haji. “Meskipun biaya turun, kualitas layanan bagi jemaah harus tetap meningkat, mulai dari akomodasi, transportasi, konsumsi, hingga pelayanan di Masyair,” imbuh Dailami.

Sebagai penutup, Dailami menegaskan bahwa Komite III DPD RI berkomitmen untuk terus mengawal kebijakan haji guna memastikan setiap jemaah mendapatkan pelayanan yang optimal. “Kami berharap pemerintah dapat menjamin seluruh aspek penyelenggaraan haji 2025 berjalan dengan baik demi kenyamanan dan keselamatan jemaah haji Indonesia,” tutupnya.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Gubernur Papua Tengah Komit Bangun Intan Jaya, Listrik 24 Jam hingga Bantuan Motor Ojek

17 September 2026 - 23:53 WIB

GUbernur Meki Nawipa

Pansus Papua DPD RI Soroti Konflik dan Pengungsian di Papua, Dorong Langkah Tegas Pemerintah

17 September 2026 - 21:54 WIB

20260917

Pigai Soroti Regulasi HAM yang Mandek di Setneg Selama 8 Bulan

17 September 2026 - 07:41 WIB

6aab800dddd87

Suahasil Nazara Tampung Masukan DPD RI untuk RAPBN 2027

17 September 2026 - 07:26 WIB

6aa7b69f0ac8b

DPD RI Dorong TKD 2027 Naik Jadi Rp760 Triliun, Perkuat Fiskal Daerah

17 September 2026 - 07:06 WIB

Ketua dpd ri sultan b najamuddin
Trending di Headline