Menu

Mode Gelap
BULD DPD RI Uji Publik Regulasi Pendidikan Bali, Soroti Kewenangan Pusat dan Daerah Komite IV DPD RI Siapkan Uji Kelayakan dan Kepatutan 23 Calon Anggota BPK Periode 2026–2031 Anggota BULD DPD RI Wilhelmus Pigai Soroti Pemerataan Pendidikan di Papua Wilhelmus Pigai: APBN 2027 Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat Daerah HUT ke-81 MPR-DPR, DPD Dorong Parlemen Perkuat Kolaborasi dan Aspirasi Rakyat IKB PMKJ Jabodetabek Tempa Generasi Muda Jayawijaya Jadi Calon Pemimpin Papua

News

Ketua DPD RI Dorong Pemerintah Perkuat Peran BUMDes sebagai Koperasi Produksi

adminbadge-check


					Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Sultan B Najamuddin, Perbesar

Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Sultan B Najamuddin,

JAKARTA – Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Sultan B Najamuddin, mengajak Pemerintah untuk lebih serius mengoptimalkan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebagai basis pengembangan koperasi produksi. Menurutnya, koperasi produksi adalah solusi strategis untuk memperkuat perekonomian desa sekaligus mendukung program-program unggulan nasional.

“Koperasi adalah soko guru perekonomian nasional. Untuk itu, kami mendorong Pemerintah mengembangkan lebih banyak koperasi produksi di tingkat desa dengan melibatkan BUMDes. Koperasi produksi dapat menjadi pilar penting untuk program strategis seperti Makan Bergizi Gratis dan program transmigrasi,” ujar Sultan dalam keterangan persnya, Jumat (27/12).

Sultan menegaskan bahwa pembangunan koperasi produksi tidak bisa hanya menjadi tanggung jawab Kementerian Koperasi dan UKM semata. Perlu ada sinergi lintas kementerian, seperti Kementerian Pertanian, Kementerian Kelautan dan Perikanan, serta kementerian lain yang relevan.

“Agar koperasi benar-benar menjadi mesin penggerak ekonomi daerah, diperlukan kolaborasi gotong royong antar kementerian. Semua pihak harus bergerak bersama,” katanya.

Selain aspek kelembagaan, Sultan juga menyoroti pentingnya peningkatan kapasitas manajerial koperasi. Dia menyarankan agar koperasi melibatkan generasi muda yang melek teknologi dan memanfaatkan pendekatan digitalisasi untuk mempercepat inovasi dan efisiensi operasional.

“Kita bisa belajar dari negara-negara maju seperti Selandia Baru, di mana koperasi produksi menjadi kekuatan ekonomi yang bahkan mampu bersaing dengan korporasi besar,” jelas Sultan.

Ia juga mencontohkan keberhasilan koperasi susu sapi di Jawa Barat sebagai model koperasi produksi yang layak untuk dikembangkan lebih luas di berbagai daerah di Indonesia. “Kita perlu menggandakan model seperti ini dengan integrasi teknologi dan digitalisasi yang lebih baik ke depannya,” tambahnya.

Dalam konteks Musyawarah Nasional Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin), Sultan berharap forum tersebut menghasilkan gagasan dan strategi inovatif untuk menciptakan koperasi yang lebih maju, produktif, dan modern. “Saya optimis koperasi Indonesia dapat menjadi lokomotif pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,” tutupnya.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

John Gobai Ingatkan Kepala Suku Papua: Jangan Lagi Berikan Marga dan Gelar Adat Sembarangan

21 September 2026 - 10:18 WIB

IMG 20260921 WA0023

John Gobai: Perdasus OAP Nomor 14 Tahun 2026 Akan Dibahas untuk Direvisi

21 September 2026 - 10:07 WIB

IMG 20260921 WA0022

DPR Papua Tengah Imbau OAP Manfaatkan Layanan Kesehatan di 5 Klinik dan 8 RSUD Yang Didukung Dana OTSUS 

21 September 2026 - 09:48 WIB

IMG 20260921 WA0019

TNI Hadir Bersama Rakyat, Lanal Timika Gelar Bakti Sosial di Kampung Nawaripi

21 September 2026 - 09:38 WIB

IMG 20260921 183711

Personel Polres Mimika Raih Kompolnas Awards 2026, Dedikasi di Wilayah Konflik Berbuah Penghargaan

21 September 2026 - 09:29 WIB

IMG 20260921 182730
Trending di Headline