Menu

Mode Gelap
Natalius Pigai Serukan Model Demokrasi Tanpa Sekat: Pelajaran dari Papua untuk Indonesia Batas Aktivasi Rekening PIP 2025 Resmi Diperpanjang hingga 13 Maret 2026 Komite III DPD RI Apresiasi Program Kemenkes, OAP Papua Diprioritaskan Jadi Tenaga Medis OPINI : Saat Vatikan Menjaga Jarak, Indonesia Memasuki Arena Natalius Pigai: Komnas HAM Akan Bekerja Seperti KPK, Boleh Bentuk Unit Penyidikan HAM Wilhelmus Pigai Fasilitasi Nobar Refleksi 1 Tahun Kepemimpinan Papua Tengah, Libatkan Siswa dan Mahasiswa

News

PJ Gubernur Papua Tengah kunjungi pengungsi Bidiba di Paniai dan salurkan bantuan

adminbadge-check


					Penjabat Gubernur Papua Tengah, Dr. Ribka Haluk, S.Sos., MM, saat mengunjungi  pengungsi korban ketidakstabilan kondisi keamanan di Distrik Bibida, Kabupaten Paniai Perbesar

Penjabat Gubernur Papua Tengah, Dr. Ribka Haluk, S.Sos., MM, saat mengunjungi pengungsi korban ketidakstabilan kondisi keamanan di Distrik Bibida, Kabupaten Paniai

TIMIKA – Penjabat Gubernur Papua Tengah, Dr. Ribka Haluk, S.Sos., MM, mengunjungi pengungsi korban ketidakstabilan kondisi keamanan di Distrik Bibida, Kabupaten Paniai, Senin (17/6/2024).

Pj Gubernur Ribka Haluk, langsung dipeluk hangat anak-anak, hingga isak tangis pecah.

PJ Gubernur yang tiba, langsung dipeluk hangat anak-anak. Pj Gubernur Ribka Haluk juga nampak mengusap air mata mama-mama pengungsi bahkan mendengarkan keluh- kesah mereka lantaran meninggalkan kampung halamannya karena dianggap tidak aman.

Seorang pengungsi kepada PJ Gubernur mengatakan, banyak terima kasih kepada Pj Gubernur Ribka Haluk bersama jajarannya yang telah menerima kehadiran para pengungsi di Kabupaten Nabire.

“Kami disini karena terkait konflik yang terjadi di Distrik Bibida, sehingga kami terpaksa meninggalkan tempat tinggal kami. Semoga kedepan Pj. Gubernur serta Pemrpov Papua Tengah dapat membantu, agar kami bisa kembali ketempat asal kami,” jelas seorang warga pengungsian.

Sementara itu Pj Gubernur Dr. Ribka Haluk meminta, agar tidak saling menyalahkan satu sama lain terkait apa yang dialami masyarakat di Distrik Bibida, Kabupaten Paniai. Ia berjanji akan mencari solusi terkait permasalahan yang terjadi di Distrik Bibida.

“Kami pada prinsipnya pemerintah sebagai tempat masyarakat mengadu, kami akan melayani dan menyiapkan tempat dan makan buat warga kita yang yang dari Distrik Bibida. Apabila ada warga yang ingin kembali ke tempat asal nanti kami akan siapkan terkait transportasi, tapi semua itu kami kembalikan kepada masyarakat keinginannya seperti bagaimana,” jelasnya.

Pj Gubernur Ribka Haluk mengatakan saat ini, pemerintah daerah tengah memikirkan agar kebutuhan para pengungsi terpenuhi. Ia telah memerintahkan jajarannya agar para pengungsi mendapatkan kehidupan yang layak selama di pengungsian di Kabupaten Nabire.

 

“Para pengungsi ini harus mendapatkan tempat yang layak selama dalam pengungsian dan kebutuhannya harus terpenuhi. Lalu kedepan kami akan berfikir bagaiamana agar kondisi di Distrik Bibida kembali kondusif dan masyarakat bisa kembali rumah mereka masing-masing,” pungkasnya.

Pj Ribka Haluk juga telah memerintahkan Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan serta Dinas Sosial untuk turun tangan memperhatikan langsung kondisi para pengungsi. Ia ingin agar rasa traumatis yang dialami oleh masyarakat pengungsi segera dipulihkan.

“Saya telah perintahkan agar dibentuk tim healing trauma bagi masyarakat pengungsi, khususnya bagi anak-anak. Ada 3 Dinas khusus yang saya perintahkan untuk memperhatikan para korban pengungsian. Kita berharap kondisi di Distrik Bibida bisa kembali kondusif, sehingga masyarakat bisa kembali ke rumah dan beraktivitas kembali disana,” ujarnya.

Pj Gubernur Ribka juga menyalurkan bantuan sembako berupa beras 3 ton, supermi 20 karton, minyak goreng 20 karton, garam 5 karton, ajinomoto 5 karton, susu balita 14 karton, biskuit balita 5 karton dan biskuit ibu hamil 6 karton.

“Rencananya besok( selasa-red) akan kami salurkan beras sebanyak 7 ton ke Kabupaten Paniai, semoga apa yang kami berikan dapat bermanfaat buat warga disana,” tegasnya.

Saat ini tercatat sebanyak 490 orang warga Distrik Bibida, Kabupaten Paniai, ditampung di Gereja Katholik Santo Stefanus Jayanti, Distrik Nabire Barat, Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah.( Zen)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

KAPP Papua Tengah Sambut Kunjungan SKKP Investasi dan UMKM di Bandara Douw Aturure Nabire

12 Maret 2026 - 10:09 WIB

IMG 20260312 WA0008

Pemkab Nabire Gelar Gerakan Pangan Murah Jelang Idul Fitri 1447 H

12 Maret 2026 - 10:01 WIB

IMG 20260312 WA0004

Jenazah Korban Penembakan di Area Freeport Dipulangkan ke Kampung Halaman

12 Maret 2026 - 09:54 WIB

IMG 20260311 WA0020

Tim Harmonisasi Deiyai Serap Aspirasi Warga Mogodagi Pasca-Konflik

12 Maret 2026 - 09:37 WIB

IMG 20260311 WA0017

Pelaku Curanmor di Kantor Pelni Dibekuk 

12 Maret 2026 - 09:23 WIB

IMG 20260311 WA0016
Trending di Headline