Menu

Mode Gelap
Komite IV DPD RI Siapkan Uji Kelayakan dan Kepatutan 23 Calon Anggota BPK Periode 2026–2031 Anggota BULD DPD RI Wilhelmus Pigai Soroti Pemerataan Pendidikan di Papua Wilhelmus Pigai: APBN 2027 Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat Daerah HUT ke-81 MPR-DPR, DPD Dorong Parlemen Perkuat Kolaborasi dan Aspirasi Rakyat IKB PMKJ Jabodetabek Tempa Generasi Muda Jayawijaya Jadi Calon Pemimpin Papua Wilhelmus Pigai Serahkan Hadiah Quiz HUT ke-81 RI untuk Pelajar hingga Mahasiswa

News

Prabowo Ungkap 8 Agenda Prioritas RAPBN 2026, dari Pangan hingga Pertahanan

adminbadge-check


					Prabowo Ungkap 8 Agenda Prioritas RAPBN 2026, dari Pangan hingga Pertahanan Perbesar

JAKARTA – Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) adalah instrumen utama untuk mewujudkan ekonomi tangguh, mandiri, dan sejahtera. APBN, menurutnya, harus digunakan sebesar-besarnya demi kesejahteraan rakyat.

Dalam Pidato Pengantar Rancangan APBN (RAPBN) 2026 dan Nota Keuangan pada Rapat Paripurna MPR RI, Jumat (15/8/2025), Presiden menyampaikan bahwa RAPBN 2026 akan mengedepankan delapan agenda prioritas.

  1. Ketahanan pangan sebagai fondasi kemandirian bangsa
    Pemerintah menargetkan swasembada beras dan jagung untuk menjamin stabilitas harga dan kesejahteraan petani/nelayan. Langkah strategis meliputi pencetakan sawah baru, pupuk subsidi tepat sasaran, bibit unggul, modernisasi alat pertanian, dan pembiayaan murah.

  2. Ketahanan energi untuk kedaulatan bangsa
    Fokus pada peningkatan produksi migas, stabilisasi harga energi, dan percepatan transisi menuju energi bersih berbasis surya, hidro, dan panas bumi. Subsidi energi dipastikan tepat sasaran, tidak lagi dinikmati kelompok mampu.

  3. Makan Bergizi Gratis (MBG)
    Menjangkau 82,9 juta penerima manfaat, termasuk siswa, ibu hamil, dan balita. Program ini juga mendorong ekonomi lokal dan membuka lapangan kerja baru.

  4. Pendidikan bermutu untuk SDM berdaya saing global
    Dengan anggaran Rp 757,8 triliun — terbesar dalam sejarah — pemerintah fokus pada peningkatan kualitas guru, pendidikan vokasi, dan penyelarasan kurikulum dengan kebutuhan industri.

  5. Kesehatan berkualitas, adil, dan merata
    Penguatan layanan JKN, revitalisasi rumah sakit, percepatan penurunan stunting, pengendalian penyakit menular, cek kesehatan gratis, serta peningkatan fasilitas kesehatan.

  6. Penguatan ekonomi rakyat melalui Koperasi Desa Merah Putih (KMDP)
    Sebanyak 80 ribu KMDP difungsikan untuk memudahkan akses sembako, pupuk, dan pembiayaan murah di desa. Program ini diharapkan menggerakkan ekonomi lokal dan menghapus kemiskinan.

  7. Pertahanan semesta untuk kedaulatan bangsa
    Modernisasi alutsista, penguatan komponen cadangan, dukungan industri strategis nasional, dan peningkatan kesejahteraan prajurit.

  8. Percepatan investasi dan perdagangan global
    Melalui peran Danantara dan swasta, pemerintah mendorong investasi produktif, pembangunan 770 ribu rumah rakyat, serta penguatan posisi Indonesia dalam rantai pasok dunia.

“APBN adalah katalis. Peran Danantara dan swasta harus menjadi motor penggerak ekonomi,” pungkas Presiden.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

23 Calon Anggota BPK Bakal Diuji Komite IV DPD RI Akhir September

12 September 2026 - 05:54 WIB

FB IMG

Ketua Komite IV DPD RI Apresiasi Program Pembukaan Rekening untuk 200 Juta Warga, BPD Jangan Ditinggalkan

12 September 2026 - 05:49 WIB

Q

Mama Makdalena Masih Membaca di Usia 56 Tahun, Jadi Tamparan bagi Kemalasan Anak Muda

11 September 2026 - 13:29 WIB

IMG 20260911 WA0015

Penyulutan Obor Prasetya Tandai Peringatan HUT ke-81 RRI di Nabire

11 September 2026 - 13:26 WIB

IMG 20260911 WA0002

Pemkab Nabire Percepat Program Pengembangan Padi PM-AAS Seluas 567 Hektare

11 September 2026 - 13:18 WIB

IMG 20260911 WA0001
Trending di Headline