Menu

Mode Gelap
Natalius Pigai Serukan Model Demokrasi Tanpa Sekat: Pelajaran dari Papua untuk Indonesia Batas Aktivasi Rekening PIP 2025 Resmi Diperpanjang hingga 13 Maret 2026 Komite III DPD RI Apresiasi Program Kemenkes, OAP Papua Diprioritaskan Jadi Tenaga Medis OPINI : Saat Vatikan Menjaga Jarak, Indonesia Memasuki Arena Natalius Pigai: Komnas HAM Akan Bekerja Seperti KPK, Boleh Bentuk Unit Penyidikan HAM Wilhelmus Pigai Fasilitasi Nobar Refleksi 1 Tahun Kepemimpinan Papua Tengah, Libatkan Siswa dan Mahasiswa

Headline

Monitoring Titik Koordinat, KPU Pastikan Syarat Pendirian TPS Sudah Terpenuhi

Etty Welerbadge-check


					Monitoring Titik Koordinat, KPU Pastikan Syarat Pendirian TPS Sudah Terpenuhi Perbesar

TIMIKA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mimika bersama tim Penegakkan Hukum Terpadu (Gakumdu), melakukan monitoring ke lokasi TPS. Berdasarkan titik koordinat yang diberikan serta memastikan syarat pendirian TPS, tim menilai sudah sesuai ketentuan.

Hari pertama monitoring KPU bersama tim fokus monitoring di Distrik Mimika Baru, dengan pertimbangan jumlah TPS terbanyak berada di dalam kota serta 5 Distrik lainnya.

Komisioner KPU Divisi Data, Budiono mengatakan, setelah KPU mengumpulkan PPS dalam penguatan kapasitas badan Adhoc sekaligus menentukan titik koordinat TPS. KPU ingin memastikan lokasi TPS sudah sesuai dengan titik koordinat.

Kita pastikan bahwa titik koordinat itu sudah sesuai dengan perundang-undangan dan juga dekat dengan pemilih,” kata Budiono melalui sambungan telepon, Senin (14/10) malam.

Tidak hanya mengecek titik koordinat, KPU dan tim juga memastikan beberapa syarat pendirian TPS sudah sesuai atau belum. Apabila syarat-syarat tersebut tidak terpenuhi maka dilakukan pergeseran lokasi TPS.

Makanya KPU melibatkan pihak Gakkumdu, Bawaslu, Kejaksaan dan Kesbangpol didampingi PPS, kita turun untuk pastikan tempatnya layak tidak. Kalau pakai rumah warga apakah sudah ijin atau belum. Sementara sebagian besar lokasi TPS sudah sesuai dengan koordinat.

“Ada beberapa yang kita temukan titik koordinat yang kita punya ini tidak sesuai, tempatnya sesuai, cuma pada saa menentukan titik itu yang mereka keliru, ada juga yang pendirian TPS tidak sesuai ditempatkan ditengah jalan, jadi tim minta untuk digeser,” ungkapnya.

Monitoring akan dilanjutkan hari rabu dengan rute 5 distrik lainnya, yaitu Distrik Wania, Distrik Iwaka, Distrik Kuala Kencana, Distrik Mimika Timur, Distrik Kwamki Narama.

Kalau untuk pesisir dan pegunungan  nyaris semua kampung itu satu TPS jadi pergeserannya tidak terlalu jauh. Kita fokus di tempat-tempat yang TPSnya banyak,” ungkapnya. (Mercy)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Konflik Timur Tengah, Keberangkatan Umroh Sementara Dipending

13 Maret 2026 - 13:54 WIB

IMG 20260313 WA0010

Penulis Buku Kontekstual Papua: Pembelajaran Harus Dekat dengan Kehidupan Siswa

13 Maret 2026 - 11:28 WIB

IMG 20260313 WA0224

John NR Gobai: Prioritaskan Anak Asli Papua dalam Jabatan Strategis, Wujudkan Pembangunan Berbasis Lokal Sesuai Amanat PP 106/2021

13 Maret 2026 - 11:24 WIB

IMG 20260313 WA0223

Pemprov Papua Tengah Lanjutkan Program Sekolah Gratis, Fokus Dorong Anak Papua Tetap Bersekolah

13 Maret 2026 - 11:19 WIB

IMG 20260313 WA0185

Pemprov Papua Tengah Sosialisasikan Buku Pembelajaran Kontekstual di SMA Negeri Meepago Nabire

13 Maret 2026 - 11:07 WIB

IMG 20260313 WA0183
Trending di Headline