Menu

Mode Gelap
DPD RI Sampaikan Respons atas Situasi Keamanan Papua, Dorong Penyelesaian Menyeluruh Natalius Pigai Soroti Insiden Berdarah di Papua Tengah, Minta Penyelidikan Menyeluruh Menteri HAM Tolak Pelaporan Jusuf Kalla, Dorong Penyelesaian Lewat Dialog Senator Papua Tengah Wilhelmus Pigai Soroti Temuan BPS: Penyaluran Bansos Harus Ketat Sesuai Kriteria Breaking News : Ruang Terpadu RSUD Paniai Terbakar Hangus DPD RI Dorong Percepatan RUU Bahasa Daerah, Ratusan Bahasa Terancam Punah

Headline

Sejumlah Guru Didatangkan, Beri Pengajaran Anak Korban Erupsi Lewotobi

Etty Welerbadge-check


					Sejumlah Guru Didatangkan, Beri Pengajaran Anak Korban Erupsi Lewotobi Perbesar

TIMIKA – Sejumlah guru didatangkan untuk memberikan pengajaran kepada anak-anak korban erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki yang saat ini terpaksa tinggal tempat di pengungsian di Kabupaten Flores Timur dan Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT).

“Semua disiapkan per hari ini. Jangan sampai anak ini terputus pendidikannya,” kata Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto dalam siaran konferensi pers penanganan dampak erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki yang diikuti dari Jakarta, Kamis.

Suharyanto menjelaskan BNPB telah menyiapkan tenda darurat yang khusus untuk difungsikan sebagai kelas bagi anak-anak korban bencana belajar. Sementara pihak Dinas Pendidikan tingkat provinsi maupun kabupaten/kota yang mendatangkan guru-guru tersebut.

“Kementerian terkait yang akan memberikan teknisnya bagaimana,” ucap Suhariyanto.

Berdasarkan data Pusdalops BNPB, tercatat setidaknya korban terdampak mencapai 10.295 orang atau 2.734 Kepala Keluarga (KK). Mereka merupakan warga dari beberapa desa di tiga kecamatan yaitu Ile Bura, Titehena, dan Wulanggitang, yang menjadi korban terdampak erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki pada Senin (4/11) dini hari.

Meski belum menjelaskan secara rinci berapa jumlah anak usia sekolah yang terdampak, tapi BNPB memastikan saat ini telah mendirikan pengungsian yang layak dan tersebar sebanyak enam titik di Flores Timur dan Kabupaten Sikka.

Sampai dengan Kamis pagi tercatat masing-masing untuk Flores Timur pengungsian berada di Desa Lewolaga (693 orang pengungsi), Desa Hokeng (639 orang), dan Desa Konga (1.372 orang). Di Kabupaten Sikka total ada sebanyak 1.790 orang pengungsi dari tiga lokasi pengungsian yang disediakan pemerintah. (Red)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

LEMASKO Harap Kunjungan Wapres Gibran Rakabuming Raka di Timika Dorong Penyelesaian Kapiraya dan Penataan Pelabuhan Pomako

21 April 2026 - 08:41 WIB

Screenshot 20260421 174052 Gallery

Berusaha Melawan Untuk Kabur, Satu Anggota KKB Terpaksa Dilumpuhkan

21 April 2026 - 07:52 WIB

IMG 20260421 WA0022

Dukung Kemajuan Pendidikan, Polisi Antar-Jemput Siswa di Kapiraya 

21 April 2026 - 07:48 WIB

IMG 20260421 WA0020

Penutup Seminar, DPD RI Ajak Masyarakat Bangga dan Peduli Masa Depan Papua Tengah

21 April 2026 - 06:55 WIB

IMG 20260421 WA0014

DPD RI Sampaikan Respons atas Situasi Keamanan Papua, Dorong Penyelesaian Menyeluruh

21 April 2026 - 06:54 WIB

IMG 20260421 WA0035
Trending di Headline