JAKARTA – Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih Papua Tengah, Meki Nawipa dan Deinas Geley, menegaskan a untuk tidak menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dalam acara pelantikan mereka yang akan digelar pada 20 Februari 2025. Pernyataan ini disampaikan oleh Ketua Tim Pemenangan Meki Nawipa-Deinas Geley, Yoti Gire, dalam pesan tertulis yang diterima. Senin (10/2/2025).
Menurut Yoti, Meki Nawipa menilai bahwa penggunaan APBD untuk kegiatan seremonial seperti pelantikan bukanlah keputusan yang tepat. “Papua Tengah sebagai provinsi baru memerlukan banyak sumber daya untuk membangun berbagai sektor krusial, seperti pendidikan dan kesehatan,” ujar Yoti.
Ia menambahkan bahwa setiap dana yang berasal dari rakyat harus dimanfaatkan untuk kepentingan yang lebih besar dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat Papua Tengah. “Kami berkomitmen agar setiap rupiah yang berasal dari APBD digunakan secara efektif dan efisien demi kepentingan rakyat,” tegasnya.
Yoti juga menekankan bahwa kebutuhan utama masyarakat saat ini lebih berfokus pada pembangunan fundamental, sehingga tidak ada alokasi dana dari APBD untuk acara-acara seremonial. “Gubernur terpilih telah menegaskan bahwa anggaran daerah tidak akan digunakan untuk perayaan atau pesta pelantikan. Fokus utama kami adalah membangun Papua Tengah dari sektor-sektor yang mendasar,” pungkasnya.






