MIMIKA – Menangkan pasangan Calon Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa dan Deinas Geley,tim relawan Kabupaten Mimika bereaksi cepat membentuk tim tingkat distrik.
Tim relawan dengan jargon”MeGe” ini pada Kamis malam(5/9/2024) bertempat disalah satu hotel di jalan Cenderawasih, menyusun struktur tim pemenangan di masing-masing distrik wilayah kota Timika yang berpotensi dapat meraup suara terbanyak pada Pemilihan mendatang seperti Distrik Mimika Baru,Kuala kencana, Tembagapura,Wania dan lainnya.

Suasara Pembentukan Tim Relawan Mege
Sebagaimana disampaikan kordinator Tim relawan Kabupaten Mimika Agustunus Roya.
” Hari ini tim relawan Mege menentukan tim struktur untuk mendukung kepemimpinan MeGe di Kabupaten Mimika.
Tentunya kami yang ada di Timika ini akan berusaha memenangkan MeGe di Kabupaten ini. Jadi tadi itu kami dipercayakan sebagai ketua tim relawan telah membentuk tim untuk ditingkat distrik,” tutur Agustinus Roya.
Setelah membentuk tim tingkat distrik lanjut Agustinus, tim pemenangan dalam waktu satu sampai dua hari akan membentuk komposisi tim pada tingkat kelurahan dan kampung.
” Selanjutnya sudah terbentuk maka kami punya schedule untuk menentukan dan menyusun strategi-strategi lain dalam memenangkan MeGe didalam Pilkada Gubernur Papua Tengah,”sambungnya.
Ia juga menjelaskan, dari 18 distrik yang ada di wilayah kota Timika, sudah dibentuk tim di tujuh Distrik. Seperti Distrik Mimika Baru,Kuala kencana, Tembagapura,Wania dan lainnya.

Suasara Pembentukan Tim Relawan Mege
” Dimana tujuh distrik ini yang memiliki DPT tertinggi di dalam kota dan sekitarnya. Tujuh distrik ini yang kita prioritaskan karena distrik ini mempunyai DPT terbanyak. Jadi artinya ke tujuh Distrik ini kita sudah menang dipastikan bahwa pemenangnya bisa diketahui bahwa orang yang mendapatkan suara terbanyak di tujuh distrik,”ucap Roya.
Tim relawan yang telah dibentuk sejak tiga bulan ini bertugas mensosialisasikan” MeGe” dan telah mendapatkan banyak simpati dari Masyarakat Mimika.
” MeGe ini sudah menjadi bagian cerita dari mulut ke mulut dan itu tidak menjadi kemudahan bagi Mege untuk mendapatkan suara terbanyak di Mimika. Kami sendiri relawan ini target 65 persen untuk Kabupaten Mimika tentunya target 65 persen suara ini tidak semudah membalikkan telapak tangan tapi memang harus maksimal kerja.Tim terpilih bukan hanya kerja maksimal tapi didukung dengan doa karena suara terbanyak saja tidak cukup tapi Tuhanlah yang menentukan pemimpin untuk Papua Tengah.Itulah salah satu modal Mege,”ujarnya.
Sebagai ketua tim,dirinya berkisah tentang sosok MeGe yang humble.
” Ketika beberapa bulan lalu ketemu sangat bermasyarakat dan tentang agama juga kuat juga kedekatannya dengan Masyarakat dan beliau sangat rendah hati dan ini figur yang dibutuhkan oleh Papua tengah,”ungkapnya.
Sebagai Daerah Otonomi Baru( DOB) ia berharap masyarakat menjatuhkan pilihannya kepada MeGe,pemimpin yang rendah hati,takut akan Tuhan dan mempersatukan masyarakat,tidak hanya orang Asli Papua( OAP) namun secara luas masyarakat dalam kemajukkan yang berbeda-beda.( Zen)






