Menu ✖

Mode Gelap
Papua Tengah Terang untuk Sugapa, Listrik Gratis 24 Jam Ditargetkan Mulai Desember 2026 Komite IV DPD RI Evaluasi Realisasi TKD dan Dana Otsus di Papua Papua di Ambang Pintu Neraka atau Surga: Refleksi Kemanusiaan atas Konflik dan Perdamaian Isu Reshuffle Kabinet, Natalius Pigai: Saya Tak Pernah Bermimpi Jadi Menteri TNI AD dan DPD RI Turun Tangan Atasi Masalah Infrastruktur Daerah Komite IV DPD RI Rampungkan Uji Kelayakan 23 Calon Anggota BPK RI

Headline

Disdikbud Papua Tengah Menciptakan Pendidikan Yang Berkualitas dan Merata

Etty Welerbadge-check


					Disdikbud Papua Tengah Menciptakan Pendidikan Yang Berkualitas dan Merata Perbesar

NABIRE – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Papua Tengah telah menyelenggarakan Rapat Koordinasi (Rakor) untuk mengimplementasikan, mengevaluasi dan menyinkronkan program-program prioritas bidang pendidikan pada hari Kamis, (30/10/225) di Nabire.

Img 20251031 wa0018

Menurut Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdikbud Papua Tengah, Nurhaida Meki Nawipa, SE, rakor tersebut pihaknya melibatkan UPT Kemdikbudristek (Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi) serta Dinas Pendidikan dari delapan kabupaten di Papua Tengah diantaranya Nabire, Mimika, Paniai, Dogiyai, Deiyai, Intan Jaya, Puncak Jaya, dan Puncak.

Img 20251031 wa0016

“Kami mendorong sinergi antara Disdikbud Provinsi dan Dinas Pendidikan di delapan kabupaten untuk menciptakan pendidikan yang berkualitas dan merata,” kata Nurhaida Meki Nawipa.

Akhir dari pertemuan, pihaknya telah melaksanakan penandatangan perjanjian kerjasama antara Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Tengah dan delapan Kepala Dinas Pendidikan dari delapan kabupaten.

“Hal itu merupakan turunan dari kerjasama pak Gubernur dan delapan bupati tentang penyelenggaraan pendidikan di delapan kabupaten se provinsi Papua Tengah,” katanya.

 

Salah satu keputusannya ialah perlu ada Pergub tentang penetapan Hari Kamis sebagai hari wajib menggunakan Noken dan hari wajib Berbahasa Daerah.

Hal itu merupakan sebuah rujukan dari Noken telah diakui sebagai Warisan Budaya Takbenda oleh UNESCO pada tahun 2012, sehingga perlindungan terhadapnya menjadi hal yang penting.

Img 20251031 wa0020

Kebijakan ini bertujuan untuk membangkitkan kebanggaan identitas budaya masyarakat asli Papua dan mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif yang berbasis tradisi lokal. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

HMI Cabang Mimika dan GPII Papua Tengah Bagikan 150 Masker Gratis, Desak Pemkab Antisipasi Dampak Kabut Asap

11 Oktober 2026 - 02:43 WIB

IMG 20261011 114058

Papua Tengah Terang untuk Sugapa, Listrik Gratis 24 Jam Ditargetkan Mulai Desember 2026

11 Oktober 2026 - 02:09 WIB

IMG 20261011 WA0025

Mimika Genap 30 Tahun, Keluarga Perintis Pemekaran Pertanyakan Pengakuan atas Jasa Orang Tua “Jangan Dihapus dari Sejarah”

10 Oktober 2026 - 07:22 WIB

IMG 20261010 WA0011

Polres Mimika Dorong Pelajar SMP Negeri 10 Manfaatkan Peluang Beasiswa SMA Kemala Taruna Bhayangkara

10 Oktober 2026 - 06:37 WIB

IMG 20261010 WA0009

Pria Ditemukan Meninggal Dunia di Sebuah Kamar Hotel, Polisi Lakukan Penyelidikan

10 Oktober 2026 - 06:32 WIB

IMG 20261010 WA0007
Trending di Headline