TIMIKA – Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Mimika, Elisabeth Cenawatin, menyatakan pihaknya akan fokus mengembangkan situs-situs budaya yang ada di Kabupaten Mimika, khususnya di Kokonao. Hal ini dilakukan sebagai langkah untuk melestarikan warisan sejarah dan budaya daerah.
“Untuk budaya sendiri, ada beberapa situs di Kokonao, termasuk gereja dan peninggalan seperti pastoran. Kemarin SK (Surat Keputusan) sudah keluar untuk beberapa situs budaya di Kabupaten Mimika,” ujar Elisabeth, usai pembukaan kejuaraan Tenis Meja Bupati Cup di Gor Futsal, SP2, Senin (16/12/2024).
Elisabeth menjelaskan, situs-situs tersebut memiliki nilai sejarah yang penting dan berpotensi menjadi daya tarik wisata budaya. Meski begitu, pengembangan sektor budaya ini memerlukan penataan dan perbaikan di berbagai aspek.
“Kita akan kembangkan juga dari pariwisata sendiri, nanti kita lihat ke depan. Soalnya ini banyak yang harus kita benahi sama-sama,” jelasnya.
Ia menambahkan, Disparbudpora akan berfokus terlebih dahulu pada potensi yang sudah ada sebelum melanjutkan rencana ke tahap berikutnya, termasuk melakukan kunjungan langsung ke lokasi-lokasi terkait.
Langkah pengembangan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pelestarian budaya sekaligus menarik wisatawan untuk mengenal lebih dekat kekayaan sejarah Kabupaten Mimika.
“Untuk saat ini, saya bicara yang sudah ada dulu. Nanti selanjutnya baru kita jalan untuk melihat langsung,” pungkasnya. (Mercy)






