TIMIKA (Jayapura) – Polda Papua bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Papua mengamankan 10 orang dalam Operasi Sarang Narkoba di kawasan Kampung Vietnam, Jayapura pada Sabtu (24/10/2026) kemarin.
Dalam keterangan Bidang Hubungan Masyarakat Polda Papua yang diberikan kepada awak media Minggu (25/10/2026), dari jumlah tersebut, enam orang merupakan warga negara Papua Nugini dan empat lainnya merupakan lokal.

Operasi gabungan ini dilakukan sebagai upaya penindakan terhadap dugaan penyalahgunaan dan peredaran narkotika di wilayah tersebut.
Direktur Reserse Narkoba Polda Papua, Kombes Pol. Alfian, S.I.K., M.Si., mengatakan operasi tersebut merupakan bentuk sinergi antara kepolisian dan BNN dalam menindaklanjuti dugaan aktivitas narkotika sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Operasi ini merupakan wujud komitmen Polda Papua bersama BNN untuk menindak dugaan penyalahgunaan dan peredaran narkotika. Setiap orang yang diamankan akan menjalani pemeriksaan lebih lanjut guna memastikan keterlibatan serta menentukan langkah hukum sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Alfian.
Dalam pelaksanaannya, petugas mengamankan enam orang di kawasan Kampung Vietnam. Pemeriksaan kemudian berlanjut ke sejumlah tempat penginapan, termasuk Hotel Raize dan Hotel Mahkota, hingga jumlah orang yang diamankan mencapai 10 orang.
Selain mengamankan sejumlah orang, petugas turut menyita beberapa barang yang akan didalami keterkaitannya dengan perkara tersebut. Barang-barang itu meliputi dua pucuk senapan angin, satu senjata jenis airsoft gun, senjata tajam, telepon genggam, perangkat elektronik, serta dua karung beras yang berdasarkan laporan awal diduga berisi ganja.

Kombes Pol. Alfian menegaskan bahwa seluruh orang yang diamankan masih menjalani proses pemeriksaan untuk mendalami dugaan tindak pidana serta keterkaitan masing-masing dengan barang bukti yang ditemukan.
Menurutnya, penetapan status hukum akan dilakukan berdasarkan hasil penyelidikan dan penyidikan sesuai prosedur serta ketentuan hukum yang berlaku.

Polda Papua bersama BNN Provinsi Papua menyatakan akan terus memperkuat koordinasi dalam upaya pencegahan dan pemberantasan narkotika. Masyarakat juga diimbau berperan aktif memberikan informasi kepada aparat apabila mengetahui adanya dugaan peredaran narkotika di lingkungan sekitarnya. (IT)








