Menu

Mode Gelap
BULD DPD RI Uji Publik Regulasi Pendidikan Bali, Soroti Kewenangan Pusat dan Daerah Komite IV DPD RI Siapkan Uji Kelayakan dan Kepatutan 23 Calon Anggota BPK Periode 2026–2031 Anggota BULD DPD RI Wilhelmus Pigai Soroti Pemerataan Pendidikan di Papua Wilhelmus Pigai: APBN 2027 Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat Daerah HUT ke-81 MPR-DPR, DPD Dorong Parlemen Perkuat Kolaborasi dan Aspirasi Rakyat IKB PMKJ Jabodetabek Tempa Generasi Muda Jayawijaya Jadi Calon Pemimpin Papua

Hukrim

Ketua DPD RI Dukung Penuh Upaya Pemerintah Usut Mafia Judi Online

adminbadge-check


					Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Sultan Bachtiar Najamudin Perbesar

Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Sultan Bachtiar Najamudin

JAKARTA – Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Sultan Bachtiar Najamudin, menyampaikan dukungan penuh terhadap langkah pemerintah dalam mengusut tuntas jaringan mafia judi online. Dalam pernyataannya, Sultan menyoroti besarnya dampak negatif dari aktivitas ilegal ini, baik dari segi ekonomi maupun sosial.

“Judi online ini luar biasa, perputaran uangnya sangat besar. Korbannya adalah masyarakat, terutama mereka yang saat ini membutuhkan program-program pemerintah seperti swasembada pangan dan energi. Dana untuk itu harus dicari, salah satunya dengan memberantas praktik seperti ini,” ujar Sultan, Minggu (19/11).

Sultan juga menyinggung data dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) yang menunjukkan jumlah transaksi judi online mencapai ribuan hingga miliaran. Menurutnya, hal ini menunjukkan bahwa ekosistem judi online sangat luas dan melibatkan banyak pihak, mulai dari sistem pembayaran, perbankan, hingga para bandar.

“Jangan hanya mengejar pelaku kecil, ekosistemnya harus dibersihkan. Bayangkan, setiap transaksi pasti ada yang menikmati hasilnya. Siapa yang mengutip itu? Harus diusut tuntas,” tegasnya.

Sultan menambahkan, dirinya tidak akan segan mendorong pengusutan terhadap siapapun yang terlibat, termasuk jika ada anggota DPD RI yang terlibat dalam praktik ini. Ia bahkan membuka peluang membentuk panitia khusus (pansus) untuk memperkuat pengawasan dan pengungkapan kasus.

“Saya punya fungsi yang melekat di konstitusi. Jika diperlukan, kita bisa saja membentuk pansus. Negara kita membutuhkan dana, dan ini saatnya kita bersih-bersih untuk mempersiapkan era baru. Proses transisi ini harus kita jalani dengan baik,” tandasnya.

Ketua DPD RI juga menyambut positif dukungan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto terhadap upaya pemberantasan judi online, seraya menegaskan pentingnya sinergi antar-lembaga negara dalam menuntaskan kasus ini.

Menurut Sultan, langkah ini tidak hanya penting untuk memberantas kejahatan, tetapi juga untuk memperkuat keuangan negara demi kesejahteraan rakyat.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Sejumlah Usulan OPD Belum Terakomodasi di APBD Perubahan 2026, Bupati Mimika: Masih Dibahas Internal

21 September 2026 - 07:19 WIB

IMG 20260921 WA0009

Polisi Ungkap Pembunuhan di Kamar Kos Jalan Kelimutu, Terduga Pelaku Diamankan

21 September 2026 - 01:13 WIB

IMG 20260921 WA0004

Tawuran di Jalan WR Supratman Dibubarkan, Lima Pemuda Diamankan

20 September 2026 - 09:40 WIB

IMG 20260920 WA0016

Operasi Antik Noken Sasar THM Mimika, Puluhan Pekerja Diperiksa

20 September 2026 - 09:30 WIB

IMG 20260920 WA0022

Dinkes Mimika Mendekatkan Diagnosis TB ke Warga Pesisir dan Pedalaman Mimika

19 September 2026 - 16:02 WIB

IMG 20260919 WA0010
Trending di Headline