Menu

Mode Gelap
Komite IV DPD RI Siapkan Uji Kelayakan dan Kepatutan 23 Calon Anggota BPK Periode 2026–2031 Anggota BULD DPD RI Wilhelmus Pigai Soroti Pemerataan Pendidikan di Papua Wilhelmus Pigai: APBN 2027 Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat Daerah HUT ke-81 MPR-DPR, DPD Dorong Parlemen Perkuat Kolaborasi dan Aspirasi Rakyat IKB PMKJ Jabodetabek Tempa Generasi Muda Jayawijaya Jadi Calon Pemimpin Papua Wilhelmus Pigai Serahkan Hadiah Quiz HUT ke-81 RI untuk Pelajar hingga Mahasiswa

News

Menkop Budi Arie Usulkan Tambahan Anggaran Rp 5,98 Triliun untuk Pelatihan SDM Kopdes Merah Putih

adminbadge-check


					Menkop Budi Arie Usulkan Tambahan Anggaran Rp 5,98 Triliun untuk Pelatihan SDM Kopdes Merah Putih Perbesar

JAKARTA – Menteri Koperasi dan UKM, Budi Arie Setiadi, mengusulkan tambahan anggaran sebesar Rp 5,98 triliun dalam Rencana Anggaran Belanja Tahun 2025. Anggaran tersebut difokuskan untuk memperkuat pendampingan dan pelatihan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam program Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdeskel) Merah Putih, sebagai langkah strategis membangun ekonomi kerakyatan dari desa.

“Kementerian Koperasi mengusulkan total tambahan anggaran sebesar Rp 5,98 triliun, dengan alokasi utama untuk dukungan manajemen sebesar Rp 340 miliar dan sektor perkoperasian sekitar Rp 5,6 triliun,” ujar Budi dalam Rapat Kerja bersama Komisi VI DPR RI di Gedung DPR, Jakarta Pusat, Rabu (9/7/2025).

Rincian Usulan Anggaran

Budi merinci bahwa usulan tambahan tersebut terdiri dari dua skema:

Jika disetujui, total anggaran Kemenkop UKM untuk 2025 akan mencapai Rp 6,45 triliun. Dana ini akan digunakan untuk berbagai program prioritas, di antaranya:

  • Penyusunan model bisnis Kopdeskel Merah Putih: Rp 500 juta

  • Pengembangan modul pembentukan 80.000 Kopdeskel: Rp 3,9 miliar

  • Inventarisasi koperasi eksisting: Rp 30,9 miliar

  • Fasilitasi pelatihan dan edukasi SDM: Rp 5,1 triliun

  • Digitalisasi manajemen koperasi: Rp 220 miliar

  • Sosialisasi program secara masif: Rp 163 miliar

  • Monitoring dan evaluasi kinerja: Rp 140,6 miliar

Proyeksi Anggaran 2026 Meningkat Tajam

Tak hanya untuk tahun depan, Budi juga mengajukan usulan tambahan anggaran sebesar Rp 7,85 triliun untuk tahun anggaran 2026. Usulan ini terdiri dari:

  • Dukungan manajemen: Rp 514,12 miliar

  • Program perkoperasian: Rp 7,34 triliun

Menurut Budi, fokus belanja 2026 akan diarahkan pada 10 prioritas strategis, yakni:

  1. Penguatan kelembagaan

  2. Transformasi digital

  3. Pengembangan usaha

  4. Peningkatan daya saing

  5. Penguatan sektor keuangan

  6. Pengawasan koperasi

  7. Pengembangan SDM

  8. Penguatan data dan informasi

  9. Pemberdayaan koperasi daerah

  10. Pendanaan melalui LPDB-KUMKM

“Ini merupakan kelanjutan dari langkah besar membangun Koperasi Desa sebagai ujung tombak ekonomi kerakyatan,” tegas Budi Arie.

Catatan Anggaran Saat Ini

Sebagai perbandingan, pagu indikatif Kementerian Koperasi untuk tahun 2025 hanya sebesar Rp 311 miliar, terdiri dari:

  • Rupiah murni: Rp 85 miliar

  • Dana LPDB-Koperasi: Rp 226,03 miliar

Usulan tambahan ini dinilai penting demi mempercepat transformasi koperasi berbasis desa yang modern, inklusif, dan berkelanjutan.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Lilin Solidaritas Menyala di Timika, Doa Dipanjatkan untuk Lima Wartawan yang Hilang di Anak Krakatau

14 September 2026 - 11:57 WIB

IMG 20260914 WA0048

Sambut HUT ke-30, Pemkab Mimika Siapkan Refleksi dan Doa Bersama

14 September 2026 - 11:25 WIB

IMG 20260914 WA0010

Gubernur Meki Minta LMA Jadi Jembatan Masyarakat Adat dan Pemerintah

14 September 2026 - 11:18 WIB

IMG 20260914 WA0024

Lenis Kogoya Desak Pembebasan Korban Penyanderaan di Mimika, Serukan Hentikan Pembunuhan Warga Sipil

14 September 2026 - 10:47 WIB

IMG 20260914 WA0020

Pelantikan LMA Korwil Papua Tengah, Lenis Kogoya Dorong Penguatan Peran Masyarakat Adat

14 September 2026 - 10:26 WIB

IMG 20260914 WA0016
Trending di Headline