Menu

Mode Gelap
Bupati Yampit Nawipa, Kabupaten Paniai Raih Peringkat I Kinerja Penyaluran Dana Desa Terbaik di Papua Tengah Dinas Pendidikan Kabupaten Deiyai Imbau SMP dan SMA Terapkan Kebijakan Pendidikan Gratis Teladan Kepemimpinan Sri Sultan Hamengkubuwono IX Anggota DPD RI Wilhelmus Pigai Salurkan Bantuan Hewan Kurban pada Hari Raya Idul Adha 1447 H untuk Masjid Al-Fattah Bupati Deiyai Ajak Semua Pihak Mengikuti Jumat Bersih di Pasar Waghete Wabup Nabire Apresiasi Peran PKBN, Sebut Kontribusi Etnis Batak Sangat Besar

News

Menkop Budi Arie Usulkan Tambahan Anggaran Rp 5,98 Triliun untuk Pelatihan SDM Kopdes Merah Putih

adminbadge-check


					Menkop Budi Arie Usulkan Tambahan Anggaran Rp 5,98 Triliun untuk Pelatihan SDM Kopdes Merah Putih Perbesar

JAKARTA – Menteri Koperasi dan UKM, Budi Arie Setiadi, mengusulkan tambahan anggaran sebesar Rp 5,98 triliun dalam Rencana Anggaran Belanja Tahun 2025. Anggaran tersebut difokuskan untuk memperkuat pendampingan dan pelatihan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam program Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdeskel) Merah Putih, sebagai langkah strategis membangun ekonomi kerakyatan dari desa.

“Kementerian Koperasi mengusulkan total tambahan anggaran sebesar Rp 5,98 triliun, dengan alokasi utama untuk dukungan manajemen sebesar Rp 340 miliar dan sektor perkoperasian sekitar Rp 5,6 triliun,” ujar Budi dalam Rapat Kerja bersama Komisi VI DPR RI di Gedung DPR, Jakarta Pusat, Rabu (9/7/2025).

Rincian Usulan Anggaran

Budi merinci bahwa usulan tambahan tersebut terdiri dari dua skema:

Jika disetujui, total anggaran Kemenkop UKM untuk 2025 akan mencapai Rp 6,45 triliun. Dana ini akan digunakan untuk berbagai program prioritas, di antaranya:

  • Penyusunan model bisnis Kopdeskel Merah Putih: Rp 500 juta

  • Pengembangan modul pembentukan 80.000 Kopdeskel: Rp 3,9 miliar

  • Inventarisasi koperasi eksisting: Rp 30,9 miliar

  • Fasilitasi pelatihan dan edukasi SDM: Rp 5,1 triliun

  • Digitalisasi manajemen koperasi: Rp 220 miliar

  • Sosialisasi program secara masif: Rp 163 miliar

  • Monitoring dan evaluasi kinerja: Rp 140,6 miliar

Proyeksi Anggaran 2026 Meningkat Tajam

Tak hanya untuk tahun depan, Budi juga mengajukan usulan tambahan anggaran sebesar Rp 7,85 triliun untuk tahun anggaran 2026. Usulan ini terdiri dari:

  • Dukungan manajemen: Rp 514,12 miliar

  • Program perkoperasian: Rp 7,34 triliun

Menurut Budi, fokus belanja 2026 akan diarahkan pada 10 prioritas strategis, yakni:

  1. Penguatan kelembagaan

  2. Transformasi digital

  3. Pengembangan usaha

  4. Peningkatan daya saing

  5. Penguatan sektor keuangan

  6. Pengawasan koperasi

  7. Pengembangan SDM

  8. Penguatan data dan informasi

  9. Pemberdayaan koperasi daerah

  10. Pendanaan melalui LPDB-KUMKM

“Ini merupakan kelanjutan dari langkah besar membangun Koperasi Desa sebagai ujung tombak ekonomi kerakyatan,” tegas Budi Arie.

Catatan Anggaran Saat Ini

Sebagai perbandingan, pagu indikatif Kementerian Koperasi untuk tahun 2025 hanya sebesar Rp 311 miliar, terdiri dari:

  • Rupiah murni: Rp 85 miliar

  • Dana LPDB-Koperasi: Rp 226,03 miliar

Usulan tambahan ini dinilai penting demi mempercepat transformasi koperasi berbasis desa yang modern, inklusif, dan berkelanjutan.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Insentif Guru Madrasah Non ASN Mulai Cair Akhir Juni 2026

18 Juni 2026 - 12:32 WIB

IMG 20260617 WA0001

Pemkab Deiyai Raih Penghargaan Terbaik II Penyaluran DAK dari KPPN Nabire

18 Juni 2026 - 12:27 WIB

IMG 20260618 WA0014

Kapolres Nabire Tegaskan Penimbun BBM Akan Diproses Hukum

18 Juni 2026 - 12:23 WIB

IMG 20260618 WA0013

Pertamina Pastikan Stok BBM dan LPG di Nabire Aman Hingga Empat Minggu 

18 Juni 2026 - 12:20 WIB

IMG 20260618 WA0011

Pemkab Nabire Beri Waktu Sebulan: Kendaraan Pelat Luar Wajib Mutasi, BBM Subsidi dan Pajak Jadi Alasan Utama

18 Juni 2026 - 12:16 WIB

IMG 20260618 WA0009
Trending di Headline