Menu

Mode Gelap
Natalius Pigai Serukan Model Demokrasi Tanpa Sekat: Pelajaran dari Papua untuk Indonesia Batas Aktivasi Rekening PIP 2025 Resmi Diperpanjang hingga 13 Maret 2026 Komite III DPD RI Apresiasi Program Kemenkes, OAP Papua Diprioritaskan Jadi Tenaga Medis OPINI : Saat Vatikan Menjaga Jarak, Indonesia Memasuki Arena Natalius Pigai: Komnas HAM Akan Bekerja Seperti KPK, Boleh Bentuk Unit Penyidikan HAM Wilhelmus Pigai Fasilitasi Nobar Refleksi 1 Tahun Kepemimpinan Papua Tengah, Libatkan Siswa dan Mahasiswa

Headline

KPU Mimika Gelar Bimtek Aplikasi E-Coklit dan SIDALIH Pilkada 2024 Kepada PPD Se- Kabupaten Mimika

Etty Welerbadge-check


					KPU Mimika Gelar Bimtek Aplikasi E-Coklit dan SIDALIH Pilkada 2024 Kepada PPD Se- Kabupaten Mimika Perbesar

TIMIKA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mimika, pada Kamis (13/06) gelar Bimbingan Teknis (Bimtek) tentang aplikasi E-Coklit dan Sistem Data Pemilih (SIDALIH) Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Mimika 2024. Bimtek ini dikhususkan bagi Panitia Pemungutan Distrik (PPD) dan divisi data se-Kabupaten Mimika.

Koordiv Data KPU Mimika, Budiono mengatakan ini bimtek tentang penggunaan E-Coklit kepada PPD. Bimtek ini melibatkan ketua PPD dan divisi data.

Jadi kenapa kita tidak menang semuanya kita berfokus dulu kepada divisi data dan ketua PPD. Tujuannya hari ini adalah supaya mereka nanti ke depan ketika pantarlih ataupun TPS terkendala dengan penggunaan E-Coklit, mereka bisa menjelaskan, itulah point pentingnya,” kata Budiono.

Pantarlih itu petugas yang pemutahiran pemilih besok di lapangan untuk di TPS.  Kalau E-Coklit itu aplikasi yang menggunakan Smartphone untuk pendataan yang digunakan oleh petugas pantarlih tersebut.

Karena waktunya mepet maka hari ini kita coba percepat untuk PPD nya dulu, nanti kemudian kita PPS nya, nanti pada saat badan pantarlihnya terbentuk barulah bimtek pantarlihnya. Sehingga secara berjenjang mereka memahami  penggunaan E-Coklit ini. Hari ini semua divisi data dan ketua PPD se-Mimika,” tambahnya.

Materi yang ditekankan ke PPD kalau dari segi kelembagaan untuk  lebih menjaga kerahasiaan data tersebut. Karena mereka mengakses data KPU melalui sistem E-Coklit sesuai tingkatan. Kalau PPD bisa mengakses tingkatan distrik, PPS tingkatan kelurahan dan pantarlih bisa mengakses seputaran TPS.

Sementara terkait PPD di wilayah pedalaman yaitu pesisir dan pegunungan, Budiono menjelaskan  sesuai hasil bimtek di Jakarta bahwa aplikasi E-Coklit ini bisa digunakan pada saat offline, artinya tanpa jaringan, nanti pada saat ada jaringan di unggah aplikasi itu dan ketika habis di lapangan coklit dan kembali ke tempat ada jaringan akan terunggah. (EWR)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Konflik Timur Tengah, Keberangkatan Umroh Sementara Dipending

13 Maret 2026 - 13:54 WIB

IMG 20260313 WA0010

Penulis Buku Kontekstual Papua: Pembelajaran Harus Dekat dengan Kehidupan Siswa

13 Maret 2026 - 11:28 WIB

IMG 20260313 WA0224

John NR Gobai: Prioritaskan Anak Asli Papua dalam Jabatan Strategis, Wujudkan Pembangunan Berbasis Lokal Sesuai Amanat PP 106/2021

13 Maret 2026 - 11:24 WIB

IMG 20260313 WA0223

Pemprov Papua Tengah Lanjutkan Program Sekolah Gratis, Fokus Dorong Anak Papua Tetap Bersekolah

13 Maret 2026 - 11:19 WIB

IMG 20260313 WA0185

Pemprov Papua Tengah Sosialisasikan Buku Pembelajaran Kontekstual di SMA Negeri Meepago Nabire

13 Maret 2026 - 11:07 WIB

IMG 20260313 WA0183
Trending di Headline